Pola Pengasuhan Orang Tua Generasi Z terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini (5-6 Tahun)
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsecte.v6i2.23864Keywords:
Pola Pengasuhan, Orang Tua Generasi Z, Sosial Emosional, Anak Usia DiniAbstract
Abstract. Generation Z parents grew up in the digital era and bring a different parenting approach than previous generations, particularly in supporting the social-emotional development of early childhood. This study aims to examine the social-emotional parenting patterns implemented by Generation Z parents toward early childhood (5-6 years old) at RA Al-Islamiyah, Bandung Regency. The study used a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through semi-structured interviews with four Generation Z parents and two classroom teachers, direct observation, and documentation of learning activities. The results show: (1) the main values underlying parenting are empathy and role modeling, while the parenting principles include open communication, positive discipline, mindful parenting, and active parental involvement; (2) forms of implementation include emotion coaching, dialogue-based discipline, active involvement, technology mediation (digital parenting), behavioral modeling, and mindful parenting; (3) the main obstacles are inconsistency in parenting practice, poorly controlled technology use, and social pressure from digital media, while the efforts to overcome them include improving parenting literacy, wise digital parenting, open communication, and strengthening emotional involvement. Overall, the children's social-emotional development ranges from Beginning to Developing as Expected, indicating a positive impact of Generation Z parenting patterns.
Abstrak. Orang tua Generasi Z tumbuh di era digital dan membawa pendekatan pengasuhan yang berbeda dari generasi sebelumnya, khususnya dalam menunjang perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola pengasuhan sosial emosional yang diimplementasikan oleh orang tua Generasi Z terhadap anak usia dini (5-6 tahun) di RA Al-Islamiyah Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur kepada empat orang tua Generasi Z dan dua guru kelas, observasi langsung, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan: (1) nilai utama yang melandasi pengasuhan adalah empati dan keteladanan, sedangkan prinsip pengasuhan mencakup komunikasi terbuka, disiplin positif, mindful parenting, dan keterlibatan aktif orang tua; (2) bentuk penerapan pengasuhan meliputi pendampingan emosi, disiplin berbasis dialog, keterlibatan aktif, mediasi teknologi (digital parenting), keteladanan perilaku, dan pengasuhan sadar; (3) hambatan utama mencakup ketidakkonsistenan pola asuh, penggunaan teknologi yang kurang terkontrol, dan tekanan sosial dari media digital, serta upaya mengatasinya meliputi peningkatan literasi parenting, penerapan digital parenting yang bijak, komunikasi terbuka, dan penguatan keterlibatan emosional. Secara keseluruhan, perkembangan sosial emosional anak berada pada rentang Mulai Berkembang hingga Berkembang Sesuai Harapan, yang mengindikasikan dampak positif pola pengasuhan orang tua Generasi Z.
References
Astuti, R. (2020). Dampak penggunaan gawai terhadap interaksi orang tua dan anak usia dini. Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 7(2), 112–123.
Asyifa, G. N., Enoh, E., & Mulyani, D. (2023). Pola Asuh Orang Tua pada Anak dengan Temper Tantrum. Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP), 3(1). https://doi.org/10.29313/jrpgp.v3i1.1779
Az-Zuhaili, W. (2011). Al-Fiqh al-Islami wa adillatuhu (Jilid 10, Terj. Abdul Hayyie Al-Kattani, dkk). Gema Insani.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.
Baumrind, D. (1991). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56–95.
Berk, L. E. (2018). Development through the lifespan (7th ed.). Pearson.
Bowlby, J. (1982). Attachment and loss: Vol. 1. Attachment (2nd ed.). Basic Books.
Brooks, J. (2011). The process of parenting (8th ed.). McGraw-Hill.
Coyne, S. M., Rogers, A. A., Zurcher, J. D., Stockdale, L., & Booth, M. (2020). Does time spent using social media impact mental health?: An eight year longitudinal study. Computers in Human Behavior, 104, 106160.
Creswell, J. W. (2019). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Darling, N., & Steinberg, L. (1993). Parenting style as context: An integrative model. Psychological Bulletin, 113(3), 487–496.
Francis, T., & Hoefel, F. (2018). “True Gen”: Generation Z and its implications for companies. McKinsey & Company, 10.
Fuady, A. S. (2024). Pengembangan Mental Anak Usia Dini Dengan Nilai Agama Dan Moral. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 40–55.
Gottman, J., & DeClaire, J. (2018). Raising an emotionally intelligent child. Simon & Schuster.
Hanum, A., Batubara, J., & Deliani, N. (2024). Analisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran Dan Pendidikan), 2(4), 1034–1039.
