https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/issue/feedBandung Conference Series: Communication Management 2025-02-25T14:30:41+08:00Unang Arifinuptpublikasi@unisba.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Bandung Conference Series: Communication Management </strong>merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Ilmu Manajemen Komunikasi yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional UNISBA yang diselenggarakan tahunan oleh UPT Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bandung. <strong><a title="BCSCM" href="https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/" target="_blank" rel="noopener">BCSCM</a> </strong>ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN <a title="ISSN BCSCM" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220215361109602" target="_blank" rel="noopener">2828-2183</a> yang diterbitkan oleh <a title="UPT Publikasi" href="https://portal-publikasi.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">UPT Publikasi Ilmiah</a>, <a title="unisba" href="https://www.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Universitas Islam Bandung</a>. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini ter-<em>indeks</em> di <a title="GS" href="https://scholar.google.com/citations?user=8a0wGFEAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>, <a title="Id Garuda" href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/26880" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a>, <a title="doi" href="https://search.crossref.org/?q=unisba&from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">Crossref</a>, dan <a title="DOAJ" href="https://doaj.org/search/journals?ref=quick-search&source=%7B%22query%22%3A%7B%22filtered%22%3A%7B%22filter%22%3A%7B%22bool%22%3A%7B%22must%22%3A%5B%7B%22terms%22%3A%7B%22bibjson.publisher.name.exact%22%3A%5B%22Universitas%20Islam%20Bandung%22%5D%7D%7D%5D%7D%7D%2C%22query%22%3A%7B%22query_string%22%3A%7B%22query%22%3A%22universitas%20islam%20bandung%22%2C%22default_operator%22%3A%22AND%22%2C%22default_field%22%3A%22bibjson.publisher.name%22%7D%7D%7D%7D%7D" target="_blank" rel="noopener">DOAJ</a>. Terbit setiap <strong>Maret</strong> dan <strong>September.</strong></p>https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/15822Tanggapan Mahasiswa Tentang Kredibilitas Pemilu 2024 dalam Video Youtube2025-02-20T15:22:53+08:00Fahrezi Ahmad Danazfahrezi.ifay2@gmail.comSeptiawan Santana Kurniaseptiawansantana@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> The dissemination of information on social media occurs quickly and widely. There are various types of information dissemination, one of which is video. The distribution of videos is also related to the recipient of the information, namely the public. The community in question are students who receive information from videos that can relate to their daily lives, including democratic means, namely general elections or general elections. What is being studied in this election is credibility. Credibility is a quality, capability, or strength to inspire trust. The credibility of an election is a person's testimony. Therefore, the aim of this research is to find out how Bandung city students respond to understanding the credibility of the 2024 election held by the KPU in the video "Dirty Vote". This research uses a constructivist paradigm and uses qualitative methods and the approach used is a case study approach and data collection techniques using interviews. The research results show that the Dirty Vote video helps to determine students' understanding of election credibility. Students have an important role in maintaining the credibility of elections. Students participate in voting, public discussions, monitoring the election process, and disseminating accurate and objective information. In this way, students can contribute to creating more credible and democratic elections, as well as encouraging positive social change in society.</p> <p>Keywords: <em>Video, Student, Election.</em></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penyebaran sebuah informasi yang terdapat pada sosial media terjadi secara cepat dan luas. Penyebaran informasi memiliki berbagai macam jenis,salah satunya ialah sebuah video. Penyebaran video juga berkaitan dengan penerima informasi yaitu masyarakat. Masyarakat yang dimaksud adalah mahasiwa yang menerima informasi dari video dapat berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari, termasuk kedalam sebuah sarana demokrasi yaitu pemilihan umum atau pemilu. Yang di teliti pada pemilu ini adalah sebuah Kredibilitas, Kredibilitas adalah sebuah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Kredibilitas dari pemilu merupakan sebuah kesaksian dari seseorang. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan mahasiswa kota bandung tentang pemahaman kredibilitas pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh kpu dalam video “Dirty Vote”. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan menggunakan metode kualitatif serta pendekatan yang digunakan ialah pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara atau interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video Dirty Vote membantu untuk mengetahui pemahaman mahasiswa tentang kredibilitas pemilu. Mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal kredibilitas pemilu. Mahasiswa berpartisipasi dalam pemberian suara, diskusi publik, pemantauan proses pemilu, dan penyebaran informasi yang akurat dan objektif. Dengan demikian, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang lebih kredibel dan demokratis, serta mendorong perubahan sosial yang positif dalam masyarakat.</p> <p>Kata Kunci: <em>Video, Kredibilitas, Pemilu.</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16091Efektivitas Manajemen Komunikasi Perusahaan Go Public di Media Digital Website (R)2025-02-20T15:26:29+08:00Raisa Dila Zuhraraisadhra@gmail.comRaditya Pratama Putraradityapratamaputra15@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> This research aims to study planning, organizing, directing, and controlling in the communication management of Elzatta companies that have gone public digitally. The theory used by this research is POAC (planning, organizing, actuating, and controlling). This research uses a positivistic paradigm, quantitative research method, and descriptive study approach. Data collection techniques were conducted through questionnaires, interviews, and documentation. The data analysis technique used is a Likert scale. The population and samples taken by researchers are using probablity sampling and consumers of the Elzatta website in one period, namely 2023. <em>The results showed that Elzatta's website received high scores among users due to its user-friendly quality, quality and responsive design planning, and satisfactory functionality. Elzatta's communication strategy is effective in delivering information transparently and according to the principle of user experience. While the utilization of information and communication technology (ICT) produces a layout in organizing an attractive website presentation. The website management team is committed to implementing continuous improvement, providing guidance, evaluating and improving the quality of ongoing services, providing positive responses to criticism and suggestions, and clear solutions. Overall, Elzatta's website succeeds in building a positive image and strengthening relationships with consumers, supporting brand strategy and growing user awareness</em>.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dalam manajemen komunikasi perusahaan Elzatta yang telah <em>go public</em> secara digital. Teori yang digunakan oleh penelitian ini ialah POAC (<em>planning, organizing, actuating, and controlling</em>). Penelitian ini menggunakan paradigma positivistik, metode penelitian kuantitatif, dan pendekatan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah skala likert. Populasi dan sampel yang diambil oleh peneliti yaitu menggunakan <em>probablity sampling</em> dan para konsumen <em>website</em> Elzatta dalam satu periode yaitu tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>website</em> Elzatta (Tbk) mendapat nilai tinggi di kalangan pengguna karena kualitasnya yang ramah pengguna (<em>user-friendly</em>), perencanaan desain berkualitas dan responsif, serta fungsionalitas yang memuaskan. Strategi komunikasi Elzatta efektif dalam menyampaikan informasi secara transparan dan sesuai prinsip pengalaman pengguna (<em>user experience</em>). Sementara pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) menghasilkan tata letak dalam mengorganisasi pada presentasi <em>website</em> yang menarik. Tim pengelola <em>website</em> berkomitmen untuk melaksanakan perbaikan berkelanjutan, memberikan panduan, mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan yang berkelanjutan, memberikan tanggapan positif terhadap kritik dan saran, serta solusi yang jelas. Secara keseluruhan <em>website</em> Elzatta berhasil membangun citra positif dan mempererat hubungan dengan konsumen, mendukung strategi <em>brand</em> dan menumbuhkan kesadaran pengguna.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16099Public Campaign Pengelolaan Sampah Plastik di Instagram2025-02-20T15:30:37+08:00Wais Al Qorniwaisalqorni12345@gmail.comMaya Amalia Oesman Palapahmaya.amalia@unisba.ac.id<p><strong>Abstrak, </strong>Penelitian ini berjudul Public Campaign Pengelolaan Sampah Plastik di Instagram “Studi Kasus Kampanye Konten Edukasi ‘Replast Belajar’ Pada Akun Instagram @replast.lab”. Penelitian ini bertujuan guna memahami secara mendalam proses kampanye dan pengelolaan konten yang dilakukan oleh organisasi Replast dalam menjalankan program "Replast Belajar." Program ini berfokus pada peningkatan kesadaran generasi Z mengenai isu sampah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terkait. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Wildan Julian Rafliansyah, yang menjabat sebagai ketua Divisi Social Media and Marketing di organisasi Replast. Proses kampanye "Replast Belajar" akan dianalisis untuk mengidentifikasi manajemen kampanye dan metode edukasi yang efektif dalam menyampaikan pesan lingkungan kepada audiens target, yaitu generasi Z. Observasi langsung akan dilakukan untuk memahami dinamika dan interaksi dalam kegiatan kampanye, sementara analisis dokumen akan meninjau materi dan konten yang digunakan dalam kampanye tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat mengungkap praktik-praktik terbaik yang diterapkan oleh Replast dalam menyusun dan menyebarkan kampanye konten edukatif mengenai kesadaran sampah plastik. Selain itu, studi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh organisasi dalam menjangkau dan melibatkan generasi Z.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16125Penggunaan Website Sebagai Media Komunikasi Pemasaran2025-02-20T15:32:37+08:00Ano Ramdanianoramdani12@gmail.comMaman SuhermanMamansuherman.unisa@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> JasaDronebandung.com is a service website that provides drone or unmanned aerial vehicle (UAV) equipment for various purposes, including event documentation, creative industries, company profiles, real estate, and land mapping. This website uses a Landing Page type design that directly leads consumers to purchase services. A website is an informational page presented in a digital format that can be accessed through internet-connected devices. In addition to displaying information, websites are also used as a marketing medium for products or services. The purpose of this study is to understand how JasaDronebandung.com uses its website as a marketing communication tool for both existing and potential customers. This study employs a constructivist paradigm and uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results show that Jasa Drone Bandung integrates social media into its website to extend its audience reach, increase brand visibility, and facilitate marketing communication. Jasa Drone Bandung uses a landing page website design to make it easier for visitors to take specific actions. The design and navigation are simple and informative, making it an effective promotional tool for enhancing online marketing. The process of content creation involves pre-production, production, and post-production stages, content optimization, content integration, and evaluation to ensure high-quality website content.</p> <p><strong>Keywords: Marketing Media, Marketing Communications, <em>Website</em></strong></p> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><strong>Abstrak.</strong> JasaDronebandung.com merupakan Website layanan jasa yang menyediakan alat Drone atau pesawat nirawak untuk keperluan dokumentasi event, industri kreatif, dokumentasi event, company profile, industri properti, pemetaan tanah. Website ini menggunakan tipe Landing Page yang dapat mengarahkan langsung konsumen kepada pembelian sebuah jasa. Website merupakan sebuah halaman informasi yang disajikan dalam bentuk media digital yang diakses melalui perangkat yang terhubung kedalam internet, selain untuk menampilkan sebuah informasi Website digunakan sebagai media pemasaran sebuah produk barang atau jasa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana langkah jasaDronebandung.com dalam menggunakan Website sebagai media komunikasi pemasaran kepada konsumen maupun calon konsumen. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara serta dokumentasi. Dari hasil penelitian Jasa Drone Bandung mengintegrasikan media sosial kedalam website untuk memperluas jangkauan audiens, meningkatkan visibilitas merek, dan memudahkan komunikasi pemasaran. Jasa Drone Bandung menggunakan tipe website landing page untuk memudahkan pengunjung untuk melakukann tindakan spesifik. Desain dan navigasi yang sederhana serta informatif, Cocok sebagai sarana promosi dalam meningkatkan pemasaran online, adapun tahapan penyusunan konten untuk menghasilkan kualitas konten di dalam website yang melibatkan tahapan pra produksi, produksi, dan pasca produksi, Optimalisasi konten integrasi konten dan Evaluasi</p> <p><strong>Kata Kunci : Media Pemasaran, Komunikasi Pemasaran, <em>Website</em></strong></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16209Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Minat Kunjung DISPUSIPDA Jabar2025-02-20T15:35:30+08:00Iqbal Ramdaniiqbalramdani875@gmail.comArba'iyah Satrianisatriani251@gmail.com<p>Abstrak : Perpustakaan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan informasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengetahuan, terutama di tengah kondisi literasi Indonesia yang memprihatinkan, dengan minat baca hanya 0,001% menurut UNESCO. Dalam konteks ini, Perpustakaan Umum, sebagai salah satu dari lima jenis perpustakaan yang diakui UU No. 43 Tahun 2007 Pasal 20, bertanggung jawab untuk mendorong minat baca masyarakat. Tidak hanya sebagai penyedia bacaan, perpustakaan juga berperan sebagai agen literasi melalui aksesibilitas, diversifikasi koleksi, dan kegiatan literasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi komunikasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Barat dalam meningkatkan minat kunjung masyarakat ke perpustakaan. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Barat telah menerapkan berbagai strategi komunikasi yang efektif. Strategi tersebut meliputi pemanfaatan media sosial, kampanye literasi, dan program-program kreatif seperti Orientasi Perpustakaan, Perpustakaan Keliling, Kotak Literasi Cerdas, serta kolaborasi lintas instansi. Semua upaya ini berhasil meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap layanan perpustakaan, sekaligus berkontribusi secara signifikan pada peningkatan literasi di Jawa Barat. Strategi-strategi tersebut membuktikan bahwa perpustakaan dapat menjadi pusat pembelajaran yang inklusif dan dinamis untuk mendukung kemajuan masyarakat.</p> <p>Abstract : Libraries play a vital role in meeting information needs and raising awareness about the importance of knowledge, especially amid Indonesia's concerning literacy condition, with a reading interest rate of only 0.001%, according to UNESCO. In this context, Public Libraries, as one of the five types of libraries recognized by Law No. 43 of 2007 Article 20, are responsible for encouraging public reading interest. Beyond providing reading materials, libraries also act as literacy agents through accessibility, collection diversification, and literacy activities that align with community needs. This study aims to explore the communication strategies of the West Java Library and Archives Office in increasing public interest in visiting libraries. Using a qualitative method and a case study approach, data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, literature studies, and documentation. The findings reveal that the West Java Library and Archives Office has implemented various effective communication strategies. These strategies include utilizing social media, conducting literacy campaigns, and organizing creative programs such as Library Orientation, Mobile Libraries, Smart Literacy Boxes, and cross-agency collaborations. These efforts have successfully raised public awareness and interest in library services while significantly contributing to literacy improvement in West Java. These strategies demonstrate that libraries can serve as inclusive and dynamic learning hubs to support societal progress</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16243Pengaruh Kasus Kekrasan Verbal di Pemberitaan Online Terhadap Tingkat Kepercayaan Pengguna Ojek Online2025-02-20T15:36:59+08:00Muhammad Januar Alifiansyahjanuaralifiansyah@gmail.comIndri Rachmawatiindri.rachmawati@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> With technological advances in the information sector, Indonesians carry out various online communication activities via the internet such as getting actual news through online news portals, one of which is getting news about cases of verbal violence. Verbal violence can be committed by anyone including online motorcycle taxi drivers. The purpose of this study is to determine the extent of the influence of verbal violence cases committed by online motorcycle taxi drivers in online news on online motorcycle taxi users. The method used in this research is quantitative with a correlational approach. Data analysis techniques in this study using simple linear regression analysis techniques. Data collection in this study was obtained through a questionnaire given to the sample. The sample in the study amounted to 92 Unisba students who were obtained using the slovin technique and then narrowed down using random cluster sampling technique. The correlation test results show a positive 0.230 from the coefficient interval of 1,000, it can be seen that cases of verbal violence in online news have a significant effect but the trust of online motorcycle taxi users in online motorcycle taxi drivers remains positive.</p> <p>Keywords: <em>online motorcycle taxi, verbal abuse, online news portals..</em></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Dengan kemajuan teknologi pada bidang informasi, masyarakat Indonesia melakukan berbagai aktivitas komunikasi online melalui internet seperti mendapatkan berita aktual melalui portal berita online, salah satunya adalah mendapatkan berita mengenai kasus kekerasan secara verbal. Kekerasan verbal dapat dilakukan oleh siapa saja termasuk driver ojek online. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana pengaruh kasus kekerasan verbal yang dilakukan ojek online di berita online terhadap pengguna ojek online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Pengambilan data pada penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada sampel. Sampel pada penelitian berjumlah 92 mahasiswa Unisba yang didapatkan menggunakan teknik slovin lalu dipersempit dengan menggunakan teknik random cluster sampling. Hasil uji korelasi menunjukan positif 0,230 dari interval koefisian 1.000 maka dapat diketahui bahwa kasus kekerasan verbal di pemberitaan online memiliki pengaruh yang signifikan namun kepercayaan pengguna ojek online terhadap pengemudi ojek online tetap positif.</p> <p>Kata Kunci: <em>Ojek Online, Kekerasan Verbal, Portal Berita Online</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16332Hubungan Terpaan Media Sosial TikTok dengan Minat Berwisata2025-02-20T15:39:25+08:00Muhamad Anbar Nurrozanmuhamadanbar@gmail.comZulfebrigeszufebriges@unisba.ac.id<p><strong>Abstract. </strong>Advances in Information and Communication Technology have opened new doors for people to get information independently. Currently, Indonesians carry out various online communication activities via the internet, one of which is to get information on tourist destinations through the TikTok application. The @yayatberkelana account uses the TikTok platform to showcase the beauty and uniqueness of tourism in Bandung through the short videos it makes. The purpose of this study was to determine the relationship between text, images, audio, and video information in TikTok account posts @yayatberkelana with Followers' Interest in Traveling to Bandung. The method used in this research is quantitative with a correlational approach. The theory used is new media theory. This study applies a probability sampling approach, namely sampling with a random sampling method from the population. The sample in this study amounted to 123 respondents. Researchers used spearman rank test analysis with data collection methods through questionnaires. The results of this study indicate that there is a relationship between TikTok Social Media Exposure and Interest in Traveling with a correlation coefficient value of 0.899 with a significance value of 0.000, which means that H0 is rejected and H1 is accepted. This indicates that the relationship between TikTok Social Media and Traveling Interest posted by the TikTok @yayatberkelana account can increase interest in traveling to Bandung, based on uploading interesting information videos, text, photos, and audio.</p> <p><strong>Keywords: </strong><em>Social media, TikTok, Tourism interest, @yayatberkelana</em></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah membuka pintu baru bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi secara mandiri. Saat ini, masyarakat Indonesia melakukan berbagai aktivitas komunikasi <em>online </em>melalui internet, salah satunya untuk mendapatkan informasi destinasi wisata melalui aplikasi TikTok. Akun @yayatberkelana menggunakan platform TikTok untuk menampilkan keindahan dan keunikan wisata di Bandung melewati vidio pendek yang dibuatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara teks, gambar, <em>audio</em>, dan vidio informasi dalam postingan akun TikTok @yayatberkelana dengan Minat <em>Followers </em>Berwisata ke Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teori yang digunakan yaitu teori <em>new media</em>. Penelitian ini menerapkan pendekatan <em>probability sampling</em> yaitu pengambilan sampel dengan metode pengambilan sampel secara acak dari populasi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 123 responden. Peneliti menggunakan analisis uji <em>rank spearman </em>dengan metode pengambilan data melalui kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat Hubungan Terpaan Media Sosial TikTok dengan Minat Berwisata dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0.899 dengan nilai signifikansi 0.000 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menandakan bahwa adanya Hubungan Media Sosial TikTok dengan Minat Berwisata yang dipostingan oleh akun TikTok @yayatberkelana dapat meningkatkan minat berwisata ke Bandung, berdasarkan unggahan vidio informasi, teks, foto, dan <em>audio</em> yang menarik.