Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek di TPQ Ar-Rahman

Authors

  • Arlin Nurpani Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Masnipal Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Arif Hakim Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsecte.v6i2.24103

Keywords:

Project-Based Learning, Taman Pendidikan Al-Qur'an, Penerapan Pembelajaran

Abstract

Abstract. Project-Based Learning (PjBL) is a learning strategy that requires students to play an active role in completing projects, thereby providing a meaningful learning experience. Although it is widely implemented in formal educational institutions, research on its application in non-formal Islamic educational institutions, particularly Al-Qur’an Education Centers (TPQs), remains limited. This study aims to describe the implementation of project-based learning at the Ar-Rahman TPQ, covering planning, implementation, evaluation, as well as supporting and inhibiting factors. This study employs a qualitative approach using a descriptive method. The research subjects consisted of three teachers at TPQ Ar-Rahman. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate that instructional planning was carried out through the development of lesson plans, the setting of learning objectives, the selection of project themes, and the preparation of learning media and materials. The implementation of instruction followed the stages of Project-Based Learning, actively involving students in project activities. Evaluation was conducted through observation, documentation, and assessment of student progress, which showed that the majority fell into the “Beginning to Develop” (MB) category, while some reached the “Developing as Expected” (BSH) category. Supporting factors included student enthusiasm and the readiness of learning media and tools, while obstacles included time constraints and differences in student characteristics. The implementation of project-based learning at TPQ Ar-Rahman has succeeded in creating a participatory and meaningful learning experience.

Abstrak. Project-Based Learning (PjBL) merupakan strategi pembelajaran yang menuntut peserta didik berperan aktif dalam penyelesaian proyek sehingga menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna. Meskipun banyak diterapkan pada lembaga pendidikan formal, kajian mengenai penerapannya di lembaga pendidikan Islam nonformal, khususnya Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis proyek di TPQ Ar-Rahman yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas tiga orang guru TPQ Ar-Rahman. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan melalui penyusunan RPPH, penetapan tujuan pembelajaran, pemilihan tema proyek, serta persiapan media dan alat pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung sesuai tahapan Project-Based Learning dengan melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan proyek. Evaluasi dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian perkembangan peserta didik yang menunjukkan sebagian besar berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) dan beberapa mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Faktor pendukung meliputi antusiasme peserta didik serta kesiapan media dan alat pembelajaran, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan waktu dan perbedaan karakteristik peserta didik. Penerapan pembelajaran berbasis proyek di TPQ Ar-Rahman mampu menciptakan pembelajaran yang partisipatif dan bermakna.

 

References

Aulina, C. N., & Nurdiana, A. A. (2024). Penerapan Project Based Learning dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(5), 1137–1150. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i5.6058
Aziz, M., Sahputra Napitupulu, D., & Azzahra, R. (2026). Implementasi Model Pembelajaran Project-Based Learning pada Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Anak. JECED : Journal of Early Childhood Education and Development, 6(1), 41–56. https://doi.org/10.21580/joecce.v6i1.29379
Halimah, L. M. lis. (2022). Project Based Learning untuk pembelajaran abad 21 (Rachmi, Ed.; cetakan 1). Pt Refika Aditama.
Ines Putri Nirwani, Imam Syafe’i, & Rudy Irawan. (2025). Project Based Learning dalam Pembelajaran PAI: Dampaknya terhadap Kemandirian Belajar. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 14(2), 332–342. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v14i2.32165
Mile, M. B., Huberman. A. Michael, & Saldana, J. (2014). Qualitaty Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE, Publications.
Rusman. (2017). Belajar & Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan (1st ed.). Kencana.
Sadaruddin, S., Cahaya, C., Syamsuardi, S., Musi, M. A., & Sarimanah, E. (2025). Development of Storytelling-based Learning in Stimulating Children’s Receptive and Expressive Language. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 19(2), 263–273. https://doi.org/10.21009/jpud.v19i2.50620
Sugiantiningsih Ida Ayu, & Antara Aditya Putu. (2019). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 2(3).
Uyun, H. A., & Diana, D. (2023). Implementasi Kegiatan Project-based Learning Menggunakan Media Loose Parts pada Anak Usia 5-6 Tahun. PAUDIA : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2), 240–258. https://doi.org/10.26877/paudia.v12i2.16510

Published

2026-07-30