Studi Kasus Pola Asuh Nenek terhadap Perkembangan Kesadaran Diri Anak Usia 4-5 Tahun di Kabupaten Bandung

Authors

  • Yushi Luthfiyati Fadilah Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Ayi Sobarna Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Nurul Afrianti Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsecte.v6i2.24717

Keywords:

pola asuh nenek, kesadaran diri, anak usia dini

Abstract

Abstract. Grandmother care is a form of family support when parents work and have limited time to accompany their children directly. This study aims to examine grandmothers' parenting patterns and their relationship to the development of self-awareness in children aged 4–5 years in Bandung Regency. The study used a qualitative approach with a case study method involving three families where grandmothers were the primary caregivers of children aged 4–5 years because the parents were working. Data were collected through interviews with grandmothers as primary informants and parents as supporting informants, as well as observations of children's activities with grandmothers. The results showed that grandmothers' parenting is active, contextual, and dynamic. Grandmothers not only look after the children but also involve them in care, establishing routines, setting rules and boundaries, supervision, communication, and emotional support. The form and intensity of care vary according to the child's needs, family circumstances, consistency of rules, division of roles, and support from other family members. Grandmothers' parenting patterns appear to be related to the development of children's self-awareness, which includes emotional awareness, accurate self-assessment, and self-confidence. Warmth and open communication provide space for children to recognize and express emotions, while opportunities to experiment, guidance, appropriate assistance, and appreciation appear to support children in understanding their abilities and limitations and expressing themselves with greater confidence. Based on the three cases studied, grandmother-parenting can be understood as an intergenerational care practice that contributes to the gradual development of children's self-awareness.

Abstrak. Pengasuhan oleh nenek menjadi salah satu bentuk dukungan keluarga ketika orang tua bekerja dan memiliki keterbatasan waktu untuk mendampingi anak secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola asuh nenek serta keterkaitannya dengan perkembangan kesadaran diri anak usia 4–5 tahun di Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan tiga keluarga dengan nenek sebagai pengasuh utama anak usia 4–5 tahun karena orang tua bekerja. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan nenek sebagai informan utama dan orang tua sebagai informan pendukung, serta observasi terhadap aktivitas anak bersama nenek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan nenek bersifat aktif, kontekstual, dan dinamis. Nenek tidak hanya menjaga anak, tetapi juga terlibat dalam perawatan, pembentukan rutinitas, pemberian aturan dan batasan, pengawasan, komunikasi, serta pendampingan emosional. Bentuk dan intensitas pengasuhan berbeda sesuai dengan kebutuhan anak, kondisi keluarga, konsistensi aturan, pembagian peran, serta dukungan anggota keluarga lain. Pola asuh nenek tampak berkaitan dengan perkembangan kesadaran diri anak yang meliputi kesadaran emosional, penilaian diri yang akurat, dan kepercayaan diri. Kehangatan dan komunikasi terbuka memberikan ruang bagi anak untuk mengenali dan mengungkapkan emosi, sedangkan kesempatan mencoba, arahan, bantuan yang proporsional, serta apresiasi tampak mendukung anak dalam memahami kemampuan dan keterbatasannya serta mengekspresikan diri dengan lebih percaya diri. Berdasarkan ketiga kasus yang diteliti, pengasuhan nenek dapat dipahami sebagai praktik pengasuhan lintas generasi yang turut memberikan ruang bagi perkembangan kesadaran diri anak secara bertahap.

References

[1] Chintya, R., & Sit, M. (2024). Analisis Teori Daniel Goleman dalam Perkembangan Kecerdasan Emosi Anak Usia Dini. Journal of Psyehologi and Child Development, 4(1), 159–168. https://doi.org/10.37680/absorbent
[2] Ridwan Hermawan, Yurna Yurna, Salsabila Salsabila, & Vera Siti Maghfiroh. (2025). Dimensi Kecerdasan Emosional Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Tinjauan Teori Goleman dan Salovey. Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(3), 01–17. https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i3.1250
[3] Rahmalia, S. M., & Laeli, S. (2024). Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Perkembangan Kepribadian Anak. Karimah Tauhid, 3(9), 10007–10018. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i9.14596
[4] Handayani, F., Asiyah, A., & Fitriana, S. (2021). Pola Asuh Grandparenting Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia 4-6 Tahun. Al-Abyadh, 4(2), 71–80. https://doi.org/10.46781/al-abyadh.v4i2.265
[5] Adelina Khairani Daulay, M. d. (2024). Pola Grandparenting Dalam Pembentukan Perilaku Anak Di Desa Tanjung Botung Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas . Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam volume 6 Nomor 1, 21-36
[6] Suryani, D., Yuniarni, D., & Miranda, D. (2009). PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN maupun saat bermain dirumah , merespon secara wajar dan menggunakan cara yang diterima secara sosial dalam menyelesaikan masalah . Untuk itu , orang tua perlu mengemba. 2004, 1–8.
[7] Harahap, S., Karim, A. A., & Sidiq, A. M. (2024). Kemandirian: Analisis Pengaruh Pola Asuh Nenek terhadap Pembentukan Karakter Anak dari Keluarga yang Terpisah. JOECE: Journal of Early Childhood Education, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.61580/joece.v1i1.26
[8] Virdania Amelinda Untayana, A. R. (2023). Pengaruh Metode Role Playing Terhadap Tingkat Self-Awareness Anak Usia Dini. Early Childhood Education and Development Journal, Vol 5, No 2, 107-115
[9] Sanders, M. R. (n.d.). Triple_P_Sanders_2008
[10] Sanders, M. R. (2023). The Triple P System of Evidence-Based Parenting Support: Past, Present, and Future Directions. Clinical Child and Family Psychology Review, 26(4), 880–903. https://doi.org/10.1007/s10567-023-00441-8
[11] Sanders, M. R. (2012). Development, evaluation, and multinational dissemination of the Triple P-Positive Parenting Program. Annual Review of Clinical Psychology, 8(November 2011), 345–379. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy-032511-143104

Published

2026-08-02