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>Media Sosial, TikTok, Minat Berwisata, @yayatberkelana</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16344Pesan Dalam Iklan Politik di Media Sosial2025-02-25T14:01:26+08:00Aqsa Firlana Baihaqyaqsafirlana@gmail.comFerry Darmawanferry@unisba.ac.id<p><strong>Abstrak.</strong>Pesan dalam iklan politik di media sosial seperti Tiktok seringkali dikemas dengan cara kreatif dan menarik. Pesan-pesan ini tidak hanya berupa janji politik, namun juga mencakup narasi, simbol, dan visual yang dirancang untuk memengaruhi persepsi dan emosi audiens. Generasi Z dikenal dengan preferensi mereka dengan konten yang autentik, releva, dan interaktif di media sosial. Oleh karena itu, iklan politik yang ingin menjangkau generasi ini harus mampu memahami dan merespons nilai serta kebutuhan mereka secara tepat. Hal ini memerlukan strategi komunikasi yangkreatif untuk menarik perhatian partisipasi politik mereka. Salah satunya diterapkan oleh Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo-Gibran dalam iklannya “Prabowo-Gibran Istimewa” yang diunggah ulang oleh akun@semetonprabowo di TikTok pada bulan Desember 2023. Penelitian ini mengkaji bagaimana tanda dan maknadenotatif, konotatif, dan mitos pesan iklan politik “Prabowo-Gibran Istimewa” melalui metode kualitatif dengan pendekatan Roland Barthes. Pengumpulan data dilakukan melalui hasil observasi, dokumentasi, dan wawancarakepada ahli terkait sebagai data pendukung. Hasil temuan penelitian ini ditemukannya bahwa Prabowo- Gibran ingin menyasar generasi Z untuk perolehan hasil suara dengan memperlihatkan sisi adaptif, inklusif, dan peduli terhadap kebutuhan serta aspirasi generasi z.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16351Pengaruh Konten Media Sosial Instagram Terhadap Minat Beli Produk Bening's2025-02-25T14:02:39+08:00Muhammad Ihsan Gunawanihsaaannn19@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Instagram is one of the most popular social media platforms among people. Instagram has the latest features to make it easier for people to interact with each other, apart from that, Instagram is also a platform for promotion. This research aims to find out how much influence Instagram marketing content has on purchasing decisions on the Instagram account @benings'clinik_bandung. The increase in users, especially among the younger generation, provides opportunities for brands to reach a wider audience, which is one of the phenomena that researchers discuss here, such as content visualization, and so on. The theories used in this research include marketing communications theory and content marketing theory. This research uses quantitative research methods with a positive paradigm. The targets of this research are users of beauty products from Bening's Clinic and followers of the Instagram account @beningsclinic_bandung. With the pressure of these two groups, the research aims to further explore the influence of social media content on their behavior and purchasing decisions. This research collects data through questionnaires. The results of this research show that simultaneously the Instagram marketing content indicators, namely Clear, Concise, Concrete, Correct, Coherent, Complere, Courteus, influence purchasing decisions on Instagram @benings'clinik_bandung</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang paling digemari masyarakat. Instagram memiliki fitur-fitur terkini untuk memudahkan masyarakat untuk saling berinteraksi, selain itu Instagram juga menjadi salah satu platform untuk promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten marketing instagram terhadap keputusan pembelian pada akun Instagram @benings’clinik_bandung. Meningkatnya pengguna, terutama di kalangan generasi muda, memberikan peluang bagi merek untuk menjangkau audiens yang lebih luas menjadi salah satu fenomena yang peneliti bahas disini, Adapun visualisasi konten, dan sebagainya. Teori yang dilakukan pada penelitian ini diantaranya yaitu teori komunikasi pemasaran, dan teori content marketing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan paradigma positivistik. Sasaran penelitian ini adalah pengguna produk kecantikan dari Bening’s Clinic serta pengikut akun Instagram @beningsclinic_bandung. Dengan menekankan dua kelompok ini, penelitian bertujuan untuk lebih mendalami pengaruh konten media sosial terhadap perilaku dan keputusan pembelian mereka. Penelitian ini mengumpulkan data melalui angket atau kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan indikator konten marketing Instagram yaitu Clear, Concise, Concrete, Correct, Coherent, Complere, Courteus berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Instagram @benings’clinik_bandung.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16408Optimalisasi Interaksi Konten Eksperimen Sosial TikTok TGIF Project2025-02-25T14:04:25+08:00Tsania Nurizka Larasatitsanianurizka31@gmail.comRaditya Pratama Putraradityapratamaputra15@gmail.com<p><strong><em>Abstract.</em></strong> <em>Social experiments are research efforts that aim to analyze the responses of individuals in specific social situations. Today, social experiments are increasingly visible in digital marketing communication elements. TikTok has become a vital platform for brands to communicate with their audiences through diverse creative marketing strategies. The purpose of this study is to analyze how to optimize TikTok social media interactions carried out by TGIF Project with a special focus on social experiments related to fashion products. The approach taken is a qualitative method with a focus on case studies to analyze the type of content uploaded by the TikTok @TGIFProject account, which is known for its social experiments in publicizing fashion products. Data was collected through the process of interviews, observation, and documentation with the application of in-depth interviews in the research being studied by the researcher. The data analysis method used includes the steps of data reduction, understanding, and interpretation. In addition, the data has also been validated through the use of technical triangulation and source triangulation. The results of this study have successfully found that the optimization of interactions carried out is very important to build wider interactions for the long term, the formation of an actively engaged audience can also strengthen the emotional connection between the brand and the audience, make the audience more loyal and more likely to become brand advocates, the formation of brand awareness, and the use of Search Optimization Engineer (SEO) tools to improve content ranking in search results, which ultimately expands brand reach and increases engagement significantly.</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Social Experiment, Content, Interaction Optimization</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Eksperimen sosial merupakan upaya penelitian yang bertujuan untuk menganalisis respon individu dalam situasi sosial tertentu. Saat ini, eksperimen sosial semakin terlihat dalam elemen komunikasi pemasaran digital. TikTok telah menjadi platform yang vital bagi merek dalam berkomunikasi dengan audiensnya melalui strategi pemasaran kreatif yang beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis cara optimalisasi interaksi sosial media tiktok yang dilakukan oleh TGIF Project dengan fokus khusus pada eksperimen sosial yang berkaitan dengan produk <em>fashion</em>. Pendekatan yang dilakukan yaitu metode kualitatif dengan fokus pada studi kasus untuk menganalisis jenis konten yang diunggah oleh akun TikTok @TGIFProject, yang dikenal dengan eksperimen sosialnyadalam mempublikasikan produk fashion. Data dikumpulkan melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan penerapan wawancara mendalam dalam penelitian yang tengah diteliti oleh peneliti. Metode analisis data yang digunakan meliputi langkah-langkah reduksi data, pemahaman, dan interpretasi. Selain itu, data juga telah disahkan melalui penggunaan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil dari kajian ini telah berhasil ditemukan yaitu optimalisasi interaksi yang dilakukan sangat penting untuk membangun interaksi yang lebih luas untuk jangka panjang, pembentukan audiens yang terlibat aktif juga dapat memperkuat hubungan emosional antara brand dan audiens, menjadikan audiens lebih setia dan lebih cenderung untuk menjadi <em>brand advocate</em>, pembentukan <em>brand awareness</em>, dan penggunaan tools <em>Search Optimization Engineer (SEO)</em> untuk meningkatkan peringkat konten di hasil pencarian, yang pada akhirnya memperluas jangkauan <em>brand</em> dan meningkatkan <em>engagement</em> secara signifikan.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Eksperimen Sosial, Konten, Optimalisasi Interaksi<em><br></em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16477Kredibilitas Influencer Sebagai Preferensi Gaya Berpakaian2025-02-20T15:44:33+08:00Fadhel Syaibatul Hamdisyaibatul.fadhel23@gmail.comYuliantiyulianti@unisba.ac.id<p><strong>Abstract </strong><em>Advances in information and communication technology have opened new doors for people to obtain information independently. Almost all people in Indonesia carry out various online communication activities via the internet, one of which is to get information on the credibility of influencers as clothing style preferences through the TikTok application, especially on the TikTok account @Ichalhaq as an influencer who shares how to dress. The aim of this research is to determine the credibility and analyze the trustworthiness, expertise and attractiveness of the TikTok @Ichalhaq account among followers. The research method used in this research is quantitative with a descriptive approach. This research applies probability sampling, namely taking samples using a purposive sampling method from the population. The sample in this study consisted of 95 respondents from TikTok followers @Ichalhaq. The results of this research are that Trustworthiness on the TikTok @Ichalhaq account obtained a percentage result of 75.3%, which means it has good criteria, then Expertise obtained a percentage result of 76.3%, which means it has good criteria, and Attractiveness obtained a percentage result of 78. 1% which means it has good criteria.</em></p> <p><strong>Keyword: Social Media, TikTok, Influencer</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong>. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah membuka pintu baru bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi secara mandiri. Hampir seluruh masyarakat di Indonesia melakukan berbagai aktivitas komunikasi online melalaui internet, salah satunya untuk mendapatkan informasi kredibilitas <em>influencer</em> sebagai preferensi gaya berpakaian melalui aplikasi TikTok, terutama pada akun TikTok @Ichalhaq sebagai influencer yang membagikan cara gaya berpakaian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kredibilitas dan menganalisis trustworthiness, expertise dan attractiveness pada akun TikTok @Ichalhaq di kalangan followers. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menerapkan probability sampling yaitu pengambilan sampel dengan metode <em>purposive sampling</em> dari populasi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 95 responden dari followers TikTok @Ichalhaq. Hasil dari penelitian ini adalah Trustworthiness pada akun TikTok @Ichalhaq memperoleh hasil persentase sebesar 75,3% yang berarti memiliki kriteria yang baik, kemudian Expertise memperoleh hasil persentase sebesar 76,3% yang berarti memiliki kriteria yang baik, dan Attractiveness memperoleh hasil persentase 78,1% yang berarti memiliki kriteria yang baik.</p> <p><strong>Kata kunci: Media Sosial, TikTok, <em>Influencer</em></strong></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16506Hubungan Bauran Promosi Pusat Kebugaran Dengan Loyalitas Member2025-02-20T15:45:54+08:00Yayu Sri RahayuYayusrir5@gmail.comAnne Ratnasarianneratnasari10@gmail.com<p><strong>Abstract. </strong><em>The large number of fitness centers in Bandung means the level of competition will be increasingly high. One fitness center that is well known to many people, especially women and has many branches spread. Curves is one of the women-only fitness centers that has several branches spread across several regions. As is known, fitness centers are usually general, where both women and men can do physical activities. Therefore, an appropriate marketing communication strategy is needed through a promotional mix. By strategically integrating various elements of the promotional mix, fitness centers can attract and retain members who will lead to long-term loyalty. This study aims to determine the relationship between advertising presentation, sales promotions, the role of Key Opinion Leaders, and the Curves Amazing Celebration event with followers' loyalty on Instagram. The research method used is quantitative with a correlational study approach. The object of this study is the promotional mix through fitness centers on social media, with the research subjects focusing on Instagram followers @curvesindonesia. The results of the promotional mix study with member loyalty were 0.451, which indicates that there is a strong and significant relationship. In the correlation test of the promotional mix, there is a relationship with member loyalty, the significance value of 0.000 is smaller than 0.005, which means H1 is accepted.</em></p> <p><strong>Abstrak</strong>. Maraknya pusat kebugaran yang ada di Bandung membuat tingkat persaingan akan semakin tinggi. Salah satu pusat kebugaran yang cukup dikenal banyak orang khususnya bagi kaum perempuan dan memiliki banyak cabang yang tersebar. Curves adalah salah satu pusat kebugaran khusus wanita yang memiliki beberapa cabang yang tersebar di beberapa daerah. Sebagaimana diketahui bahwa pusat kebugaran biasanya bersifat umum, di mana baik perempuan maupun laki- laki dapat melakukan aktivitas fisik. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi pemasaran yang tepat melalui bauran promosi. Dengan mengintergrasikan berbagai elemen bauran promosi secara strategis, pusat kebugaran dapat menarik dan juga mempertahankan anggota yang akan mendorong pada loyalitas jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penyajian iklan, promosi penjualan, peran <em>Key Opinion Leader, </em>dan acara <em>Curves Amazing Celebration </em>dengan loyalitas <em>followers </em>di instagram<em>. </em>Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional. Objek dari penelitian ini adalah bauran promosi melalui pusat kebugaran di sosial media, dengan subjek penelitian berfokus pada <em>followers </em>instagram @curvesindonesia. Hasil penelitian bauran promosi dengan loyalitas member sebesar 0,451 yang menunjukan bahwa adanya hubungan yang kuat dan signifikan. Pada uji korelasi bauran promosi terdapat hubungan dengan loyalitas member, nilai signifikasinya sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,005 yang artinya H1 diterima.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16514Pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Masyarakat2025-02-20T15:47:50+08:00Muhammad Luthfi Hardianluthfihardian1@gmail.comRaditya Pratama Putra radityapratamaputra15@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> The existence of social media today has undoubtedly made it easier for governments to disseminate important information. Social media is effective and efficient, allowing information to spread quickly to the public. One government that has utilized social media is the Cirebon Regency government. This study aims to determine the effect of context, communication, collaboration, and connection on the use of Instagram by the Cirebon Regency government (@Cirebonkab) in meeting the public's information needs regarding development and government activities in the region.The theory used in this study is the Social Information Processing (Computer-Mediated Communication) theory. The study employs a quantitative method with a correlational approach and a positivistic paradigm. The sample size consists of 105 respondents. Data collection techniques include questionnaires, observation, and documentation. The analysis method used is simple linear regression. The results of this study show that the use of social media (X) has a 70.7% influence on the information needs (Y) variable, indicating a strong and positively significant relationship. Among the sub-variables of social media use, communication has the strongest influence at 60.3%, followed by collaboration at 55.3%, connection at 53.4%, and context at 46.5%, which is the lowest.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Keberadaan media sosial pada saat ini tentu saja akan memudahkan pemerintahan dalam menyebarkan informasi penting karena media sosial bersifat efektif dan efisien sehingga informasi cepat tersebar kepada masyarakat. Salah satu pemerintahan yang sudah menggunakan media sosial yaitu pemerintahan Kabupaten Cirebon. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh context, communication, collaboration, connection penggunaan media sosial Instagram Kabupaten Cirebon @Cirebonkab terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat mengenai pembangunan dan kegiatan pemerintahan Kabupaten Cirebon. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Social Information Processing (Computer – Mediated Communication). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan menggunakan paradigma positivisme. Sampel dari penelitian ini berjumlah 105 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel penggunaan media sosial (X) terhadap variabel kebutuhan informasi (Y) sebesar 70,7% yang termasuk kuat dan nilai signifikansi positif. Kategori pengaruh terkuat pada penelitian ini terdapat pada sub variabel x yaitu communication sebesar 60,3%, kategori terkuat kedua terdapat pada collaboration sebesar 55,3%, lalu connection sebesar 53,4 dan kategori paling rendah adalah sub variabel x context sebesar 46,5%.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16562Strategi Komunikasi Jabar Saber Hoaks2025-02-20T15:49:26+08:00M. Iqbal Prijambodom.iqbalprijambodo@gmail.comO. Hasbiansyahhasbians.kuliah01@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Communication strategy includes various steps designed to achieve communication goals. Of course, communication strategies can involve choosing the right media, clear and persuasive messages, and evaluating results to ensure the success and effectiveness of the strategies used. In this research, the theory used is performative truth proposed by John Langshaw Austin. Where this theory holds that confirmation regarding certain news can be carried out by authorities who have the authority. The research method used is a qualitative method with a case study research approach. In this case, the case study was carried out in the West Java Saber Hoaks work environment. The research subjects to obtain accurate data focused on two key informants, as well as three supporting informants to confirm that there was a perceived impact related to the communication strategy implemented by West Java Saber Hoaks. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The research results show that the communication carried out by West Java Saber Hoaks with the leaders of other saber hoax units in various cities in West Java is through the WhatsApp Group platform. Apart from that, the results show that high digital literacy skills are not balanced by high levels of media literacy. Interest and enjoyment factors are known to be factors that influence people's thinking when "consuming" hoaxes. So West Java Saber Hoaks has a special strategy to ensure that the spread of hoaxes does not continue to occur in West Java by dividing it into two methods, namely online and offline methods<em>.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Strategi komunikasi mencakup berbagai langkah yang dirancang untuk mencapai tujuan komunikasi. Tentunya strategi komunikasi dapat melibatkan pemilihan media yang tepat, pesan yang jelas dan persuasif, serta evaluasi hasil untuk memastikan kesuksesan dan efektivitas strategi yang digunakan. Dalam penelitian ini teori yang digunakan yaitu kebenaran performatif yang dikemukakan oleh <em>John Langshaw Austin. </em>Dimana pada teori ini berpandangan bahwa konfirmasi terkait berita tertentu dapat dilakukan oleh otoritas yang memiliki kewenangan. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus. Dalam hal ini studi kasus dilakukan pada lingkungan kerja Jabar Saber Hoaks. Adapun subjek penelitian untuk memperoleh data akurat tertuju pada dua informan kunci, serta terdapat tiga informan pendukung guna mengkonfirmasi bahwa terdapat dampak yang dirasakan terkait dengan strategi komunikasi yang dilakukan Jabar Saber Hoaks. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi yang dilakukan Jabar Saber Hoaks dengan para pimpinan unit saber hoaks lainnya di berbagai kota di Jawa Barat yaitu dengan adanya <em>platform</em> <em>WhatsApp Group.</em> Selain itu, hasil menunjukan bahwa kemampuan literasi digital yang tinggi, tidak diimbangi dengan tingkat literasi media yang tinggi pula. Faktor ketertarikan dan kesenangan diketahui menjadi faktor yang memengaruhi pemikiran masyarakat ketika “mengkonsumsi” hoaks. Sehingga Jabar Saber Hoaks memiliki strategi khusus guna mengupayakan agar penyebaran hoaks tidak terus terjadi di Jawa Barat dengan membagi menjadi dua metode yaitu metode <em>online</em> dan <em>offlin</em>e.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16666Fotografi Dalam Promosi Produk di Instagram2025-02-20T15:52:08+08:00Raihan Abdul Azizraihana214@gmail.comWiki Angga Wiksana wiki.angga@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> <em>The rapid advancement of technology in marketing a product uses the use of digital technology. During the development process, various photography techniques were studied to create stunning works of art. Each photography method gives a unique impression because photos function as a universal visual language that can be used for various purposes, from photographing self-portraits, architecture, still lifes, to commercial products. Including marketing a product through social media, photography techniques are one of the media and efforts to promote a product. Through product photography, presenting products visually that attract attention, especially in the context of the fashion industry. Product photography refers to the use of photography specifically designed to strengthen the brand identity of a company or business entity. This involves choosing a style, composition, and other visual elements that are consistent with the desired brand image. Product photography also aims to differentiate the brand from competitors, and build an emotional bond with the target audience. Based on this, the researcher intends to find out photography as a promotional medium on the Instagram platform, focusing specifically on the P-1080 Instagram account. In this research, researchers used qualitative methods with a case study approach, as well as techniques carried out by means of observation, interviews and documentation. </em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Product photography, Promotion, Visual Communication</em></p> <p><strong>Abstrak</strong>. Pesatnya kemajuan teknologi dalam memamasarkan suatu produk menggunakan pemanfaatan teknologi digital. Selama proses perkembangannya, berbagai teknik fotografi dipelajari untuk menciptakan karya seni yang memukau. Setiap metode fotografi memberikan kesan yang unik karena foto berfungsi sebagai bahasa visual universal yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari memotret potret diri, arsitektur, benda mati, hingga produk komersial. Termasuk dalam memasarkan suatu produk melalui media sosial, Teknik fotografi menjadi salah satu media dan upaya dalam mempromosikan suatu produk. Melalui Fotografi produk, menghadirkan produk secara visual yang menarik perhatian terutama dalam konteks industri <em>fashion</em>. Fotografi produk merujuk pada penggunaan fotografi yang dirancang secara khusus untuk memperkuat identitas merek suatu perusahaan atau entitas bisnis. Ini melibatkan pemilihan gaya, komposisi, dan elemen visual lainnya yang konsisten dengan citra merek yang diinginkan. Fotografi produk juga bertujuan untuk membedakan merek dari pesaing, dan membangun ikatan emosional dengan audiens target. