Upaya Guru Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK UNISBA
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsecte.v5i2.21353Abstract
Abstract. This study aims to improve the gross motor skills of Group A children aged 4–5 years at UNISBA Kindergarten through structured gross motor play-based learning methods. The research employed a descriptive qualitative approach. The subjects of this study were three Group A children aged 4–5 years at UNISBA Kindergarten, consisting of three boys. Data collection was conducted using observation sheets.The researcher adopted the data analysis technique developed by Miles and Huberman, which includes three concurrent activities: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The success criteria of this study were defined by the average percentage of concentration ability and gross motor skills of Group A children reaching ≥75%.It was expected that in the second cycle, the average percentage would reach 100%, categorized as Developing as Expected. Based on the results, the study showed that after the implementation of actions through structured gross motor play activities, there was a significant improvement in the children's gross motor skills
Keywords: Early Childhood, Gross Motor Skills
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK UNISBA melalui metode pembelajaran permainan motorik kasar terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK UNISBA, yang terdiri dari 3 orang anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Peneliti memilih teknis analisis data yang dikembangakan Miles dan Huberman terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu : reduksi data, penyajian data, penarikan Kesimpulan/ verivikasi. Kriteria keberhasilan penelitian ini yaitu ratarata persentase kemampuan konsentrasi dan motorik kasar kelompok A sebesar ≥75. Pada Harapan, pada siklus II dengan tara-rata persentase 100% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa setelah adanya Tindakan yang ditempuh melalui kegiatan melalui pembelajaran permainan motorik kasar terstruktur.
Kata Kunci : Anak Usia Dini, Motorik Kasar
References
[2] anak, t. t. (2024). Rentang kemampuan fokus anak sesuai usianya. Tentang Anak.
[3] Anak, T. T. (2024, Agustus 3). Rentang Kemampuan Fokus Anak Sesuai Usianya. Retrieved from Tentang Anak: https://tentanganak.com/artikel/ternyata-fokusanak-2-tahun-hanya-2-4-menit-yuk-latih-dengan-cara-ini/
[4] Dr, K. M. (2020). Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini Teori dan Praktik . Kencana.
[5] Dr.Seto Mulyadi, M. P. (2016). Psikologi pendidikan dengan pendekatan teori-teori baru dalam psikologi. In M. P. Dr.Seto Mulyadi, Psikologi pendidikan dengan pendekatan teori-teori baru dalam psikologi. Depok: PT RAJAGRAFINDO PERSADA.
[6] Fatah, R. (2015). Fiqih Ibadah. Jakarta.
[7] ina. (2017, juni 27). 20 Teori Perkembangan anak menurut para ahli. Retrieved from DosenPsikologi.com: https://dosenpsikologi.com/teori-perkembangan-anakmenurut-para-ahli
[8] ina. (2017). 20 Teori Perkembangan Anak Menurut Para Ahli. Retrieved from DosenPsikologi.com. lestari. (2020). Efektifitas Terapi Gerak dan Brain Gym untuk meningkatkan konsentrasi anak ADHD. eksistensi.
[9] M Fadillah, M. (2019). Bermain & Permaianan Anak Usia Dini. In M. M Fadillah, Bermain & Permainan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group.
[10] Muiz, A. (2022, Januari 27). Pengertian Fokus-manfaat dan tips. Retrieved from Pengertian Fokus-Manfaat dan Tips: https://adammuiz.com/fokus/