Hasanah, U., & Nurhasanah, E. (2023). Pengaruh keterlibatan emosional orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 115–126.
Hidayat, F. (2019). Pola asuh Islami dan perkembangan anak usia dini. Al-Qalam Press.
Inten, S. (2017). Modeling dan pembentukan perilaku sosial emosional anak usia dini. Jurnal Psikologi Perkembangan, 15(2), 101–110.
Katsir, I. (2000). Tafsir Al-Qur’an Al-’Azhim. Syirkah Nur Asia.
Livingstone, S., & Blum-Ross, A. (2020). Parenting for a digital future: How hopes and fears about technology shape children’s lives. Oxford University Press.
Livingstone, S., Mascheroni, G., & Staksrud, E. (2018). Children’s online activities, risks and safety: A literature review.
Livingstone, S., Mascheroni, G., & Staksrud, E. (2021). European research on children’s internet use: Assessing the past and anticipating the future. New Media & Society, 23(5), 1103–1122.
Maccoby, E. E., & Martin, J. A. (1983). Socialization in the context of the family. In P. H. Mussen (Ed.), Handbook of child psychology (Vol. 4, pp. 1–101). Wiley.
Marhun, M., & Inten, D. N. (2023). Studi deskriptif penerapan screen time terhadap aspek perkembangan anak usia dini. Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud, 55–62.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nikken, P., & Schols, M. (2015). How and why parents guide the media use of young children. Journal of Child and Family Studies, 24(11), 3423–3435.
Permata, D., Ulhaq, F., Julianti, S., & Karnedi, R. (2024). Pendidikan Anak (Tarbiyatul Awlad) dalam Al-Qur’an (QS Luqman 12-19 dan QS An-Nur 58-60): Kajian Tafsir Tematik. Indonesian Journal of Research in Islamic Studies, 1(2), 65–75.
Pratama, R., Hidayat, T., & Lestari, D. (2025). Pengaruh keterlibatan orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di era digital. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 45–58.
Putri, A., & Lestari, S. (2021). Pola pengasuhan orang tua muda terhadap perkembangan emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1234–1245.
Putri, D. (2021). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 45–54.
Rahayu, D., & Fitriani, N. (2024). Pengaruh pola asuh positif terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 112–123.
Rahmawati, D. (2022). Media sosial dan dinamika pengasuhan keluarga muda. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 4(2), 89–102.
Rahmawati, D., & Yusriani, Y. (2024). Digital parenting: Utilization of technology in supporting early childhood development. Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 8(1), 45–59.
Rahminawati, N., & Afrianti, D. (2024). Pengaruh Pengawasan Orang Tua Terhadap Regulasi Emosi Anak Pengguna Gadget Di TK Al-Muawanah Cimahi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 33–42.
Rasyid, F. (2022). Pendekatan observasi dan wawancara dalam penelitian pendidikan anak usia dini. Alfabeta.
Rianto, A. (2020). Metodologi penelitian kualitatif untuk pendidikan. Rajawali Pers.
Salma Afifah Nuryani, Asep Dudi Suhardini, & Dinar Nur Inten. (2024). Pola Pengasuhan Ibu sebagai Orang Tua Tunggal dalam Membina Kemandirian Fisik Anak. Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud, 121–128. https://doi.org/10.29313/jrpgp.v4i2.5108
Santrock, J. W. (2020). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sari, N., & Wulandari, F. (2025). Konsistensi pola asuh dan perkembangan regulasi emosi anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan Anak, 8(1), 33–47.
Seemiller, C., & Grace, M. (2020). Generation Z: A century in the making. Routledge.
Sembiring, D., Putra, R., & Utami, L. (2024). Teknik pengumpulan data dalam penelitian pendidikan anak usia dini. Prenadamedia Group.
Siegel, D. J., & Bryson, T. P. (2018). The yes brain child: Help your child be more resilient, independent, and creative. Bantam Books.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryani, N. (2018). Pengaruh nilai budaya lokal terhadap pola asuh di era modern. Jurnal Psikologi Sosial, 16(2), 89–101.
Twenge, J. M. (2017). iGen. Atria Books.
Ulwan, A. N. (2020). Tarbiyatul aulād fī al-Islām. Dār al-Salām.
UNICEF. (2021). Digital parenting: Helping children thrive in a digital world. UNICEF.
Wulandari, R. (2020). Peran media digital dalam membentuk pola pengasuhan orang tua Generasi Z. Jurnal Teknologi Dan Pendidikan, 8(1), 12–22.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.