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud untuk mengetahui mengetahui fotografi sebagai media promosi di platform Instagram, dengan berfokus khusus pada akun Instagram P-1080. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta teknik yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan juga dokumentasi.</p> <p> </p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Fotografi produk, Promosi. Komunikasi Visual</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16731Penguatan Identitas Budaya Supporter Sepak Bola Bandung 2025-02-20T15:55:13+08:00Muhammad Fadli Farhanmuhfadlifarhan@gmail.comMohamad Subur Drajatmohamad.subur@unisba.ac.id<p><em><strong>Abstract.</strong> Football supporters are an important element in shaping the atmosphere of matches and club identity, including in Bandung City with Persib Bandung as an iconic club. Supporter subcultures, such as casuals, not only show support at the stadium but also in aspects of daily life such as fashion, music, and social media. This research uses a qualitative method with a case study approach and constructivist paradigm to understand the strengthening of the cultural identity of Persib Bandung supporters through the fashion brand “Bandung Belong To Us” (BBTU) as part of urban culture. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation.The results showed that BBTU strengthens the identity of Persib Bandung supporters in several ways. In fashion aspect, BBTU combines local identity with casual style that is relevant for supporters. In music, collaboration is used as a medium of identity expression, a forum for criticism, and support for local music communities. Meanwhile, socially, BBTU elevates the image of supporters, unites local identity with the community, builds emotional bonds, and strengthens the community with the concept of lifestyle. This research provides insight into how supporter culture is not only formed in the stadium but also develops through other media that strengthen their collective identity.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Supporter sepak bola merupakan elemen penting dalam membentuk atmosfer pertandingan dan identitas klub, termasuk di Kota Bandung dengan Persib Bandung sebagai klub ikonik. Subkultur supporter, seperti casual, tidak hanya menunjukkan dukungan di stadion tetapi juga dalam aspek kehidupan sehari-hari seperti fashion, musik, dan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivis untuk memahami penguatan identitas budaya supporter Persib Bandung melalui brand fashion "Bandung Belong To Us" (BBTU) sebagai bagian dari urban culture. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa BBTU memperkuat identitas supporter Persib Bandung melalui beberapa cara. Dalam aspek fashion, BBTU memadukan identitas lokal dengan gaya casual yang relevan bagi supporter. Dalam musik, kolaborasi dijadikan media ekspresi identitas, wadah kritik, serta dukungan bagi komunitas musik lokal. Sementara itu, secara sosial, BBTU mengangkat citra supporter, menyatukan identitas lokal dengan komunitas, membangun ikatan emosional, serta memperkuat komunitas dengan konsep lifestyle. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya supporter tidak hanya terbentuk di stadion tetapi juga berkembang melalui media lain yang memperkuat identitas kolektif mereka.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16803Strategi Konten Kreator Dinas Kehutanan dalam Membangun Partisipasi Masyarakat2025-02-20T15:56:44+08:00Habib Sulthon Najibsulthonnajib87@gmail.comSophia Novitasophia.novita@unisba.ac.id<p><strong>Abstract</strong> <em>Community participation in the Planting Friday Development program by the West Java Provincial Forestry Service faces challenges in reaching expected levels. This study examines the communication strategy of the Instagram account @dishut_jabar to understand how content creators motivate participation. The research explores the creative process, message content, the role of content creators, and the choice of Instagram as the campaign platform. </em><em>Using a qualitative case study with a constructivism paradigm, data was collected through interviews, observations, and documentation. Analysis followed the Miles and Huberman technique, ensuring validity through source triangulation.</em></p> <p><em>Findings show that content creators systematically design and evaluate content through pre-production, production, and post-production stages. They use Capcut, Canva, and Adobe Premiere to create engaging infographics, educational videos, and activity documentation. Messages are delivered in simple language with attractive visuals. Success is measured through Instagram insights like Likes, comments, and views. Instagram was chosen for its strong visual appeal and broad reach, making it effective in engaging the audience and increasing community participation in the program.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Content Creator, Forestry Service, Planting Friday, Instagram, community participation, forest conservation.</em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Partisipasi masyarakat dalam program Pengembangan Jumat Menanam oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat menghadapi tantangan dalam mencapai tingkat yang diharapkan. Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi akun Instagram @dishut_jabar untuk memahami bagaimana kreator konten mendorong partisipasi. Studi ini mengeksplorasi proses kreatif, isi pesan, peran kreator konten, dan alasan pemilihan Instagram sebagai platform kampanye. Menggunakan studi kasus kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan teknik Miles dan Huberman, serta validitas data dijamin melalui triangulasi sumber.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreator konten secara sistematis merancang dan mengevaluasi konten melalui tahap pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Mereka menggunakan Capcut, Canva, dan Adobe Premiere untuk membuat infografis menarik, video edukatif, serta dokumentasi kegiatan. Pesan disampaikan dengan bahasa sederhana dan visual yang menarik. Keberhasilan diukur melalui insight Instagram seperti jumlah Like, komentar, dan tayangan. Instagram dipilih karena kekuatan visualnya dan jangkauan luasnya, sehingga efektif dalam menarik audiens dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program ini.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Konten Kreator, Dinas Kehutanan, Jumat Menanam, Instagram, partisipasi masyarakat, pelestarian hutan.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16805Pengaruh Kredibilitas Informasi Terhadap Keputusan Jual Beli di Facebook Marketplace2025-02-20T15:59:25+08:00Fahriza Wiratamarizawr5@gmail.comSophia Novitasophia.novita@unisba.ac.id<p>Dalam aktivitas belanja online, pembeli mengandalkan informasi yang berasal dari pemasar produk dan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan pembelian barang tersebut. Maraknya penipuan melalui marketplace membuat kredibilitas informasi berpengaruh dalam pengambilan keputusan jual beli. Kredibilitas informasi diukur oleh medium dan pesan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kredibilitas informasi terhadap keputusan jual beli online pada platform facebook marketplace. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknis analisis dengan analisis regresi linear berganda. Setiap variabel telah valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas informasi berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan jual beli di facebook marketplace.</p> <p> </p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16816Analisis Resepsi Dalam Video “Pengeluaran Duit Gen Z Itu Aneh!”2025-02-20T16:00:49+08:00Aldi Nurfalahnurfalahaldi@gmail.comDoddy Iskandar Cdoddy.iskandar.cn@gmail.com<p><strong>Abstract</strong>. <em>Generation Z is the majority population in Indonesia today, and technological advancements have led them to develop consumerist tendencies, primarily due to low financial literacy. Financial literacy can be accessed through social media platforms like YouTube, with one channel, Satu Persen, offering such content. This study aims to understand how Generation Z interprets and gives meaning to financial literacy content on the Satu Persen channel. Using a qualitative method with Stuart Hall's encoding-decoding theory, the research identifies three audience positions: dominant, negotiated, and oppositional. Informants in the study are active YouTube users from Generation Z. Data was gathered through interviews, observation, and literature review. The analysis of the audience’s interpretation of the video "PENGELUARAN DUIT GEN Z ITU ANEH" revealed the following: in the discourse of Gen Z's unusual spending habits, 1 informant was in the dominant position, 3 in the negotiated position, and 1 in the oppositional position; in the financial tips discourse for Gen Z, 5 informants were in the dominant position; and in the discourse about the need for Gen Z to own assets, 4 informants were in the dominant position and 1 in the negotiated position.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Generasi Z merupakan mayoritas populasi di Indonesia saat ini. Kemajuan teknologi telah mendorong mereka untuk memiliki kecenderungan konsumtif, yang sebagian besar disebabkan oleh rendahnya tingkat literasi keuangan. Literasi keuangan dapat diakses melalui berbagai platform media sosial, termasuk YouTube. Salah satu <em>channel</em> YouTube yang menghadirkan konten literasi keuangan adalah channel Satu Persen. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana generasi Z menafsirkan dan memberikan makna terhadap konten literasi keuangan di <em>channel </em>Satu Persen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menerapkan analisis resepsi teori encoding-decoding Stuart Hall. Akhirnya, audiens dapat terbagi menjadi tiga posisi: dominan, negosiasi, dan oposisi. Informan penelitian ini adalah generasi Z sebagai pengguna aktif YouTube. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Berdasarkan pemaknaan khalayak terhadap konten literasi keuangan dalam video "PENGELUARAN DUIT GEN Z ITU ANEH", berikut hasil mengenai pemaknaan informan pada tiga wacana yang ada dalam video: pada wacana pola pengeluaran uang gen Z aneh, terdapat 1 informan di posisi dominan, 3 informan di posisi negosiasi, dan 1 informan di posisi oposisi; pada wacana tips keuangan bagi gen Z, terdapat 5 orang di posisi dominan; dan pada wacana gen Z perlu memiliki aset, terdapat 4 orang di posisi dominan, dan 1 orang di posisi negosiasi.</p> <p> </p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16819Komunikasi Antar Pribadi Instruktur Dengan Murid Dalam Membangun Komunikasi Efektif2025-02-20T16:02:19+08:00Azka Aulia Rachmanazkarachman30@gmail.comRaditya Pratama Putraradityapratamaputra15@gmail.com<p><strong>Abstract. </strong>This research aims to explore the effectiveness of the Rhythm Therapy method in learning music for students with disabilities and autism at Noise Creator, focusing on the role of effective interpersonal communication and the development of cognitive, motor and social skills. Through a qualitative approach involving in-depth interviews, observation, and literature review, this research explores the application of the method in the context of inclusive music education. The results revealed three main findings, among others, that deep interpersonal communication between instructors and students is key in creating effective and meaningful learning. The instructor's personalized and interactive approach is able to increase students' interest, create a comfortable learning atmosphere, and support their learning needs and styles. The Rhythm Therapy program is proven to be effective in building harmonious communication, increasing students' confidence, and supporting the development of musical skills and stronger interpersonal relationships. This research demonstrates the great potential of Rhythm Therapy as an inclusive method that supports education and therapy through music.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode Rhythm Therapy dalam pembelajaran musik bagi murid difabel dan autis di Noise Creator, dengan fokus pada peran komunikasi interpersonal yang efektif dan pengembangan keterampilan kognitif, motorik, serta sosial. Melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka, penelitian ini menggali penerapan metode tersebut dalam konteks pendidikan musik inklusif. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama antara lain, komunikasi interpersonal yang mendalam antara instruktur dan murid menjadi kunci dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Pendekatan personal dan interaktif dari instruktur mampu meningkatkan ketertarikan murid, menciptakan suasana belajar yang nyaman, serta mendukung kebutuhan dan gaya belajar mereka. Program Rhythm Therapy terbukti efektif dalam membangun komunikasi yang harmonis, meningkatkan kepercayaan diri murid, serta mendukung pengembangan keterampilan musik dan hubungan interpersonal yang lebih kuat. Penelitian ini menunjukkan potensi besar Rhythm Therapy sebagai metode inklusif yang mendukung pendidikan dan terapi melalui musik.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16822Komunikasi Motivasional Pelatih Pada Atlet Balap Sepeda 2025-02-20T16:03:53+08:00Arif Setiadiarifsetiadi084@gmail.comM Subur Drajatmohammad.subur@unisba.ac.id<p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>The research focuses on motivational communication of coaches with bicycle racing in Bandung because this research examines how coaches communicate motivation to their athletes during training. The purpose of this study is to describe the communication of motivation, experience and meaning that a coach gives to his athletes. The method to be applied in this research is a qualitative method with a phenomenological study design. Regarding data collection, researchers applied in-depth interview techniques and then narrated and described experiences that someone had experienced in their life. And it is also necessary to obtain data using documentation methods and visual methods. </em><em>The results of the research show that the communication of motivation, meaning and experience that occurs between coaches of Bandung City bicycle racing athletes works by complementing each other. so that they can convey the best motivation to their athletes by providing real examples that are proven to be true. Coaching carried out by coaches for athletes must be carried out without interruption so that they can achieve the same goals and create outstanding athletes.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Communication, Motivational Communication, Coach, Athlete</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini berfokus pada komunikasi motivational pelatih dengan atlet balap sepeda Kota Bandung karena penelitian ini meneliti tentang bagaimana pelatih melakukan komunikasi memotivasi kepada atletnya pada saat latihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan komunikasi motivasi, pengalaman serta makna yang diberikan seorang pelatih kepada atlet-atletnya. Metode yang hendak diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif berdesain studi fenomenologi. Terkait pengumpulan data peneliti menerapkan teknik wawancara mendalam kemudian dinarasikan serta menggambarkan pengalaman yang pernah seseorang alami dalam kehidupannya, dan dibutuhkan juga mendapatkan data dengan metode dokumentasi maupun metode visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi motivasi, makna dan pengalaman yang terjadi antara pelatih pada atlet balap sepeda Kota Bandung berjalan dengan adanya saling melengkapi satu sama lain sehingga bisa menyampaikan motivasi terbaik kepada atletnya dengan memberikan sebuah contoh-contoh nyata yang terbukti benar adanya. Pembinaan yang dilakukan oleh pelatih kepada atletnya harus dilakukan tanpa jeda sehingga bisa menghasilkan tujuan yang sama dan bisa menciptakan atlet yang berprestasi.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Komunikasi, Komunikasi Motivational, Pelatih, Atlet</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16823Pengaruh Media Sosial Youtube Terhadap Partisipasi Politik Pada Mahasiswa2025-02-25T14:05:44+08:00Irbah Muthiah Fuadahirbahmf@gmail.comSeptiawan Santana Kurniaseptiawan@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> This study is titled The Influence of YouTube Social Media on Political Participation Among Students (A Simple Linear Regression Study on the Influence of Political Content on the @Pandji.Pragiwaksono YouTube Account on the Political Participation of Fikom Universitas Islam Bandung Students Class of 2021 Who Watch Pandji Pragiwaksono's Content). The study employs the media exposure theory, which encompasses the dimensions of frequency, attention, and duration. The method used is simple linear regression analysis to measure the causal relationship between YouTube social media as the independent variable and student political participation as the dependent variable. Data analysis includes descriptive tests, classical assumption tests, simple linear regression tests, t-tests, and the coefficient of determination, conducted using SPSS version 25. The research population comprises 314 Fikom Unisba students from the Class of 2021 who have watched content on the @Pandji.Pragiwaksono YouTube channel, with 76 respondents selected through a survey targeting Class of 2021 students in Universitas Islam Bandung’s Faculty of Communication (Fikom) who watch Pandji Pragiwaksono's content. Data was collected using an online questionnaire. The findings show that the frequency, attention, and duration of media exposure significantly influence students' political participation, as evidenced by the t-value being greater than the t-table value. These findings highlight that YouTube political content can enhance political awareness and engagement among young people. This study provides insights for content creators to develop more effective social and political issue-based materials.</p> <p><strong>Keywords</strong>: Social media, YouTube, political participation, media exposure, students</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini berjudul Pengaruh Media Sosial YouTube terhadap Partisipasi Politik pada Mahasiswa. Studi ini menganalisis pengaruh konten politik di akun YouTube @Pandji.Pragiwaksono terhadap partisipasi politik mahasiswa Fikom Universitas Islam Bandung Angkatan 2021 yang menonton kontennya. Penelitian menggunakan teori terpaan media (frekuensi, atensi, dan durasi) serta metode regresi linier sederhana untuk mengukur hubungan antara YouTube sebagai variabel independen dan partisipasi politik sebagai variabel dependen. Analisis data mencakup uji deskriptif, asumsi klasik, regresi linier sederhana, uji-t, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS versi 25. Populasi penelitian adalah 314 mahasiswa Fikom Unisba Angkatan 2021, dengan 76 responden yang dipilih melalui survei daring.Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi, atensi, dan durasi terpaan media berpengaruh signifikan terhadap partisipasi politik mahasiswa, dibuktikan oleh nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel. Temuan ini menunjukkan bahwa konten politik di YouTube dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan politik generasi muda. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pembuat konten untuk mengembangkan materi berbasis isu sosial dan politik yang lebih efektif.</p> <p><br><strong>Kata Kunci</strong>: Media sosial, YouTube, partisipasi politik, terpaan media, mahasiswa</p> <p> </p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16868Pengaruh Aktivitas di Taman Literasi Terhadap Keterampilan Berkomunikasi Peserta Didik SMPN 4 Bandung2025-02-20T16:05:19+08:00Ikhsan Dewantodewanto146@gmail.comDedeh Fardiahdedeh@unisba.ac.id<p>Dalam membentuk karakter seseorang, pendidikan memegang peranan yang sangat penting. Pendidikan memungkinkan individu mengakses peluang dan mengembangkan beragam keterampilan dan pengetahuan untuk mencapai potensi terbaiknya. Keterampilan literasi dan pendidikan memiliki hubungan yang erat. Keterlibatan dalam kegiatan literasi adalah metode untuk meningkatkan tingkat pendidikan. Tingkat pendidikan memiliki dampak yang penting terhadap kemampuan seseorang dalam memahami literasi. Aktivitas literasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh aktivitas di taman literasi terhadap keterampilan komunikasi peserta didik SMP Negeri 4 Bandung. Penelitian ini menggunakan Teori S-R. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik dari SMP 4 Negeri Bandung yang berjumlah 915 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan rumus Slovin dan didapatkan hasil sampel sebanyak 91 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara Aktivitas di Taman Literasi (X) terhadap Keterampilan Berkomunikasi (Y). Hasil tersebut diperoleh dari hasil Uji F, yang menunjukkan nilai Sig. sebesar 0,000, yang berarti Sig. < 0,05. Oleh karena itu, H0 ditolak dan H1 diterima. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Square) yang diperoleh adalah 0,698, yang menunjukkan bahwa pengaruh Aktivitas di Taman Literasi (X) terhadap Keterampilan Berkomunikasi (Y) adalah sebesar 69,8%, menandakan pengaruh yang kuat.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16878Komunikasi Pemasaran Beachy Looks Melalui Media Sosial Instagram2025-02-20T16:08:19+08:00Farel Rizky Abdillahpulangpergiii30@gmail.comMaman Suhermanmamansuherman.unisba@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Marketing communications are digital marketing communications that enable direct interaction between brands and consumers through interactive media, allowing users to change information in real-time. The communication theory in this research uses New Media Theory, offering interactivity allowing users to choose the information they consume, control the resulting information output, and make choices according to the wishes of the Beachy Looks Bandung Brand Owner. The aim of this research is to find out how marketing communications for Beachy Looks is done via Instagram social media. This research methodology uses qualitative, with a case study approach, and uses a constructivist paradigm. Data collection was carried out by interviews and in-depth observation. It is hoped that the results of this research will reveal how the admin of @beachylooks markets his products, attracts the masses with content, and uses Instagram social media as a tool to market his products.</p> <p><strong>Key Word:</strong> <em>Marketing Communications, Brand Owner, Instagram</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak.</strong> Komunikasi pemasaran adalah komunikasi pemasaran digital yang memungkinkan interaksi langsung antara merek dan konsumen melalui media interaktif, yang memungkinkan pengguna untuk mengubah informasi secara real-time. Teori komunikasi dalam penelitian ini menggunakan Teori New Media menawarkan interaktivitas memungkinkan pengguna untuk memilih informasi yang dikonsumsi, mengendalikan keluaran informasi yang dihasilkan, serta membuat pilihan sesuai keinginan Owner Brand Beachy Looks Bandung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komunikasi pemasaran beachy looks melalui media sosial Instagram. Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif, dengan pendekatan studi kasus, dan menggunakan paradigma konstruktivisme. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan observasi mendalam. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan akan mengungkapkan bagaimana tahap admin @beachylooks memasarkan produknya, menarik massa dengan konten, dan menggunakan media sosial Instagram sebagai alat untuk memasarkan produknya.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Komunikasi Pemasaran, Owner Brand, Instagram</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16885Implementasi Bauran Pemasaran Digital Wisata Edutaiment2025-02-20T16:10:07+08:00Mochammad Wendra Dwi Utamawendra.dwiutama@gmail.comRaditya Pratama Putraraditya.pratama@unisba.ac.id<p><strong>Abstract </strong><em>The context of this research is that technology is developing rapidly, one of which is marketing activities which have now shifted to digital. Initially, marketing still used conventional media, but now marketing has transitioned to the digital marketing era, where business actors can create great opportunities for industry to use the Internet as the main tool to reach potential consumers. Through various digital platforms such as websites, social networks and mobile applications, tourism destinations can create a strong online presence. The marketing mix itself is the combination or collection of marketing strategies and tactics used by a company to promote its products and services in the digital space. The digital marketing mix includes various online elements and channels designed to achieve a company's marketing goals, as well as corporate tools to achieve company goals through effective marketing campaigns. This study adopted a qualitative approach and a case study approach, where the data collection techniques for this study included the collection and analysis of descriptive data such as interviews, observations, or document analysis. The subjects of this research are employees or staff of PT Dirgantara Indonesia's edutainment program.</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Konteks penelitian ini adalah teknologi berkembang pesat, salah satunya kegiatan pemasaran kini sudah beralih ke digital. Pada awalnya pemasaran masih menggunakan media konvensional, namun kini pemasaran telah beralih ke era pemasaran digital, dimana pelaku usaha dapat menciptakan peluang besar bagi industri untuk memanfaatkan Internet sebagai alat utama untuk menjangkau konsumen potensial. Melalui berbagai platform digital seperti situs web, jejaring sosial, dan aplikasi seluler, destinasi pariwisata dapat menciptakan kehadiran online yang kuat. Bauran pemasaran sendiri merupakan kombinasi atau kumpulan strategi dan taktik pemasaran yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk mempromosikan produk dan layanannya di ruang digital. Bauran pemasaran digital mencakup berbagai elemen dan saluran online yang dirancang untuk mencapai tujuan pemasaran perusahaan, serta alat perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan melalui kampanye pemasaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan studi kasus, dimana teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi pengumpulan dan analisis data deskriptif seperti wawancara, observasi, atau analisis dokumen. Subjek penelitian ini adalah karyawan atau staf program edutainment PT Dirgantara Indonesia</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16942Membongkar Hoaks : Peran Instagram @jabarsaberhoaks dalam Klarifikasi Hoaks terhadap Kebutuhan Informasi Followers. 2025-02-20T16:11:37+08:00Clara Cantika Subarjaclaracantikasubarja3@gmail.comIndri Rachmawatiindri.rachmawati@unisba.ac.id2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16946Analisis Strategi Promosi Rumah Makan Padang Payakumbuah2025-02-20T16:15:22+08:00Muhammad Fauzan Bela Abdifauzanabdi31@gmail.comMochammad Rochimmochammad.rochim@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> Padang Payakumbuah Restaurant is one of the Padang Restaurants owned by Arief Muhammad. Padang Payakumbuah Restaurant provides an authentic taste that differentiates it from other Padang Restaurants because some of the dishes served are imported directly from Padang. This research aims to find out promotional strategy steps, including knowing advertising strategies and digital promotional strategies carried out by the Padang Payakumbuah Restaurant. The research method used is a qualitative method, while the research approach used by researchers is a case study approach. In this research, researchers carried out data collection techniques by interviewing the head of the marketing team from the Padang Payakumbuah Restaurant. The results of this study are that the advertising method used by Payakumbuah uses various media, namely using online and offline media, then sales promotion using a membership program that aims to bind customer loyalty and can increase purchase volume, as well as digital promotion with interesting content and collaboration with YouTube influencers can attract customers to come to Payakumbuah.</p> <p>Keywords: <em>Promotion Strategy, Marketing mix, promotional mix, Rumah Makan Padang Payakumbuah</em>.</p> <p> </p> <p><strong>Abstrak.</strong> Rumah Makan Padang Payakumbuah merupakan salah satu Rumah Makan Padang milik Arief Muhammad. Rumah Makan Padang Payakumbuah memberikan cita rasa otentik yang membedakan dengan Rumah Makan Padang yang lainya karna beberapa menu masakan yang di sajikan langsung di impor dari Padang nya langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Langkah – Langkah strategi promosi di antara lain dengan untuk mengetahui strategi periklanan dan strategi promosi digital yang di lakukan oleh Rumah Makan Padang Payakumbuah. Metode peenelitian yang di gunakan ialah metode kualitatif, sedangkan pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini peneliti melakukan teknik pengambilan data dengan cara wawancara bersama kepala tim marketing dari Rumah Makan Padang Payakumbuah. Hasil penelitian ini yaitu metode periklanan yang di gunakan payakumbuah menggunakan berbagai macam media yaitu menggunakan media online dan offline, lalu promosi penjualan menggunakan program membership yang bertujuan mengikat loyaltas pelanggan dan dapat meningkatkan volume pembelian, serta promosi digital dengan konten-konten yang menarik dan kolaborasi dengan influencer youtuber dapat menari pelanggan untuk datang ke Payakumbuah</p> <p>Kata Kunci: Strategi Promosi, bauran pemasaran, bauran promosi, Rumah makan padang payakumbuah</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/16978Strategi Penyampaian Pesan Dakwah Melalui Konten Visual di Instagram2025-02-20T16:16:52+08:00Dimas Indra Gunawandimassindra212@gmail.comSophia NovitaSophia.novita@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> Social media is now an important platform in disseminating information, especially da'wah. Instagram as one of the social media that is now almost used by all groups, has been utilized by various accounts to convey Islamic messages and learning that combines modern science with Islamic values harmoniously, one of which is the Instagram account @Percikanimanlearning. In this study, the methodology used is a qualitative methodology with a case study approach. The purpose of this study is to determine the process of creating animated da'wah content carried out by the Instagram account @Percikanimanlearning, to determine the packaging of narrative messages carried out by the Instagram account @Percikanimanlearning in creating content on Instagram, to determine what factors are obstacles to creating animated content for the Instagram account @Percikanimanlearning, and to determine the reasons why the Instagram account @Percikanimanlearning uses visual content on Instagram. The data collection techniques used were interviews, observations, and documentation. Interviews were conducted with Rima Rahmawati as the Manager of Percikan Iman Learning and Followers of Percikan Iman Learning. The results of this study indicate that the process of creating animated da'wah content on the Instagram account @percikanimanlearning involves research, narrative preparation, visual development, and content publication. Da'wah messages are presented with relevant narratives and attractive visuals to improve religious literacy and audience engagement, especially Gen Z. This account utilizes the potential of Instagram as a visual platform to attract attention and increase engagement. The main obstacles faced are limited human resources and high workloads, which are overcome through collaboration strategies and team management.</p> <p><strong>Keywords</strong>: Instagram, Digital Da'wah, Narrative Messages, Visual Content, Animation</p> <p> </p> <p><strong>Abstrak </strong>Media sosial kini menjadi platform penting dalam menyebarkan informasi, terkhususnya dakwah. Instagram sebagai salah satu media sosial yang kini hampir digunakan oleh semua kalangan, telah dimanfaatkan oleh berbagai akun untuk menyampaikan pesan Islami serta pembelajaran yang menggabungkan ilmu pengetahuan modern dengan nilai keislaman secara harmonis, salah satunya akun Instagram @Percikanimanlearning. Dalam penelitian ini metodologi yang digunakan ialah metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pembuatan konten animasi dakwah yang dilakukan oleh akun Instagram @Percikanimanlearning, mengetahui pengemasan pesan naratif yang dilakukan akun Instagram @Percikanimanlearning dalam membuat konten di Instagram, mengetahui faktor apa saja yang menjadi hambatan pembuatan konten animasi bagi akun instagram @Percikanimanlearning,serta mengetahui alasan akun Instagram @Percikanimanlearning menggunakan konten visual di Instagram. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada Rima Rahmawati selaku Manager Percikan Iman Learning dan Followers Percikan Iman Learning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembuatan konten animasi dakwah di akun Instagram @percikanimanlearning melibatkan riset, penyusunan narasi, pengembangan visual, dan publikasi konten. Pesan dakwah disajikan dengan narasi relevan dan visual menarik untuk meningkatkan literasi keagamaan serta keterlibatan audiens, khususnya Gen Z. Akun ini memanfaatkan potensi Instagram sebagai platform visual untuk menarik perhatian dan meningkatkan engagement, Adapun Hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan SDM dan tingginya beban kerja, yang diatasi melalui strategi kolaborasi dan pengelolaan tim.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Instagram, Dakwah Digital, Pesan Naratif, Konten Visual, Animasi</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17003Hubungan Gaya Komunikasi Kepemimpinan Dengan Kepuasan Kerja Karyawan2025-02-20T16:21:23+08:00Muhammad Zaidan Abyanzaidanabiyan@gmail.comAni Yuningsihyuningsihani@yahoo.com<p><strong>Abstract.</strong> <em>Communication leadership style is one of the factors that can </em><em> </em><em>affect employee job satisfaction. This study aims to test the relationship </em><em> </em><em>between communication leadership style and employee job satisfaction at </em><em> </em><em>PT. Elcorps.</em> <em>This study uses a quantitative method with a survey approach. </em><em> </em><em>The research data were obtained through questionnaires distributed to 100 </em><em> </em><em>employees of PT. Elcorps. Data analysis was performed using Pearson </em><em> </em><em>correlation test.</em> <em>The results of the study showed that there was a positive </em><em> </em><em>and significant relationship between communication leadership style and </em><em> </em><em>employee job satisfaction at PT. Elcorps. This shows that employees who </em><em> </em><em>have leaders with better communication leadership styles tend to be more </em><em> </em><em>satisfied with their work.</em></p> <p><strong>Key Word:</strong> Communication leadership styles, Job satisfaction, Employees, PT. Elcorps.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Gaya kepemimpinan komunikasi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara gaya kepemimpinan komunikasi dengan kepuasan kerja karyawan PT. Elcorps. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Korelasional. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 karyawan PT. Elcorps. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan komunikasi dengan kepuasan kerja karyawan PT. Elcorps. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki pemimpin dengan gaya kepemimpinan komunikasi yang lebih baik akan cenderung lebih puas dengan pekerjaannya.</p> <p><strong>kata kunci:</strong> Gaya kepemimpinan komunikasi, Kepuasan kerja, Karyawan, PT. Elcorps.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17024Adaptasi Budaya Mahasiswa Perantau Dari Lingga di Kota Bandung2025-02-20T16:24:44+08:00Sendy Boysendy4406@gmail.comThia Muthia Umar tia@unisba.ac.id<p>Abstract. Cultural adaptation is a complex and dynamic process that requires effort and time from migrant students. This study provides important contributions to understanding how migrant students from Lingga adapt to a new environment. The aim of this research is to understand the cultural adaptation carried out by migrant students from Lingga in Bandung. This adaptation process is crucial to study because the significant cultural and environmental differences between the home region and the place of study can affect academic success and students' psychological well-being. This research uses a qualitative approach with an ethnographic communication method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The informants in this study are students from Lingga who are currently pursuing education in Bandung. This study focuses on adaptation aspects including social interaction, barriers, and strategies for adjustment to the new culture. Ethnographic communication starts with identifying distinctive behaviors within a community and ends with explaining communication patterns within that community. The results of this study show how migrant students from Lingga adapt to the new culture in Bandung through communicative situations, communication events, and communicative acts. Two informants adjust their speaking style, such as tone and tempo, to align with local norms, while also using Indonesian as a communication bridge. They overcome the challenges of differences in speaking styles by explaining their cultural background and adapting to the way the people of Bandung speak. This adaptation creates harmonious social relationships and enriches their understanding of cultural diversity.<br>Keywords: Cultural adaptation, Imigrant Students, Communication Ethnography.<br>Abstrak. Adaptasi budaya merupakan proses yang kompleks dan dinamis, yang membutuhkan usaha serta waktu dari mahasiswa perantau. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana mahasiswa perantau dari Lingga beradaptasi di lingkungan baru. penelitian ini bertujuan untuk memahami adaptasi budaya yang dilakukan oleh mahasiswa perantau asal Lingga di Kota Bandung. Proses adaptasi ini penting untuk dipelajari karena perbedaan budaya dan lingkungan yang signifikan antara daerah asal dan tempat studi dapat mempengaruhi keberhasilan akademik serta kesejahteraan psikologis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa asal Lingga yang sedang menempuh pendidikan Bandung. Penelitian ini berfokus pada aspek-aspek adaptasi yang meliputi interaksi sosial, Hambatan dan strategi penyesuaian terhadap budaya baru. Etnografi komunikasi dimulai dengan mengidentifikasi perilaku khas dalam suatu komunitas dan diakhiri dengan menjelaskan pola komunikasi dalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana mahasiswa perantau asal Lingga beradaptasi dengan budaya baru di Bandung melalui situasi komunikatif, peristiwa komunikasi, dan tindak komunikatif. Dua orang Informan menyesuaikan gaya bicara mereka, seperti nada suara dan tempo, agar sesuai dengan norma lokal, serta menggunakan bahasa Indonesia sebagai jembatan komunikasi. Mereka mengatasi tantangan perbedaan gaya bicara dengan menjelaskan latar belakang budaya mereka dan menyesuaikan diri dengan cara berbicara masyarakat Bandung. Adaptasi ini menciptakan hubungan sosial yang harmonis dan memperkaya pemahaman mereka tentang keragaman budaya.<br>Kata kunci: Adaptasi budaya, Mahasiswa Perantau, Etnografi Komunikasi.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17048Komunikasi Ritual Dalam Upacara Adat Sunda2025-02-20T16:26:22+08:00Naufal Ashil Rizqullohnaufalashilrizqulloh@gmail.comMaman Suhermanmaman.suherman@unisba.ac.id<p><strong>Abstract. </strong><em>Mapag Panganten, which comes from the words “Mapag” meaning welcome or pick up, and “Panganten” meaning bride, is one of the traditional Sundanese wedding processions that is rich in cultural values and symbolism. This procession reflects the sacredness of the wedding moment. However, the times have eroded the authenticity and meaning in this sequence, reducing the sacredness that should be present in the union of two individuals in holy vows. This study aims to observe the implementation of Mapag Panganten in Padepokan Kalangkamuning, which is known to maintain its authenticity. The research used a qualitative method with Dell Hymes' communication ethnography approach, which involves indicators of communicative situations, communicative events, and communicative actions, and was supported by George Herbert Mead's symbolic interaction theory. The results show that Mapag Panganten contains ritual communication functions that are realized through verbal and nonverbal communication. This finding underscores the importance of community understanding of cultural values and meanings in traditional ceremonies, so that they are not only seen as entertainment, but also as a meaningful cultural heritage.</em></p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>Mapag Panganten, Ritual Communication, Communication Ethnography, Padepokan Kalangkamuning.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak. </strong>Mapag Panganten, yang berasal dari kata "Mapag" berarti menyambut atau menjemput, dan "Panganten" berarti pengantin, merupakan salah satu prosesi adat pernikahan Sunda yang kaya akan nilai budaya dan simbolisme. Prosesi ini mencerminkan kesakralan momen pernikahan. Namun, perkembangan zaman telah menggerus keaslian dan makna dalam rangkaian ini, mengurangi kesakralan yang seharusnya hadir dalam penyatuan dua individu dalam janji suci. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi pelaksanaan Mapag Panganten di Padepokan Kalangkamuning, yang dikenal mempertahankan keasliannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi dari Dell Hymes, yang melibatkan indikator situasi komunikatif, peristiwa komunikatif, dan tindakan komunikatif, serta didukung oleh teori interaksi simbolik George Herbert Mead. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mapag Panganten memuat fungsi komunikasi ritual yang diwujudkan melalui komunikasi verbal dan nonverbal. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemahaman masyarakat terhadap nilai dan makna budaya dalam upacara adat, sehingga tidak hanya dipandang sebagai hiburan, tetapi juga sebagai warisan budaya yang penuh makna.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong><em>Mapag Panganten, Komunikasi Ritual, Etnografi Komunikasi, Padepokan Kalangkamuning.</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17056Proses Komunikasi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan (Studi Kasus)2025-02-25T14:07:00+08:00Danya Ageng LestariDanyaageng16@gmail.comMaman Suhermanmamansuherman.unisa@gmail.com<p><strong>Abstract. </strong>This research is motivated by the uniqueness of Area Lukis Braga in carrying out the marketing communication process in increasing sales. This study aims to determine the engagement process of Area Lukis Braga through marketing communication on the Instagram account, the content of Area Lukis Braga's marketing communication on the Instagram account, the form of promotional activities in increasing sales by the Instagram account, and to find out that marketing communication is only carried out on the Instagram account @Arealukisbraga. This study uses a qualitative research method with a case study approach. The theory used is the new media theory and the Integrated Marketing Communication (IMC) model. Data collection techniques in this study were carried out using observation, interview, and documentation techniques. The results of this study are that Area Lukis Braga builds engagement on Instagram by interacting through Direct Message (DM) and comments to provide fast and definite information related to operations, Area Lukis Braga maximizes Instagram features such as hashtags (#) and instastory to increase sales and includes discount vouchers or painting packages to attract users, Area Lukis Braga focuses on promoting painting by collaborating with coffee shops and brands, as well as displaying painting products at various events, and finally Area Lukis Braga uses Instagram as the main platform to increase awareness, by utilizing features such as Direct Message (DM), bio profile, stories, and reels to spread information and promote products.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan Area Lukis Braga dalam melakukan proses komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan. Pada penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui proses engagement Area Lukis Braga melalui komunikasi pemasaran pada akun Instagram, konten komunikasi pemasaran Area Lukis Braga pada akun Instagram, bentuk aktivitas promosi dalam meningkatkan penjualan oleh akun Instagram, dan untuk mengetahui komunikasi pemasaran hanya dilakukan pada akun Instagram @Arealukisbraga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan ialah teori new media dan model Integrated Marketing Communication (IMC). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini Area Lukis Braga membangun engagement di Instagram dengan berinteraksi melalui Direct Message (DM) dan komentar untuk memberikan informasi cepat dan pasti terkait operasional, Area Lukis Braga memaksimalkan fitur Instagram seperti hastag (#) dan instastory untuk meningkatkan penjualan serta menyertakan voucher diskon atau paket melukis untuk menarik pengguna, Area Lukis Braga fokus pada promosi seni lukis dengan berkolaborasi dengan coffe shop dan brand, serta menampilkan produk melukis di berbagai acara, dan yang terakhir Area Lukis Braga menggunakan Instagram sebagai paltfrom utama utama untuk meningkatkan awareness, dengan memanfaatkan fitur seperti Direct Message (DM), bio profile, stories, dan reels untuk menyebarkan informasi dan mempromosikan produk.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17122Hubungan Penyajian Pesan Iklan Di Instagram Dengan Keputusan Pembelian Produk2025-02-20T16:29:46+08:00Sulthan Mardiansyahsulthanmardiansyah@gmail.comAnne Ratnasarianne.ratnasari@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> <em>Decision to purchase MiracleMates brand products on Instagram. The main focus of this research is on three key variables: advertising intensity, advertising message content, and advertising attractiveness. By using quantitative correlational methods and a positivism paradigm, this research seeks to measure and analyze whether these variables are related to purchasing decisions among followers of the Instagram account @miraclemates. Data analysis will be carried out using statistical techniques to determine the correlation between these variables. The theory used is media exposure. This research applies a probability sampling approach. The sample in this study consisted of 100 respondents. Researchers used Spearman rank test analysis with data collection methods through questionnaires. The results of this research show that there is a relationship between the presentation of advertising messages and purchasing decisions with a correlation coefficient of 0.697 with a significance value of <0.001, which means that H0 is rejected and H1 is accepted. This indicates that there is a relationship between the presentation of advertising messages and product purchase decisions uploaded by the Instagram account @miraclemates.</em></p> <p><strong>Abstrak </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara penyajian iklan dengan keputusan pembelian produk brand MiracleMates di Instagram. Fokus utama penelitian ini pada tiga variabel kunci: intensitas iklan, isi pesan iklan, dan daya tarik iklan. Dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional dan paradigma positivisme, penelitian ini berusaha mengukur dan menganalisis apakah variabel-variabel tersebut berhubungan dengan keputusan pembelian dalam pengikut akun Instagram @miraclemates. Analisis data akan dilakukan menggunakan teknik statistik untuk menentukan korelasi antara variabel-variabel tersebut. Teori yang digunakan yaitu terpaan media. Penelitian ini menerapkan pendekatan <em>probability sampling</em>. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden. Peneliti menggunakan analisis uji <em>rank spearman</em> dengan metode pengambilan data melalui kuisioner. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan penyajian pesan iklan dengan keputusan pembelian dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,697 dengan nilai signifikansi <0,001 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menandakan bahwa adanya Hubungan Penyajian Pesan Iklan Dengan Keputusan Pembelian Produk yang diunggah oleh akun Instagram @miraclemates.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17158Strategi Komunikasi Pr (Public Relation) Kpid Jawa Barat Dalam Menangani Pelanggaran Isi Siaran Selama Pemilu 20242025-02-20T16:32:28+08:00Muhammad Daffamuhamdaffa023@gmail.comFerry DarmawanFerry@unisba.ac.id<p><strong>Abstract</strong> <em>The West Java Regional Indonesian Broadcasting Commission (KPID) plays an important role in monitoring and regulating broadcast content during the 2024 General Election. This research aims to identify and analyze the Public Relations (PR) communication strategy of KPID West Java in handling broadcast content violations during the General Election. Using a qualitative case study approach, this research highlights important elements in the PR strategy, including monitoring and evaluation of broadcast content, cooperation with broadcasters, training and education of broadcasters, and the use of social media and digital platforms for information dissemination. The research also examines the role of transparency and accountability in building public trust and managing crises and issues that arise. Results show that KPID West Java uses press releases, press conferences, social media, and websites for transparent and effective communication. Violations still occur due to lack of understanding of regulations and political pressure. Coordination between KPID divisions ensures effective handling of violations with clear and accurate communication to the public.</em></p> <p><strong>Keyword: </strong><strong><em>Key Word: Communication Strategy, Public Relation, KPID</em></strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat memainkan peran penting dalam mengawasi dan mengatur isi siaran selama Pemilu 2024. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi Public Relations (PR) KPID Jawa Barat dalam menangani pelanggaran isi siaran selama Pemilu. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menyoroti elemen-elemen penting dalam strategi PR, termasuk monitoring dan evaluasi konten siaran, kerjasama dengan lembaga penyiaran, pelatihan dan edukasi penyiar, serta penggunaan media sosial dan platform digital untuk penyebaran informasi. Penelitian juga mengkaji peran transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan publik serta pengelolaan krisis dan isu yang muncul. Hasil menunjukkan bahwa KPID Jawa Barat menggunakan press release, konferensi pers, media sosial, dan situs web untuk komunikasi yang transparan dan efektif. Pelanggaran tetap terjadi karena kurangnya pemahaman regulasi dan tekanan politik. Koordinasi antar divisi KPID memastikan penanganan pelanggaran yang efektif dengan komunikasi yang jelas dan akurat kepada publik.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><strong>Strategi Komunikasi, Humas, KPID</strong></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17167Efektivitas Manajemen Komunikasi Pada Proses Produksi Film Pendek di Kota Bandung 2025-02-25T14:08:50+08:00Luvitha Shauma PutriLuvithasp29@gmail.comAskurifai Baksin Askuri.fai@gmail.com<p>Dalam industri film, khususnya produksi film pendek, manajemen komunikasi yang baik diperlukan agar setiap anggota tim memahami peran, tanggung jawab, dan informasi penting. Salah satu pembuat film pendek di Kota Bandung adalah ABSURD Production, meskipun mereka menerapkan manajemen komunikasi, mereka masih menghadapi beberapa kendala dalam proses produksinya, seperti miskomunikasi antaranggota tim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat efektivitas manajemen komunikasi pada proses produksi film pendek di ABSURD Production. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, menggunakan paradigma positivisme dan menggunakan teori sistem sosial. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota tim produksi ABSURD Production dengan menggunakan teknik <em>sampling jenuh</em> sejumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, angket (kuesioner), dan studi kepustakaan. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas manajemen komunikasi di ABSURD Production mendapatkan skor 3,27 yang menunjukkan bahwa manajemen komunikasi ABSURD Production tergolong sangat efektif. Indikator tertinggi diperoleh pada indikator perencanaan komunikasi yaitu sebesar 3,35 dan nilai indikator terendah diperoleh pada indikator pelaksanaan komunikasi yaitu sebesar 3,11 yang dimana termasuk kedalam kategori efektif.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17347Strategi Promosi Angklung Melalui Konten Penokohan di Media Digital2025-02-20T16:34:08+08:00Evan Fadhlillahevanpangde@gmail.com Andalusia Neneng Permatasari, S.S., M.Hum., M.I.Kom.andalusia@unisba.ac.id<p><strong>Abstrak. </strong>Strategi promosi di media digital menjadi faktor penting dalam strategi pemasaran suatu tempat wisata budaya. Saung Angklung Udjo memiliki akun instagram @angklungudjo untuk memasarkan tempatnya ke khalayak luas. Dengan konten yang memiliki ciri khas kebudayaan sunda dan juga memperkenalkan peran tokoh budaya sunda dalam konten-koten instagram @angklungudjo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi budaya Sunda melalui media digital, dengan fokus pada konten promosi yang dipublikasikan di akun Instagram @angklungudjo, terutama mengapa konten tersebut selalu menyoroti tokoh-tokoh yang terdapat dalam konten instagram @angklungudjo. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan media sosial Instagram @angklungudjo sebagai media informasi dan edukasi mengenai alat musik angklung. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, paradigma konstruktivisme dan teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu, peneliti menggunakan uji keabsahan dengan teknik triangulasi sumber. Adapun subjek dari penelitian ini yaitu, Kepala Divisi dan staff media sosial Instagram @angklungudjo sebagai key informant. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pengelolaan Instagram @anglungudjo dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan mengelola serta sasaran yang dituju. Kemudian konten yang dihadirkan sebagai media informasi dan edukasi alat musik angklung berasal dari kolaborasi dengan tokoh atau organisasi dari bidang lain pada pentas acara angklung yang diselenggarakan oleh Saung Angklung Udjo. Konten tersebut diunggah dengan mengoptimalisasi fitur-fitur yang ada di Instagram.</p> <p><strong>Abstract. </strong><em>Promotion strategy in digital media is an important factor in the marketing strategy of a cultural tourism site. Saung Angklung Udjo has an Instagram account @angklungudjo to market its place to a wide audience. With content that is characterized by Sundanese culture and also introduces the role of Sundanese cultural figures in @angklungudjo Instagram content. This study aims to analyze the promotion strategy of Sundanese culture through digital media, focusing on the promotional content published on the @angklungudjo Instagram account, especially why the content always highlights the figures contained in the @angklungudjo Instagram content. This research was conducted with the aim of knowing the extent to which the management of Instagram @angklungudjo social media as a medium of information and education about angklung musical instruments. This research uses qualitative methods with a case study approach, constructivism paradigm and data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. In addition, researchers used validity testing with source triangulation techniques. The subjects of this research are the Head of Division and Instagram @angklungudjo social media staff as key informants. The results of this study found that the management of Instagram @anglungudjo was carried out by considering the ability to manage and the intended target. Then the content presented as information and educational media for angklung musical instruments comes from collaboration with figures or organizations from other fields on the angklung event stage organized by Saung Angklung Udjo. The content is uploaded by optimizing the features on Instagram. </em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17355Hubungan Tipe Kepribadian Ekstrovert Terhadap Komunikasi Interpersonal2025-02-20T16:35:56+08:00Atika Berliana Samsulatika.berliana31@gmail.comDian Widya Putridianwidyaputri@unisba.ac.id<p><strong>Abstract. </strong>Individuals with different personality types have different views on interpersonal interactions. As early adulthood grows, more and more early adult personalities are at odds with communication processes with parents such as interpersonal relationships, perceptions and ethics. The aim of this research is to find out how the extrovert personality type influences the impulsiveness and expressiveness aspects of early adult interpersonal communication with mothers. The theory used is transactional analysis theory. This research uses quantitative research with a correlational method using the Pearson product moment technique. The data collection technique used a questionnaire to 99 respondents from undergraduate students at Bandung Islamic University. The variables that researchers will relate are Variable X (the influence of extrovert personality type) as the independent variable and Variable Y (interpersonal communication) as the dependent variable. The results of this research show that there is a relationship between the Extrovert Personality Type and Interpersonal Communication with a correlation coefficient of 0.510 with a significance value of 0.000, which means that H1 is accepted. This indicates that there is a relationship between extroverted personality type and early adult interpersonal communication with mothers.</p> <h3>Keyword: interpersonal communication, extrovert personality type, early adulthood and mother</h3> <h3> </h3> <p><strong>Abstrak</strong>. Individu dengan tipe kepribadian yang berbeda-beda mempunyai pandangan yang berbeda dalam interaksi interpersonal. Dengan semakin bertambahnya pertumbuhan dewasa dini maka, semakin banyak kepribadian dewasa dini yang bertolak belakang dengan proses komunikasi dengan orang tua seperti hubungan interpersonal, persepsi dan etika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh tipe kepribadian ekstrovert pada aspek <em>impulsiveness </em>dan <em>expressiveness </em>terhadap komunikasi interpersonal dewasa dini terhadap ibu. Teori yang digunakan yaitu teori analisis transaksional. Penelitan ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional dengan menggunakan teknik pearson product moment. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner kepada 99 responden mahasiswa program sarjana Universitas Islam Bandung. Variabel yang akan peneliti hubungkan yaitu Variabel X (pengaruh tipe kepribadian ekstrovert) sebagai variabel independent dan Variabel Y (komunikasi interpersonal) sebagai variabrl dependent. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat Hubungan Tipe Kepribadian Ekstrovert terhadap Komunikasi Interpersonal dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.510 dengan nilai signifikansi 0.000 yang artinya H1 diterima. Hal ini menandakan bahwa adanya Hubungan Tipe Kepribadian Ekstrovert terhadap Komunikasi Interpersonal Dewasa Dini terhadap Ibu.</p> <p> </p> <h2>Kata kunci: komunikasi interpersonal, tipe kepribadian eksdtrovert, dewasa dini dan Ibu.</h2>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17373Representasi Maskulinitas Dalam Film Monster (2023)2025-02-25T14:10:16+08:00Ifa Aprilia Rahmawatiifafrilia19@gmail.comAskurifai BaksinAskuri.fai@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> This study aims to describe the depiction of masculinity through the characters in the film Monster (2023). The focus of this study is to reveal the signs of masculinity displayed by the characters in the film. The method used in this research is qualitative, with the research object being signs, objects and meaning in each scene and dialogue in the film. The research objects include all the characters in the film Monster (2023). Data collection techniques used were observation, documentation, interviews and literature study. Data analysis was carried out using Roland Barthes' semiotic analysis, to understand the meaning of the signs of masculinity visualized in the film Monster. The results of this research show that there are several meanings of masculinity in the film Monster in terms of denotation, connotation and myth. The denotative meaning visually depicts various aspects of masculinity through physical actions, interpersonal relationships, and emotional situations faced by the characters. The connotative meaning, this film explores the complexity of masculinity and represents how traditional masculinity norms continue to persist, but also face challenges. The myth that is built is to create a cultural narrative that is rooted in traditional masculinity while providing space for critical reflection. The meaning and message of this film successfully conveys a profound message about diversity and acceptance, as well as the challenges faced by individuals trying to find themselves in a society that often sees differences as a threat.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggambaran maskulinitas melalui karakter-karakter dalam film Monster (2023). Fokus penelitian ini adalah mengungkapkan tanda-tanda maskulinitas yang ditampilkan oleh tokoh-tokoh dalam film tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan objek penelitian berupa tanda, objek, dan makna pada setiap adegan dan dialog dalam film. Objek penelitian mencakup semua karakter yang ada dalam film Monster (2023). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, guna memahami makna tanda maskulinitas yang divisualisasikan dalam film Monster. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa makna maskulinitas dalam film Monster di tinjau dari denotasi, konotasi dan mitos. Makna denotasi secara visual menggambarkan berbagai sisi maskulinitas melalui tindakan fisik, relasi interpersonal, dan situasi emosional yang dihadapi para tokoh. Makna konotasi, film ini mendalami kompleksitas maskulinitas dan merepresentasikan bagaimana norma-norma maskulinitas tradisional terus bertahan, tetapi juga menghadapi tantangan. Mitos yang dibangun yaitu menciptakan narasi budaya yang berakar pada maskulinitas tradisional sekaligus memberikan ruang untuk refleksi kritis. Makna dan pesan dari film ini berhasil menyampaikan pesan mendalam tentang keragaman dan penerimaan, serta tantangan yang dihadapi oleh individu-individu yang berusaha menemukan diri mereka dalam masyarakat yang sering kali melihat perbedaan sebagai aancaman.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17379Strategi Pemberitaan Dalam Program SOBER di OZ Radio Bandung (R)2025-02-20T16:38:20+08:00Fildan Na'afi Firdausfildunnaafi@gmail.comSanti Indra Astutisanti@unisba.ac.id<p><strong><em>Abstract.</em></strong> Radio is a mass medium that delivers news, entertainment, education, and other content through audio. A successful radio broadcast is one that resonates with the public, offering content that appeals to a broad audience, particularly a specific target group. Radio programs, like the SOBER program on Oz Radio Bandung, attract listeners with unique content that keeps the broadcast dynamic and engaging. The goal of this study is to explore the news strategy of the SOBER program as a blend of entertainment and information, focusing on its interactive approach that sparks emotional engagement with listeners. By involving producers, assistant producers, and broadcasters, the SOBER program creates a friendly and entertaining environment through humor and current events. This qualitative study uses case study methodology, including interviews and observations, to analyze how SOBER’s news strategy effectively draws in and retains listeners. With its humorous delivery and interactive segments, SOBER provides both entertainment and information, building a connection with its audience under the tagline “your friendly station.”</p> <p><strong><em>Keywords : Radio, Entertainment, News, Current Information Packaging Trends</em></strong></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Radio adalah media massa yang menyampaikan berita, hiburan, edukasi, dan konten lainnya melalui audio. Siaran radio yang sukses adalah yang dapat diterima oleh publik dan menawarkan konten yang menarik bagi audiens yang luas, terutama kelompok target tertentu. Program radio, seperti program SOBER di Oz Radio Bandung, menarik pendengar dengan konten yang unik dan menjaga agar siaran tetap dinamis dan menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi strategi berita dari program SOBER sebagai gabungan antara hiburan dan informasi, dengan fokus pada pendekatan interaktif yang dapat membangkitkan keterlibatan emosional pendengar. Dengan melibatkan produser, asisten produser, dan penyiar, program SOBER menciptakan suasana yang ramah dan menghibur melalui humor dan topik-topik terkini. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus, termasuk wawancara dan observasi, untuk menganalisis bagaimana strategi berita SOBER berhasil menarik dan mempertahankan pendengar. Dengan penyampaian yang humoris dan segmen interaktif, SOBER tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga hiburan, sekaligus membangun kedekatan dengan audiens melalui tagline "your friendly station.</p> <p><strong>Kata Kunci : Radio, Hiburan, Pemberitaan, Tren Pengemasan Informasi Terkini</strong></p> <p> </p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17436Personal Branding Konten Kreator Di Instagram Reels 2025-02-25T14:11:35+08:00Shindi Salza Nur Auliashindiauliaaa@gmail.comSophia NovitaSophia.novita@unisba.ac.id<p><strong>Abstract</strong> </p> <p><em>Personal branding is an individual's strategy for introducing themselves. Personal branding on social media opens up opportunities to differentiate yourself, especially in the commercial world. By building a digital image that is consistent and distinctive, and can build a positive perception in the public, one can stand out among competitors in the commercial world. Instagram released the Instagram reels feature which is used by content creators to create various kinds of content. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach with two key informants based on purposive sampling with data collection through interviews, observation and documentation. The aim of this research is to find out how content creators interpret personal branding in the context of using Instagram reels, to find out what the content creator's motives are for carrying out personal branding on Instagram reels, to know and understand the content creator's experience in interpreting the motives behind personal branding and to find out The obstacles that exist within a content creator when building personal branding on Instagram Reels. The results of the research show that the informants interpret personal branding as a positive perception and the formation of distinctive characteristics, the informants also have several motives for creating personal branding, namely self-confidence, expressing oneself and increasing relationships, as well as in order motives, namely career path, consistency in creating content and external motives, as well as motives formed through experience, namely because motive, inspired motive, building positive values and in order motive, namely professional development and creative exploration, then there are internal obstacles formed through social</em><strong> </strong><em>interaction.</em></p> <p><strong>Keywords: </strong><strong><em>Instagram , reels, personal branding, content creator</em></strong></p> <p><strong>Abstrak.</strong> </p> <p><em>Personal branding </em>menjadi strategi individu untuk memperkenalkan diri. <em>P</em><em>ersonal branding</em> di media sosial membuka peluang untuk membedakan diri, terutama dalam dunia komersil. Dengan membangun citra digital yang konsisten dan memiliki ciri khas, dan dapat membangun persepsi positif di hadapan publik, seseorang dapat lebih menonjol di antara pesaing di dunia komersial. <em>Instagram </em> merilis fitur <em>instagram reels </em>yang digunakan oleh konten kreator untuk membuat berbagai macam konten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan dua<em> key informan </em>berdasarkan <em>purposive sampling</em> dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui bagaimana konten kreator memaknai <em>personal branding</em> dalam konteks penggunaan <em>instagram reels, </em>untuk mengetahui apa motif tujuan konten kreator melalukan <em>personal branding</em> di <em>instagram reels, </em>untuk mengetahui dan memahami pengalaman konten kreator dalam memaknai motif yang melatar belakangi <em>personal branding </em>serta<em> </em>untuk mengetahui hambatan yang ada di dalam diri seorang konten kreator saat membangun <em>personal branding</em> di <em>instagram reels. </em>Hasil dari penelitian menunjukan bahwa informan memaknai <em>personal branding</em> sebagai persepsi <em>postive</em> dan pembentukan ciri khas, informan juga memiliki beberapa motif tujuan dalam membentuk <em>personal branding</em> yaitu kepercayaan diri, mengekspresikan diri dan menambah relasi, serta <em>in order motive</em> yaitu jenjang karir, konsisten dalam membuat konten dan motif eksternal, serta ada motif yang terbentuk melalui pengalaman yaitu <em>because motive,</em> motif terinspirasi, membangun nilai positif dan <em>in order motive</em> yaitu, pengembangan profesional dan eksplorasi kreativitas, lalu ada hambatan internal yang terbentuk melalui interaksi sosial.</p> <p><strong>Kata Kunci: Instagram reels, personal branding, konten kreator</strong></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17479Hubungan Penyajian Informasi Fasilitas Ekonomi Kreatif Dengan Perilaku Pencarian Informasi Followers2025-02-20T16:39:46+08:00Adrian Supriatnaadriansupriatna09@gmail.comAnne Ratnasarianne.ratnasari@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> Information seeking behavior changes along with changing times with ever-evolving media. The Instagram account @creativehub.bdg is the choice for obtaining information on creative economy facilities in Bandung City. The purpose of this study was to determine the relationship between the presentation of information in the type of information, the attractiveness of the information, and the style of the message on the Instagram account @creativehub.bdg with the behavior of information seekers of followers of creative economy facilities in Bandung City. The theory used in this study is the Information Integration Theory. This study uses a quantitative research method, with a correlational approach. Data collection by distributing questionnaires to respondents. The statistical analysis technique uses the Random Sampling technique. The population in this study was 2436, with a sample of 71 followers of @creativehub.bdg in this study. The results of this study are that there is a moderate relationship between the presentation of information on creative economy facilities and services and information seeking behavior.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Perilaku pencarian informasi yang berubah-ubah seiring perubahan zaman dengan media yang terus berkembang. Akun isntagram @creativehub.bdg menjadi pilihan dalam mendapatkan informasi fasilitas ekonomi kreatif di Kota Bandung. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan penyajian informasi dalam jenis informasi, daya tarik informasi, dan gaya pesan pada akun Instagram @creativehub.bdg dengan perilaku pencari informasi <em>followers </em>fasilitas ekonomi kreatif di Kota Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Integrasi Informasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan korelasional. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Teknik analisis statistik menggunakan metode teknik Random Sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah 2436, dengan pengambilan sampel 71 <em>followers</em> @creativehub.bdg pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang sedang antara penyajian informasi fasilitas dan layanan ekonomi kreatif dengan perilaku pencarian informasi.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17486Analisis Komunikasi Interpersonal Atlet Bulutangkis Tentang Prestasi Atlet (R)2025-02-20T16:41:10+08:00Putra Hardiansyah Asikinputrahardiansyah@gmail.comNeni Yulianitaneni.yulianita@unisba.ac.id<p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong><span lang="IN">Abstract.</span></strong><span lang="IN"> <em>Badminton athletes use interpersonal communication to provide emotional and motivational support to each other. They share experiences and provide constructive feedback on game techniques and strategies. Communication is also carried out non-verbally through expressions and body movements. Additionally, it was found that effective interpersonal communication plays an important role in building strong team relationships among badminton athletes. Good relationships between fellow athletes can increase cooperation and coordination on the field, thereby improving overall performance. This research provides insight into the importance of interpersonal communication in the context of badminton athletes and contributes to a better understanding of how interpersonal communication influences athletes' performance on the field. This study also provides implications for coaches and team development in improving the quality of interpersonal communication among badminton athletes</em>.</span></p> <p class="PROSIDING-KATAKUNCI"><span lang="IN">Keywords: </span><em><span lang="IN">Communication, Athlete, Coach, Achievement, Motivation</span></em><em><span lang="IN">.</span></em></p> <p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong><span lang="EN-US">Abstrak.</span></strong> <span lang="IN">Atlet bulutangkis menggunakan komunikasi interpersonal untuk memberikan dukungan emosional dan motivasi kepada satu sama lain. Mereka berbagi pengalaman dan memberikan umpan balik konstruktif tentang teknik dan strategi permainan. Komunikasi juga dilakukan secara non-verbal melalui ekspresi dan gerakan tubuh. Selain itu, ditemukan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif memainkan peran penting dalam membangun hubungan tim yang kuat di antara atlet bulutangkis. Hubungan yang baik antara sesama atlet dapat meningkatkan kerjasama dan koordinasi di lapangan, sehingga meningkatkan prestasi secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya komunikasi interpersonal dalam konteks atlet bulutangkis dan berkontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana komunikasi interpersonal memengaruhi prestasi atlet di lapangan. Studi ini juga memberikan implikasi untuk pelatih dan pengembangan tim dalam meningkatkan kualitas komunikasi interpersonal di antara atlet bulutangkis.</span></p> <p><span lang="IN">Kata Kunci: <em>Komunikasi, Atlet, Pelatih, Prestasi, Motivasi</em></span><em><span lang="EN-US">.</span></em></p>2025-02-03T10:40:42+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17495Hubungan Antara Aksi Boikot Mcdonald’s Dengan Keputusan Pembelian Di Kota Bandung2025-02-20T16:42:13+08:00Wisely Salwawiselyslw@gmail.comO Hasbiansyahhasbians.kuliah01@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> The repeated Israeli attacks on Hamas militants, Palestine, in early October 2023, became a turning point for the Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) Movement worldwide. Increasing consumer awareness of social and environmental issues supports boycotts of large companies such as McDonald's. Based on this phenomenon, the problems in this study are formulated as follows: (1) Is there a relationship between the McDonald's boycott and purchasing decisions in Bandung City? (2) Is there a relationship between the McDonald's boycott and transactional decisions in Bandung City? (3) Is there a relationship between the McDonald's boycott and referential decisions in Bandung City? (4) Is there a relationship between the McDonald's boycott and preferential decisions in Bandung City? (5) Is there a relationship between the McDonald's boycott and exploratory decisions in Bandung City?. The approach used is a quantitative method with a survey technique through a questionnaire distributed to 100 McDonald's respondents in Bandung City. The theory used in this study is the Theory of Consumer Behavior. The results of the study indicate a relationship between Boycott Action and Purchasing Decisions, both in transactional, referential, preferential, and exploratory aspects.</p> <p>Keywords: <em>Relationship, Boycott, Buying Decision, McDonald's.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Serangan Israel bertubi-tubi terhadap Militan Hamas, Palestina, pada awal Oktober 2023, menjadi titik balik Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) di seluruh dunia. Meningkatnya kesadaran konsumen terhadap masalah sosial dan lingkungan mendukung aksi boikot terhadap perusahaan besar seperti McDonald's. Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Apakah terdapat hubungan antara aksi boikot McDonald's dengan keputusan pembelian di Kota Bandung? (2) Apakah terdapat hubungan antara aksi boikot McDonald's dengan keputusan transaksional di Kota Bandung? (3) Apakah terdapat hubungan antara aksi boikot McDonald's dengan keputusan referensial di Kota Bandung? (4) Apakah terdapat hubungan antara aksi boikot McDonald's dengan keputusan preferensial di Kota Bandung? (5) Apakah terdapat hubungan antara aksi boikot McDonald's dengan keputusan eksploratif di Kota Bandung?. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang dibagikan kepada konsumen 100 responden McDonald's di Kota Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Perilaku Konsumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara Aksi Boikot dengan Keputusan Pembelian, baik dalam aspek transaksional, referensial, preferensial, maupun eksploratif.</p> <p>Kata Kunci: <em>Hubungan, Aksi Boikot, Keputusan Pembelian, McDonald’s.</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17517Hubungan Kredibilitas Influencer Terhadap Minat Beli Produk Skincare Pada Instagram2025-02-20T16:43:55+08:00Elang Robby Budimanelangrobby22@gmail.comFerry DarmawanFerry@unisba.ac.id<p><strong>Abstract</strong><strong>.</strong> <em>In the era of technological development in Indonesia, the internet has become the main media of interest to the public as it provides convenience in various activities such as searching for information, communicating, and shopping. Instagram, as one of the main social media platforms, is often used by Influencers to interact directly with their followers. One of the products that are often promoted on Instagram is skincare products, as done by Influencer @nabilaishma. This study aims to explore the relationship between the credibility of Influencer @nabilaishma and her followers' buying interest in AirinBeauty skincare products. This study uses a positivism paradigm and a quantitative approach with a correlational method.The theory use is Source Credibility Theory by Hovland, Janis, and Kelley. The population of this study were followers of the @nabilaishma Instagram account, with a </em><em> </em><em>random sampling technique using probability sampling, involving</em> <em>100 respondents. Data was collected through a questionnaire and analyzed using the Spearman Rank test. Data validity was tested using Pearson's Product Moment correlation analysis and reliability was tested using Cronbach's Alpha technique, with the analysis carried out using the SPSS application. The results of this study indicate that there is a relationship between Influencer credibility and buying interest in skincare products on Instagram based on trustworthiness, expertise, attractiveness owned by Nabila Ishma. </em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Dalam era perkembangan teknologi di Indonesia, internet telah menjadi media utama yang diminati oleh masyarakat karena memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas seperti mencari informasi, berkomunikasi, dan berbelanja. <em>Instagram</em>, sebagai salah satu <em>Platform </em>media sosial utama, sering digunakan oleh para <em>Influencer </em>untuk berinteraksi langsung dengan pengikut mereka. Salah satu produk yang sering dipromosikan di <em>Instagram </em>adalah produk <em>skincare</em>, seperti yang dilakukan oleh <em>Influencer </em>@nabilaishma. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kredibilitas <em>Influencer </em>@nabilaishma dengan minat beli pengikutnya terhadap produk <em>skincare </em>AirinBeauty. Penelitian ini menggunakan paradigma positivisme dan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teori yang digunakan adalah Teori Kredibilitas Sumber oleh Hovland, Janis, dan Kelley. Populasi penelitian ini adalah <em>followers</em> akun <em>Instagram </em>@nabilaishma, dengan teknik pengambilan sampel acak menggunakan <em>probability </em>sampling, melibatkan 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Validitas data diuji dengan analisis korelasi Product Moment Pearson dan reliabilitas diuji menggunakan teknik Cronbach's Alpha, dengan analisis dilakukan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa adanya Hubungan Kredibilitas <em>Influencer</em> Terhadap Minat Beli Produk Skincare Pada <em>Instagram </em>berdasarkan, <em>trustworthiness, expertise, attractiveness </em>yang dimiliki oleh Nabila Ishma.</p> <p> </p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17549Proses Komunikasi Instruksional Program Mentoring BTAQ2025-02-20T16:45:45+08:00Hanif Nur Muhammad Muslihhanifnurmuhammadm@gmail.comTia Muthiah Umarmuthiahumar@gmail.com<p><strong>Abstract. </strong><em>The human need for teaching or learning is fundamental. One form of basic teaching is understanding the Qur'an. To be able to understand the holy book of the Qur'an, of course, the initial stages of learning the Qur'an are needed, one of which is through the Qur'an reading and writing program. Unisba is one of the universities that runs the Qur'an reading and writing mentoring program. This research is located at the Islamic University of Bandung. The purpose of this research is to find out how the instructional communication process of the Qur'an reading and writing mentoring program at the Faculty of Communication Sciences Unisba. This research uses qualitative method with case study approach. The data sources used are primary data and secondary data with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The informants in this study were the Head of the BOM-PAI Tutorial Department, mentors, and mentees in BTAQ mentoring. Data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawing or verification. The data validity test used is triangulation of sources from interview data and related documentation. With effective verbal and nonverbal communication from the mentors, students can increase their understanding and motivation in learning the Qur'an. Feedback from students showed that this program was considered important and provided significant benefits in developing their ability to read and write the Qur'an.</em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Kebutuhan manusia akan pengajaran atau pembelajaran sangat fundamental. Salah satu bentuk pengajaran dasar yaitu memahami Al-Qur’an. Untuk dapat memahami kitab suci Al-Qur’an tentu perlu tahapan awal pembelajaran Al-Qur’an, salah satunya melalui program baca tulis Al-Qur’an. Unisba merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjalankan program mentoring baca tulis Al-Qur’an. Penelitian ini berlokasi di Universitas Islam Bandung. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi instruksional program mentoring baca tulis Al-Qur’an di Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah Kepala Departemen Tutorial BOM-PAI, pementor, dan mentee di mentoring BTAQ. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan atau verifikasi kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dari data wawancara dan dokumentasi yang berkaitan. Dengan komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif dari para pementor, mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi dalam belajar Al-Qur'an. Umpan balik dari mahasiswa menunjukkan bahwa program ini dianggap penting dan memberikan manfaat signifikan dalam pengembangan kemampuan baca tulis Al-Qur'an mereka.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17554Pengaruh Konten “Prank” KDRT Terhadap Kepercayaan Followers pada Baim Paula2025-02-20T16:47:23+08:00Muhammad Razzaqi Widiatamamrazzaqiw16@gmail.comIndri Rachmawatiindri.rachmawati@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> The prank content became one of the most popular content among the public, as this content is easy to produce and the purpose of creating prank content is for entertainment. One of the content creators who frequently uploads 'prank' videos is Baim Wong and Paula Verhoeven. Baim and Paula often upload prank content on the social media platform YouTube. However, Baim and Paula received negative comments and were reported to the authorities regarding the KDRT prank content, which was trending at the time due to extensive reporting on KDRT. This study aims to understand the impact of KDRT 'prank' content on the followers' trust in terms of integrity and competence of Baim and Paula. This study was conducted using a quantitative correlational method. The population of the study is the followers of the Instagram account @baimpaula.channel with 51.4 million followers. The sample used consisted of 204 respondents determined using the Slovin formula and Probability Sampling technique with simple random sampling. The data analysis technique used was Spearman rank correlation. The data collection technique used was an online questionnaire. The results of this study show that there is a positive and significant influence between KDRT 'prank' content and followers' trust in terms of integrity and competence of Baim and Paula. This indicates that followers are starting to lose their trust in Baim and Paula because followers believe that Baim and Paula are only trying to go viral by creating prank content.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Konten prank menjadi salah satu konten yang paling diminati oleh masyarakat, karena konten ini mudah untuk diproduksi dan tujuan pembuatan konten prank ini pun sebagai sarana hiburan. Salah satu konten kreator yang biasa mengupload video “prank” ini ialah Baim Wong dan Paula Verhoeven. Baim dan Paula biasa mengunggah konten prank pada platform media sosial Youtube. Namun, Baim dan Paula mendapatkan komentar negatif serta dipalorkan pada pihak berwajib terkait konten prank KDRT yang pada saat itu sedang ramainya pemberitaan mengenai KDRT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten “prank” KDRT terhadap kepercayaan followers dari segi integritas dan kompetensi pada Baim Paula. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ialah followers Instagram @baimpaula.channel sebanyak 51,4 juta followers dengan sampel yang digunakan sebanyak 204 responden yang telah ditentukan menggunakan rumus slovin dan teknik penarikan sampel menggunakan Probability Sampling jenis teknik acak sederhana (simple random sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi rank spearman. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara konten “prank” KDRT terhadap kepercayaan followers dari segi integritas dan kompetensi pada Baim Paula. Hal ini menandakan bahwa <em>followers</em> mulai hilang kepercayaannya pada Baim dan Paula karena <em>followers</em> berpandangan bahwa Baim dan Paula hanya ingin viral dengan membuat konten <em>prank</em> KDRT.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17595Makna Keterbukaan dalam Berkomunikasi pada Perempuan Korban Kekerasan (R)2025-02-03T10:42:31+08:00Muhammad Reza Nugrahamuhammadrezanugraha6@gmail.comAnne Maryanianmar2005@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Violence is a phenomenon that is rife in the community or social environment. Basically, this physical violence is a problem that continues to increase in every case, especially in female gender-based violence. This researcher aims to find out the motive for the meaning of openness in communicating to women who are victims of physical violence, patterns and forms of violent behavior experienced by women while involved with relationships. This researcher used a qualitative approach to phenomenology with Alfred Schutz's Phenomenological Theory. The results of the research were obtained through structured in-depth interviews to four imformant women who experienced the phenomenon. The results of the study show that women's motives do not speak up in cases of violence, namely because several factors are afraid of being threatened, feeling insecure to speak up and also the motive is because of excessive affection and imbalance of positions in relationships that make women helpless. On the other hand, the reason why women survive is because they feel that their partners are very good outside of the violence. Regarding the experience of communication in the form of violence experienced by informants is verbal and physical violence. Patterns of violence can occur due to various conflicts, such as women being felt to have violated the rules of their partner, feelings of jealousy, bad thoughts or bad prejudices and stubborn partners towards what they think is right to make the party emotional and make the violence happen.</p> <p><strong>Abstrak</strong>. Kekerasan merupakan suatu fenomena yang marak terjadi di lingkungan masyarakat atau lingkungan sosial. Pada dasarnya kekerasan fisik ini merupakan suatu masalah yang terus mendapatkan peningkatan disetiap kasusnya terutama pada kekerasan berbasis gender perempuan. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui motif makna keterbukaan dalam berkomunikasi pada perempuan korban kekerasan fisik, pola dan bentuk prilaku kekerasan yang dialami oleh perempuan selama terlibat dengan hubungan. Peneliti ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan Teori Fenomenologi Alfred Schutz. Hasil penelitian didapatkan melalui wawancara mendalam secara terstruktur kepada empat imforman perempuan yang mengalami fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa motif perempuan tidak speak up dalam kasus kekerasan nya yaitu karna beberapa faktor contihnya takut diancam, merasa tidak aman untuk speak up dan juga motif sebab adalah karena adanya rasa sayang yang berlebihan dan ketidakseimbangan posisi dalam hubungan yang membuat perempuan tidak berdaya. Di sisi lain motif sebab mendasari perempuan bertahan adalah karena merasa pasangannya sangat baik di luar pristiwa kekerasan tersebut. Mengenai pengalaman komunikasi dalam bentuk kekerasan yang dialami oleh para informan adalah kekerasan secara verbal dan fisik. Pola kekerasan dapat terjadi karena adanya konflik yang bermacam-macam, seperti pihak perempuan dirasa melanggar aturan dari pasangan, perasaan cemburu, pikiran buruk atau berprasangka jelek dan pasangan keras kepala terhadap apa yang dianggapnya benar hingga membuat pihak pasngan emosi dan membuat kekerasan itu terjadi.</p>2025-02-03T10:42:20+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17613 Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Event2025-02-20T16:51:08+08:00Arian Rusdirianrusdi773@gmail.comAning Sofyananingsofyan@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> <em>PT Amerta Indah Otsuka held an event to improve and maintain its products. The event organized by PT Amerta Indah Otsuka is the Pocari Sweat Run 2024 event, which is a marathon sports competition event that promotes sport tourism. The aim of this research is to find out the management carried out by PT Amerta Indah Otsuka in carrying out marketing communication strategies through events. In this research, the method used is descriptive with qualitative data using interview, observation and documentation data collection techniques. Based on the research results, PT. Amerta Indah Otsuka in organizing the 2024 Pocari Sweat Run Event has indicators obtained from an event. Firstly, it is unique, holding the event in a hybrid manner, namely offline and online. Second, perishability, Pocari Sweat Run 2024 is a marathon running event that promotes sport tourism, which is different from other Marathon events. The third intangibility, Pocari Sweat Run 2024 is located in Bandung City and covers a route of 10 km. The four atmospheres and services, carried out on the streets surrounding Bandung City and the hustle and bustle of the people, will create a different atmosphere and also equal service between offline and online activities. Fifth, personal interaction, personal interaction at this event can be well received between the individuals involved. This indicates that the communication carried out was successful and effective.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT Amerta Indah Otsuka menyelenggarakan sebuah event untuk meningkatkan dan mempertahankan produknya. Event yang diselenggarakan oleh PT Amerta Indah Otsuka ini yaitu Event Pocari Sweat Run 2024 yang dimana event ini merupakan sebuah ajang kompetisi olahraga lari marathon mengusung sport tourism. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajemen yang dilakukan PT Amerta Indah Otsuka dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran melalui event. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan data kualitatif yang menggunakan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, PT. Amerta Indah Otsuka dalam menyelenggarakan Event Pocari Sweat Run 2024 ini memiliki indikator yang didapat dari sebuah event. Pertama keunikan, menyelenggarakan event tersebut secara hybrid yaitu offline dan online. Kedua perishability, Pocari Sweat Run 2024 merupakan event lari marathon mengusung sport tourism berbeda dengan event marahon yang lainnya. Ketiga intangibility, Pocari Sweat Run 2024 berlokasi di Kota Bandung dengan mengelilingi rute sejauh 10 km . Keempat suasana dan pelayanan, dengan dilaksanakan dijalanan mengelilingi Kota Bandung dan hiruk pikuk ramai masyarakat akan menjadi suasana yang berbeda dan juga pelayanan yang setara antar kegiatan offline maupun online. Kelima interaksi personal, interaksi personal pada event ini dapat diterima secara baik antar individu yang terlibat. Hal ini menandakan bahwa komunikasi yang dilakukan berhasil dan efektif.</p> <p> </p> <p><em> </em></p> <p><strong><em> </em></strong></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17618Pengaruh Baliho Terhadap Minat Memilih Gen Z Di Pilkada 20242025-02-20T16:52:55+08:00Muhammad Fikrie Burhanudinmfikrieburhanudin@gmail.comDadan Mulyanadadan.mulyana@unisba.ac.id<p><strong>Abstract. </strong><em>General elections are one of the pillars of Indonesian democracy that guarantees the right to political participation of citizens. In elections, candidates compete to attract voters' attention, one of which is using billboards. However, the effectiveness of billboards as campaign media is still debated. This research examines the influence of billboards of candidate Haru Suandharu on the interest in voting for Generation Z in Mandalajati District, Bandung, ahead of the 2024 West Java Regional Election. The theories conducted in this research include political communication theory, and mass communication effects theory. This research uses descriptive quantitative research methods, with data collection techniques using questionnaires and documents. The paradigm used in this research is the positivism paradigm. The target of this research is Gen Z in Mandalajati sub-district. The research aims to determine the effect of billboards on asking to vote. This research collects data through questionnaires or questionnaires. The results of this study indicate that simultaneously the billboard indicators, namely message content, design, and placement, have an effect on the interest in voting for candidate Haru Suandharu.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>Keywords:</strong><em> General Election, Billboard, Gen Z.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu pilar demokrasi Indonesia yang menjamin hak partisipasi politik warga. Dalam pemilu para kandidat berlomba untuk menarik perhatian pemilih, salah satunya menggunakan baliho. Namun efektivitas baliho sebagai media kampanye masih diperdebatkan. Penelitian ini mengkaji pengaruh baliho kandidat Haru Suandharu terhadap minat memilih Generasi Z di Kecamatan Mandalajati, Bandung, menjelang Pilkada Jawa Barat 2024. Teori yang dilakukan pada penelitian ini diantaranya yaitu teori komunikasi politik, dan teori efek komunikasi massa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumen. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini yaitu paradigma positivisme. Sasaran penelitian ini adalah Gen Z yang berada di kecamatan Mandalajati. penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh baliho terhadap minta memilih. Penelitian ini mengumpulkan data melalui angket atau kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan indikator baliho yaitu isi pesan, desain, dan penempatan berpengaruh terhadap minat memilih kandidat Haru Suandharu.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci : </strong><em>Pemilu, Baliho, Gen Z.</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17670Akulturasi Budaya Sunda Dalam Gaya Berkomunikasi Mahasiswa Kalimantan Timur2025-02-20T16:54:20+08:00Krisna Febrian Gofurkrisnaopuy12@gmail.comKiki Zakiahkiki.zakiah@unisba.ac.id<p><strong>Abstrak. </strong>Proses akulturasi budaya dialami oleh sekelompok mahasiswa asal Kalimantan Timur yang tengah menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di Bandung. Beberapa fenomena menarik yang muncul dari akulturasi budaya ini meliputi aspek lingkungan, sosial, individu, adopsi kuliner, perubahan mode dan gaya hidup, hingga penetrasi teknologi. Fenomena-fenomena tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan akademis dan sosial di perguruan tinggi di Bandung, yang dapat memengaruhi tingkat akulturasi mahasiswa Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akulturasi budaya antara Sunda dan budaya Kalimantan Timur, dengan memperhatikan perbedaan usia, pendidikan, kemiripan, pengetahuan dan karakteristik kepribadian mahasiswa asal Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan di di Asrama Kalimantan Timur Lamin Mahakam yang terletak di Jalan Titiran No. 2, Kota Bandung. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, paradigma konstruktivisme dan teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu, peneliti menggunakan uji keabsahan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini yaitu proses akulturasi mahasiswa asal Kalimantan Timur di Bandung melibatkan adaptasi dalam hal bahasa, pendidikan, sifat kepribadian, serta pengetahuan budaya.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17676Pengaruh Konten Review Kuliner terhadap Minat Beli Konsumen2025-02-25T14:29:20+08:00Kessy Queenakitakessy.queenakita@yahoo.co.idRaditya Pratama Putraradityapratamaputra15@gmail.com<p style="font-weight: 400;"><strong>Abstract.</strong> In the digital era, TikTok has become one of the popular social media platforms used by people in their daily lives, for example to interact, communicate, obtain and disseminate information through various content. Given that food is a primary need for every human being, now the community's need for culinary tourism information is becoming something that is in great demand by most people. Thus, TikTok is currently one of the effective platforms as a medium for marketing culinary products. This study will discuss the influence of culinary review content from Hendri Aditya's TikTok account on the purchasing interest of his followers regarding the products being promoted. The purpose of this study is to determine the extent to which the content aspects (Milhinhos, 2015), namely; Relevance, Accuracy, Value, Easy to understand, Easy to find, and Consistency in influencing the interest in purchasing culinary products based on the results of the review content created by Hendri Aditya, as the object of this study. This study uses a quantitative method with a correlation study. The sampling technique used is probability sampling through a simple random sampling approach with 108 respondents who are followers of the TikTok account @hndriaditya. The results of the study showed that there was an influence between the culinary review content of @hndriaditya on the purchasing interest of followers of 66.9% which was included in the strong category and the significance value was positive.<strong> </strong></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak. </strong>Dalam era digital, Tiktok telah menjadi salah satu platform media sosial yang populer digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari contohnya untuk berinteraksi, berkomunikasi, memperoleh serta menyebarkan informasi melalui berbagai konten. Mengingat bahwa makanan merupakan suatu kebutuhan utama bagi setiap manusia, kini kebutuhan masyarakat terkait informasi wisata kuliner menjadi hal banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat. Dengan demikian, saat ini TikTok menjadi salah satu <em>platform </em>yang efektif sebagai media untuk melakukan kegiatan pemasaran produk kuliner. Penelitian ini akan membahas mengenai pengaruh konten <em>review </em>kuliner dari akun TikTok Hendri Aditya terhadap minat pembelian para pengikutnya terkait produk yang dipromosikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana aspek konten (Milhinhos, 2015) yaitu; Relevansi, Akurasi, Bernilai, Mudah dipahami, Mudah ditemukan, dan Konsistesi dalam mempengaruhi minat pembelian produk kuliner berdasarkan hasil dari konten <em>review </em>yang dibuat oleh Hendri Aditya, sebagai objek dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi korelasi. Teknik sampling yang digunakan adalah <em>probability sampling </em>melalui pendekatan <em>simple random sampling </em>dengan 108 responden yang merupakan <em>followers </em>dari akun TikTok <em>@hndriaditya</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara konten <em>review </em>kuliner <em>@hndriaditya </em>terhadap minat beli <em>followers </em>sebesar 66,9% yang termasuk dalam kategori kuat dan nilai signifikansinya positif.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17681Pengaruh Kampanye Komunikasi Terhadap Sikap Orang Tua mengenai Pernikahan Dini 2025-02-20T16:57:49+08:00Adinda Saskya Zahrani Setyawanadindasaskyaa03@gmail.comRita Ganirita@unisba.ac.id<p>Pendidikan sangat penting bagi perempuan maupun laki-laki, dikarenakan memiliki tujuan untuk mencerdaskan serta mengembangkan potensi dalam dirinya. Menurut Kihajar Dewantara dalam Nuraeni , pendidikan adalah tuntutan di dalam pertumbuhan anak-anak, yaitu menanamkan segala kekuatan alam pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. pendidikan bertujuan untuk membangun seorang individu secara keseluruhan, yang mencakup pengetahuan, keterampilan, nilai, sikap, dan keinginan, sehingga seseorang sadar akan kemampuan untuk berkomunikasi dengan lingkungannya, memiliki rasa aman, dan memenuhi kebutuhan dasarnya dikatakan oleh Yusuf . Banyak orang di Desa Pakuhaji yang tidak dapat melanjutkan sekolah. Ini karena beberapa faktor, seperti tidak adanya Sekolah Menengah Atas, kurangnya pemahaman tentang program wajib belajar 12 tahun, dan faktor ekonomi. Jumlah perempuan yang putus sekolah di Desa Pakuhaji sangat tinggi. Permasalahan pada penelitian ini adalah tingginya angka pernikahan dini yang ada di desa pakuhaji, sehingga adanya kegiatan Sekolah Perempuan Athena yang membantu untuk mengurangi pernikahan dini. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh Sekolah Perempuan Athena kepada orang tua mengenai pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif pendekatan statistika inferensial. Menggunakan statistik inferensial terdapat statistik parametrik dan nonparametrik, dalam penggunaannya terganting pada asumsi dan jenin data yang digunakan. Hasil penelitian ini adalah ditolak dan diterima, dimana terdapat pengaruh yang signifikan antara kegiatan kampanye Sekolah Perempuan Athena terhadap pengetahuan, emosi, dan tindakan orang tua.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17692Representasi Makna Kebaikan Sebagai Kekuatan pada Iklan Biskuat2025-02-20T17:00:10+08:00Ayu Dwiastutiayudwi.a20@gmail.comFirmansyahfirmansyah.ivan@unisba.ac.id<p><em>Advertising is a form of communication used to promote or inform a product, service or idea to the general public. Advertisements are usually short in duration but contain interesting messages and meaning and can help viewers choose the product they are looking for. Likewise, with the Biskuat advertisement. The advertisement for the 2023 Goodness is More Important edition of Biskut depicts a child who is running to lead the competition, but he realizes that the child running next to him has fallen, even though he was leading the front, but when he saw his partner fall he thought better of it, then turned around and ran to help his partner. The child ran to his parents, saying "mother said kindness is more important than winning". In this Biskuat advertisement, it can be seen that the mother is providing character education to her child. The object of this research is a snippet of a scene in the 2023 edition of the Biskuat advertisement, Goodness is More Important than winning the competition. The aim of the researcher in this research is to identify the signs contained in the advertisement, then analyze them using Roland Barthes' semiotic theory and explain the meaning. denotative and connotative of these signs. The research method used is a qualitative method, a method that focuses on collecting descriptive data</em>. <em>The results of this research provide the message that true success is not only measured by winning, but by the positive impact and goodness we bring to others. This will be a strength as well as a legacy and reputation for that person, because people who are known for their kindness usually have a better reputation compared to those who only focus on winning.<br><br></em></p> <p>Iklan adalah salah satu bentuk komunikasi yang digunakan untuk mempromosikan atau menginformasikan suatu produk, jasa atau ide kepada khalayak umum. Iklan biasanya berdurasi singkat namun berisi pesan serta makna yang menarik dan dapat membantu penonton memilih produk yang mereka cari. Sama halnya dengan iklan Biskuat. Iklan biskuat edisi kebaikan lebih penting tahun 2023 menggambarkan seorang anak yang sedang berlari memimpin pertandingan, namun dia menyadari anak yang berlari di sampingnya terjatuh. Walaupun sudah memimpin terdepan, karena melihat rekannya jatuh dia mengurungkan niatnya, lalu berbalik arah dan berlari menolong rekannya itu. Anak tersebut berlari mendekati orang tuanya, sambil berkata “kata ibu kebaikan lebih penting daripada kemenangan”. Pada iklan Biskuat ini terlihat bahwa sang ibu telah memberikan pendidikan karakter pada anaknya. Objek pada penelitian ini adalah potongan gambar dalam adegan yang terdapat pada iklan Biskuat edisi kebaikan lebih penting tahun 2023. Tujuan yang dimiliki oleh peneliti dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tanda-tanda yang terdapat dalam iklan tersebut kemudian menganalisisnya menggunakan teori semiotika Roland Barthes dan menjelaskan makna denotatif, konotatif, dan mitos. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, metode yang berfokus pada pengumpulan data yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini memberikan pesan bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi dari dampak positif dan kebaikan yang kita bawa kepada orang lain. Ini yang akan menjadi kekuatan serta warisan dan reputasi bagi orang tersebut, karena orang yang dikenal karena kebaikannya biasanya memiliki reputasi yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang hanya berfokus pada kemenangan.</p> <p><em> </em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17710Hubungan Antara Terpaan Media Shiftmedia.id di YouTube dengan Tingkat Pengetahuan Keislaman Subscriber2025-02-20T17:01:42+08:00Chaedar Aziz Mustafachaedarazizm@gmail.comFirmansyahFirmansyah.ivan@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong></p> <p><em><span lang="ZH-CN">In the modern era like today, technology is constantly evolving, and the Internet has become essential for all activities. The development of the internet in recent decades has transformed conventional media into a new one. The emergence of new media is closely related to the existence of the internet in this world. One of the owners of YouTube channels that upload information content about da'wah is the YouTube channel Shiftmedia.id which started its activities in 2017 with the video title "Ustadz Hanan Attaki - Ngebet Ta'lim". One of the advantages of this YouTube channel Shiftmedia.id is that it has a large number of viewers in each content. The content packaging on this YouTube channel Shiftmedia.id is also very good, in terms of visuals, content content, and also audio quality so that each of the content is interesting to watch. This study aims to analyze the relationship between exposure to Shiftmedia.id media on YouTube and the level of Islamic knowledge of subscribers. The method used is a quantitative method with uses and effects theory and a correlational study approach. This research involves subscribers to Shiftmedia.id YouTube channel. Data was collected through questionnaires distributed through google forms. There is a strong (significant) relationship between the frequency, duration, and attention to da'wah content and the level of Islamic knowledge of subscribers, as frequently accessing Youtube Shiftmedia.id causes subscribers to know, understand, be able to apply, analyze, reorganize the content, believe in the content on Youtube Shiftmedia.id, and evaluate the content by being able to assess issues.</span></em></p> <p><strong>Abstrak.</strong></p> <p><span lang="SV">Di era modern seperti saat ini, teknologi terus berkembang, dan Internet menjadi penting untuk semua aktivitas. Perkembangan internet dalam beberapa dekade terakhir telah mengubah jenis media konvensional menjadi jenis yang baru. Munculnya new media erat kaitannya dengan keberadaan internet di dunia ini. Salah satu pemilik channel YouTube yang mengunggah konten informasi seputar dakwah adalah channel YouTube Shiftmedia.id yang memulai aktivitasnya pada tahun 2017 dengan judul video “Ustadz Hanan Attaki - Ngebet Ta'lim”. </span><span lang="ZH-CN">Kelebihan channel YouTube Shiftmedia.id ini salah satunya memiliki jumlah penonton yang banyak disetiap kontennya. Pengemasan konten pada channel YouTube Shiftmedia.id ini juga sangat baik, dari segi visual, isi konten, dan juga kualitas audio sehingga membuat setiap kontennya ini menarik untuk ditonton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara terpaan media Shiftmedia.id di YouTube dengan tingkat pengetahuan keislaman <em>subscriber</em>. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teori <em>uses and effects </em>dan pendekatan studi korelasional. Penelitian ini melibatkan <em>subscriber</em>channel YouTube Shiftmedia.id. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang di sebar melalui google form. Terdapat hubungan kuat (signifikan) antara frekuensi, durasi, dan atensi pada konten dakwah dengan tingkat pengetahuan keislaman subscriber disebabkan sering mengakses Youtube Shiftmedia.id menyebabkan subscriber mengetahui, memahami, bisa mengaplikasikan, bisa menganalisi, bisa menyusun kembali isi konten, percaya bahwa isi konten dalam Youtube Shiftmedia.id, serta dapat mengevaluasi isi konten dengan bisa menilai masalah.</span></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17718Representasi Komunikasi Persuasif Cryptocurrency Dalam Film2025-02-20T17:03:42+08:00Muhamad Zaky Syauqi Adamzakyadam107@gmail.comWiki Angga Wwikiangga@gmail.com<p><strong><em>Abstract</em></strong><em>. </em><em>Films serve as a medium for education, information, and entertainment, often portraying stories or issues relevant to everyday life and influencing audiences in their thinking and actions. One such film is the fictional 13 Bom di Jakarta, which depicts acts of terrorism in Indonesia and showcases persuasive communication that can influence a person’s decision-making. This film also discusses cryptocurrency, providing insights into digital currency, which is still not widely used in Indonesia. This study examines persuasive communication related to cryptocurrency in the film 13 Bom di Jakarta using a qualitative method with Roland Barthes’ semiotic analysis. The analysis is conducted in two stages: denotation, to reveal explicit meanings, and connotation and myth, to understand the implicit meanings within the film’s signs. Data is collected through observation, documentation, and literature study, then analyzed using data reduction, conclusion drawing, and data collection techniques. The research findings indicate that the film 13 Bom di Jakarta contains denotative, connotative, and mythological meanings that provide information and education about cryptocurrency within the context of a fictional action film addressing terrorism.</em></p> <p> </p> <p> </p> <p><strong>Abstrak. </strong>Film berfungsi sebagai media pendidikan, informasi, dan hiburan, sering kali mengangkat kisah atau isu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari serta memengaruhi penonton dalam berpikir dan bertindak. Salah satunya adalah film fiksi 13 Bom di Jakarta, yang mengisahkan aksi terorisme di Indonesia serta menampilkan komunikasi persuasif yang dapat memengaruhi keputusan seseorang. Film ini juga membahas cryptocurrency, memberikan wawasan tentang mata uang digital yang masih belum umum digunakan di Indonesia. Penelitian ini mengkaji komunikasi persuasif terkait cryptocurrency dalam film 13 Bom di Jakarta menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Analisis dilakukan dalam dua tahap: denotasi untuk mengungkap makna eksplisit dan konotasi serta mitos untuk memahami makna tersirat dalam tanda-tanda di film tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, lalu dianalisis dengan teknik reduksi data, penarikan kesimpulan, dan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film 13 Bom di Jakarta mengandung makna denotasi, konotasi, dan mitos yang memberikan informasi serta edukasi tentang cryptocurrency dalam konteks film fiksi bertema aksi dan terorisme.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17757Hubungan Pelayanan Humas Dengan Kepuasan Informasi Stakeholders Internal Dengan Kepuasan Informasi Publik Internal di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung2025-02-20T17:05:08+08:00Fadlur Rochman Laudzafrlaudza@gmail.comAni Yuningsihani.yuningsih@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Public Relations of Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung is a unit in charge of managing communication and information between the hospital and stakeholders, both internal and external. The function of public relations is very important today, especially in building good relationships and creating a good image of the institution, the role of public relations in hospitals has the task of being a bridge of information. In connection with excellent and quality service in connection with satisfaction, according to Barata (2003) there are 6 factors that affect service quality, namely ability (ability), attitude (attitude), appearance (appearance), attention (attention) and responsibility (accountabiliity). Information satisfaction refers to the extent to which people are satisfied with the information they receive, besides being an important indicator to assess the effectiveness of communication in information services. This research was conducted at Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung, as it is known that Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung is a leading health institution in West Java Province. This study aims to measure the level of relationship between public relations services and internal stakeholders' information satisfaction at Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung. The research population is internal stakeholders consisting of doctors, nurses and administrative staff. This study uses a quantitative approach with a correlation method. The sampling technique used total sampling technique. The results showed that there was a relationship between excellent service and information satisfaction in Dr. Hasan Sadikin Bandung hospital employees, with a correlation test result of 0.745. The relationship category is strong, significant, positive and unidirectional.</p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>Public Relations, Excellent Service, Information Satisfaction, Effective Communication, Internal Stakeholders<br></em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Humas Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung merupakan unit yang bertugas mengelola komunikasi dan informasi antara rumah sakit dengan <em>stakeholders, baik internal</em> maupun <em>eksternal.</em> Fungsi Humas menjadi sangat penting di zaman sekarang, terutama dalam membangun hubungan yang baik dan menciptakan citra yang baik tentang lembaga, peran humas di rumah sakit memiliki tugas menjadi jembatan informasi. Berkaitan dengan pelayanan prima dan berkualitas yang di hubungkan dengan kepuasan maka, menurut Barata (2003) ada 6 faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan yaitu kemampuan (ability), sikap (attitude), penampilan (appearance), perhatian (attention) dan tanggung jawab (accountabiliity). Kepuasan informasi mengacu pada sejauh mana masyarakat puas dengan informasi yang mereka terima selain itu menjadi indikator penting untuk menilai efektivitas komunikasi dalam pelayanan informasi. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung, seperti yang diketahui Rumas Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung merupakan instusi kesehatan terkemuka di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat hubungan antara pelayanan humas dengan kepuasan informasi <em>stakeholders internal</em> di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. Populasi penelitian adalah stakeholders internal terdiri dokter, perawat dan tenaga administrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pelayanan prima dengan kepuasan informasi pada pegawai rumah sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung, dengan hasil uji korelasional sebesar 0.745. Kategori hubungan kuat, signifikan, positif serta searah.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Humas, Pelayanan Prima, Kepuasan Informasi, Komunikasi Efektif, <em>Stakeholders internal</em></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17826Retorika Capres Pada Konten YouTube Bicara Gagasan 2025-02-20T17:06:56+08:00Wulandari Yuliana Kristiwulandariyk31@gmail.comSeptiawan Santana Kurniaseptiawan@unisba.ac.id<p><strong><em>Abstract.</em></strong><em> Rhetoric is a persuasive persuasion technique to produce persuasion through the character of the speaker, the emotions of the audience, the argument (Aristotle). Speaking, presenting ideas is a topic that is often a concern in general elections. presidential candidates use various ways to convey their vision, programs to the public. Prabowo's presence on this YouTube content with a different self-presentation from before, is considered to be making an effort to get closer to the younger generation. qualitative method, Norman Fairclough's critical discourse analysis approach, analyzing Prabowo's rhetoric on the content of Talking ideas from the dimensions of text, discourse practices, sociocultural practices through the views of 2020 Fikom Unisba students. The results of this study conclude that the discourse text of the rhetoric is seen from the language structure, word selection, body language which is considered firm, direct, with the rhetorical technique of emphasizing intonation as an affirmation of ideas. In discourse practice, it is considered well received by the audience with aspects of the relevance of conveying ideas, nationalism rhetoric based on his military education background. The process of forming Prabowo's discourse was influenced by the military environment, Prabowo's internal sense of ambition to bring transformation to the nation</em>.</p> <p>Keywords: <em>Rhetoric, Prabowo Subianto, Najwa Shihab, Critical Discourse Analysis</em><em>.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Retorika merupakan teknik pembujuk rayuan secara persuasif untuk menghasilkan bujukan melalui karakter pembicara, emosi khalyak, argumen sebagaimana disampaikan aristoteles. Berbicara dan memaparkan gagasan merupakan salah satu topik yang sering menjadi perhatian dalam konteks pemilihan umum dan politik. Dalam koteks pemilihan presiden, calon presiden biasanya mengunakan berbagai cara untuk menyampaikan gagasan-gagasannya, visi, program mereka kepada pemilih dan masyarakat. Hadirnya Prabowo Subianto pada konten YouTube “Bicara Gagasan | Mata Najwa” dengan pembawaan diri yang berbeda dari sebelumnya, membuatnya dirinya dinilai melakukan upaya dalam mendekatkan diri dengan generasi muda. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis Norman Fairclough untuk menganalisis bagaimana retorika Prabowo pada konten Bicara gagasan dari dimensi teks, praktik wacana, praktik sosiokultural melalui pandangan mahasiswa Fikom Unisba 2020. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan, teks wacana dari retorika yang disampaikan Prabowo tersebut dilihat dari struktur bahasa, pemilihan kata, bahasa tubuh yang diniai tegas, langsung, dengan teknik retorika yaitu penekanan intonasi sebagai penegasan gagasan yang disampaikan. Pada praktik wacana, dinilai diterima baik oleh audiens dengan aspek relevansi penyampaian gagasan, retorika nasionalisme yang didasari latar belakang pendidikan militernya. Proses terbentuknya wacana Prabowo dipengaruhi oleh lingkungan militer, rasa ambisi pada internal Prabowo dalam membawa transformasi untuk bangsa.</p> <p>Kata Kunci: Retorika, Prabowo Subianto, Najwa Shihab, Analisis Wacana Kritis.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17919Strategi Pemasaran Festival Musik Dalam Menghadapi Kompetitor Pasca Pandemi Covid-192025-02-20T17:08:32+08:00Rayhan Pasya Bagus Putrarayhanpasy@gmail.comKiki Zakiahkiki.zakiah@unisba.ac.id<p><strong>Abstract : </strong><em>During the Covid-19 pandemic, almost all business sectors closed temporarily and even closed permanently, until when the Covid-19 pandemic ended and entered the New Era phase, many business sectors began to rise and grow back slowly, including the music entertainment business. The number of music entertainment businesses that are growing during the New Era or after Covid-19, has caused many event organizers to be born in Indonesia. In this context, competition arises very tightly which has an impact on events, causing intense competition between competitors. Accurately Festival advanced as one of the movers of music festivals that are shaded by young people. This study aims to explore and understand how Accurately Festival conducts marketing strategies in dealing with its competitors. The method used is qualitative, with a case study approach. The object of this research is music festival marketing communication in facing competitors after Covid-19, with the subject focusing on the promotional part by Accurately Festival. This research has the potential to provide education and thinking that can be helpful for all business drivers, especially in the world of music entertainment to help add marketing strategy knowledge in dealing with competitors and alleviate existing problems, especially for event planners, event organizers and others.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Dalam masa pandemi Covid-19, hampir seluruh sektor bisnis tutup sementara bahkan tutup secara permanen, hingga ketika pandemi Covid-19 berakhir dan memasuki fase <em>New Era</em>, sektor bisnis mulai banyak yang bangkit dan tumbuh kembali secara perlahan termasuk bisnis hiburan musik. Banyaknya bisnis hiburan musik yang kian bertumbuh di masa <em>New Era</em> atau pasca Covid-19, menimbulkan banyaknya <em>event organizer</em> yang lahir di Indonesia. Dalam konteks ini, persaingan timbul dengan sangat ketat yang berdampak pada <em>event,</em> sehingga menyebabkan persaingan yang ketat antar kompetitor. Akurat Festival maju sebagai salah satu penggerak festival musik yang dinaungi oleh anak-anak muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami bagaimana Akurat Festival melakukan strategi pemasaran dalam menghadapi kompetitornya. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian ini adalah komunikasi pemasaran festival musik dalam menghadapi kompetitor pasca pandemi Covid-19, dengan subjek yang berfokus pada bagian promosi oleh Akurat Festival. Penelitian ini memiliki potensi untuk memberikan edukasi dan pemikiran yang dapat membantu untuk semua penggerak bisnis khususnya di dunia hiburan musik untuk membantu menambahkan ilmu starategi pemasaran dalam menghadapi kompetitor dan meringankan permasalahan yang ada khususnya untuk event <em>planner, </em>event organizer dan lainnya.</p> <p> </p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17927Fungsi Komunikasi Kelompok pada Suporter Persib2025-02-20T17:09:47+08:00Muhamad Dimas Ardiansyahmhmddmsar@gmail.comYuliantiyuli.fikom.unisba@gmail.com<p>Abstract. <br>Football and supporters are inseparable, with Persib Bandung being a source of pride for the people of Bandung and West Java. This study aims to analyze the functions of group communication in fostering member loyalty within Viking Non District. The focus of the research includes communication functions such as social relations, education, problem solving, persuasion, and therapy. The research method used is quantitative with a descriptive approach. The results show that the communication functions within Viking Non District are very effective. The group excels in strengthening social relations, providing education about Persib, influencing members through persuasion, resolving both personal and group issues, and offering emotional support as therapy. Overall, communication within the group demonstrates high effectiveness, with the majority of respondents giving positive feedback on the role of Viking Non District in building member loyalty.</p> <p>Abstrak. <br>Sepak bola dan suporter merupakan bagian yang tak terpisahkan, dengan Persib Bandung sebagai tim yang membanggakan warga Bandung dan Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi komunikasi kelompok dalam mewujudkan loyalitas anggota Viking Non District. Fokus penelitian ini mencakup fungsi komunikasi seperti hubungan sosial, pendidikan, problem solving, persuasi, dan terapi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi komunikasi dalam kelompok Viking Non District berjalan sangat baik. Kelompok ini efektif dalam memperkuat hubungan sosial, memberikan pendidikan mengenai Persib, mempengaruhi anggota melalui persuasi, menyelesaikan masalah baik pribadi maupun kelompok, dan memberikan dukungan emosional sebagai terapi. Secara keseluruhan, komunikasi dalam kelompok ini menunjukkan efektivitas yang tinggi, dengan mayoritas responden memberikan tanggapan positif terhadap peran Viking Non District dalam membangun loyalitas anggotanya.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17947Hubungan antara Kredibilitas Influencer dengan Minat Beli Preloved Fashion2025-02-20T17:11:24+08:00Azzahra Naswakhansa Utami10080021337@unisba.ac.idIke Junita Triwardhaniike.junita@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> <em>The preloved fashion trend is increasingly popular among young people because it offers branded products at affordable prices and supports an environmentally friendly lifestyle. This research uses a quantitative approach with a correlational study method. The credibility of the influencer is measured through three dimensions: attractiveness, expertise, and trustworthiness. (trustworthiness). The research population consists of followers of the Instagram account @prlvbymee, totaling 12,200, with a sample of 100 respondents aged 18–34 years selected using purposive sampling method. Data were obtained through questionnaires and analyzed using Spearman correlation via SPSS ver 23. The research results show a significant relationship between influencer credibility and the purchase interest in preloved fashion with a correlation coefficient of 0.726, indicating a strong relationship. The attractiveness dimension has a correlation of 0.627, expertise 0.617, and trust 0.683 towards purchase interest. These results indicate that the credibility of influencers has a positive and strong relationship with the purchase interest in preloved fashion.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Tren fashion preloved semakin diminati oleh anak muda karena menawarkan produk branded dengan harga terjangkau dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi korelasional. Kredibilitas influencer diukur melalui tiga dimensi yaitu daya tarik (attractiveness), keahlian (expertise), dan kepercayaan (trustworthiness). Populasi penelitian adalah pengikut akun Instagram @prlvbymee yang berjumlah 12.200, dengan sampel sebanyak 100 responden berusia 18–34 tahun yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman melalui SPSS ver 23. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kredibilitas influencer dan minat beli preloved fashion dengan koefisien korelasi sebesar 0.726, mengindikasikan hubungan yang kuat. Dimensi daya tarik memiliki korelasi 0.627, keahlian 0.617, dan kepercayaan 0.683 terhadap minat beli. Hasil ini menunjukkan bahwa kredibilitas influencer memiliki hubungan positif dan kuat terhadap minat beli preloved fashion.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17953Konstruksi Makna Bekerja Sebagai Pelatih Tim Olahraga Handball Kota Bandung (R)2025-02-03T10:51:02+08:00Fauzan Nur Rochimfauzannurrochim666@gmail.comMohamad Subur Drajatmohamad.subur@unisba.ac.id<p><strong><em>Abstract, </em></strong><em>In this study the authors discuss the meaning of working as a handball coach. Being a coach is not easy because the coach is a profession that requires special skills because a coach is not limited to training, actually a coach has several important roles such as communicator, friend, mentor, father and provides a good role model to his students whether it is on the field or off the field. In addition, the coach also has the responsibility to see everything that happens on the field and off the field. The research was conducted with the aim of knowing the motives, experiences and meanings of someone working as a sports coach, especially handball in Bandung City. The research used a qualitative paradigm with phenomenological methods. Researchers try to be able to unravel the various phenomena that exist. Data collection from this study used interviews, observation, and documentation methods. The sources in this study were the coaching staff and the coaches (athletes). The data testing method uses triangulation. Studied using George Herbert's symbolic interaction theory, Petel L Berger's social reality construction theory along with Alfred Schutz's phenomenological approach in the hope of parsing, evidence, data and information on phenomena brighter than light.</em></p> <p> </p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><strong><em>Coach, handball, meaning of work, Phenomenology, Bandung City handball team, Construct Theory.</em></strong></p> <p><strong>.</strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Abstrak<em>, </em></strong>Pada penelitian ini penulis membahas tentang makna bekerja sebagai pelatih <em>handball.</em> Menjadi seorang pelatih itu tidaklah mudah karena pelatih merupakan profesi yang memerlukan keahlian khusus karena seorang pelatih tidak sebatas melatih, sejatinya seorang pelatih memiliki beberapa peran penting seperti komunikator, sahabat, pembimbing, ayah dan memberikan contoh suri tauladan yang baik kepada anak didiknya mau itu dilapangan ataupun diluar lapangan. Selain itu juga pelatih mempunyai tanggung jawab untuk melihat segala seseuatu yang terjadi di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui motif, pengalaman dan makna seseorang bekerja sebagai pelatih olahraga khususnya olahraga bola tangan (<em>handball</em>) Kota Bandung. Penelitian menggunakan paradigma kualitatif dengan metode fenomenologi. Peneliti berusaha untuk bisa mengurai berbagai fenomena yang ada. Pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah Para staff kepelatihan dan yang dilatih pelatih (atlet). Metode pengujian data menggunakan triangulasi. Dikaji menggunakan teori interaksi simbolik George Herbert, teori konstruksi realitas sosial Petel L Berger bersama pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dengan harapan dapat mengurai, bukti, data dan informasi fenomena lebih terang daripada cahaya.</p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Keyword: </em></strong><strong>Pelatih,</strong> <strong><em>handball,</em></strong><strong> makna kerja, Fenomenologi, Tim bola tangan Kota Bandung, Teori Konstruksi Realitas Sosial, Teori Interaksi Simbolik,</strong></p> <p><strong> </strong></p>2025-02-03T10:50:54+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17955Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dalam Upaya Penjualan Produk Daur Ulang2025-02-20T17:14:11+08:00Ferli Rahman Budianaferlirahman.info@gmail.comIndri Rachmawatiindri.ra1781@gmail.com<p><strong>Abstract. </strong><em>Thrifting (Used Clothes) is a phenomenal event that has been held in recent years and can bring in thousands every year. Thrifting has become a new value in the fashion world in selling used clothes. This used clothing has high selling value and can be reworked or recycled into new items in other forms. This is used by thrifshop sellers who are currently in high demand by the public, one of which is @bekaslemariku_. The purpose of this research is to determine Bekas Lemariku's marketing communication strategy via Instagram social media. The research object is the Bekas Lemariku thriftshop brand, the research subjects are the owner of Bekaslemariku, the Bekas Lemariku Instagram social media admin, and Bekas Lemariku consumers. This research uses new media theory and the concept of The Circular Model of SOME from Regina Luttrell. The method used is qualitative with a case study approach and data collection techniques using interviews, observation and documentation. This research reveals that Bekas Lemariku's use of Instagram is successful because this platform is easy to use, has a wide reach, facilitates interaction with consumers, and provides various features.</em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Thrifting (Pakaian Bekas) salah satu yang menjadi fenomenal adanya acara yang diadakan dalam beberapa tahun terakhir dan dapat mendatangkan masa ribuan setiap tahunnya. Thrifting menjadi nilai baru dalam dunia fashion dalam menjual pakaian bekas. Pakaian bekas ini menjadi nilai jual tinggi dan bisa di reworked atau disebut daur ulang menjadi barang baru dalam bentuk lain. Hal ini dimanfaatkan oleh para penjual thrifshop yang sedang ramai diminati oleh masyarakat, salah satunya @bekaslemariku_. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Bekas Lemariku melalui media sosial Instagram. Objek penelitian yaitu sebuah brand thriftshop Bekas Lemariku, subjek penelitian yaitu, pemilik dari Bekaslemariku, admin media sosial Instagram Bekas Lemariku, dan konsumen Bekas Lemariku. Penelitian ini menggunakan teori new media dan konsep The Circular Model of SOME dari Regina Luttrell. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan Instagram oleh Bekas Lemariku berhasil karena platform ini mudah digunakan, memiliki jangkauan luas, memfasilitasi interaksi dengan konsumen, dan menyediakan berbagai fitur.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17971Promosi Produk Elysyle Oleh Komunitas Reseller2025-02-20T17:16:00+08:00Raisya Ramadhina Hadiraisyarh07@gmail.comDede Lilis Chaerowatidede.lilis@unisba.ac.id<p><strong>Abstract. </strong>In Indonesia, the cosmetic industry is growing rapidly. Therefore, companies also need to implement promotional strategies to introduce their products to consumers. The purpose of this study is to determine how the target market is determined in promoting Elysyle products by Smart Community, to find out the form of promotional activities carried out, the role of social media in supporting promotions, and the purpose of Smart Community in promoting Elysyle products. This study uses the event marketing theory of George E. Belch and Michael A. Belch. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection used is observation, interviews and documentation. Data analysis is done descriptively qualitatively. The results of this study reveal that Smart Community sets a specific target market in addition to increasing sales but also to build customer loyalty, Smart Community promotes online through social media and offline by creating beauty classes, Smart Community carries out promotional activities to educate the importance of having healthy skin.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Di Indonesia, industri kosmetik berkembang pesat. Oleh karena itu perusahaan juga perlu menerapkan strategi promosi untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penetapan target pasar dalam mempromosikan produk Elysyle oleh <em>Smart Community, </em>mengetahui bentuk kegiatan promosi yang dilakukan, peran media sosial dalam mendukung promosi, dan tujuan <em>Smart Community </em>melakukan promosi produk Elysyle. Penelitian ini menggunakan teori <em>event marketing</em> George E. Belch dan Michael A. Belch. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa <em>Smart Community </em>menetapkan target pasar yang spesifik selain untuk meningkatkan penjualan tetapi juga untuk membangun loyalitas pelanggan, <em>Smart Community </em>melakukan promosi melalui <em>online </em>melalui media sosial dan <em>offline</em> dengan cara membuat <em>beauty class, Smart Community </em>melakukan kegiatan promosi untuk mengedukasi pentingnya memiliki kulit sehat.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17975Kegiatan Komunikasi Interpersonal Pada Mahasiswa yang Memiliki Inner Child2025-02-20T17:17:21+08:00Fauzan Prayoga Nur Fajrinfauzanprayoga.2002@gmail.comRini Rinawatirini.rinawati@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> <em>Inner child is a psychological concept that refers to the part within a person that represents his childhood. It includes memories, emotional experiences, and thought patterns formed during childhood that influence an individual's behavior and perceptions in adulthood. The inner child is often related to unresolved emotions or pent-up feelings from childhood, and plays an important role in shaping a person's identity and social interactions. The aim of this research is to explore and analyze the communication activities of individuals who have an inner child. This research uses a qualitative approach with a phenomenological study method. The theory used in this research is the Johari Window theory by Joseph Luft and Harry Ingham, as well as data collection techniques used through in-depth interviews, observation and documentation. It is hoped that this research will be able to provide guidelines regarding communication within the family and friendship environment by gaining a deeper understanding of the interpersonal communication of individuals who have an inner child. The results of this research show that the inner child has a significant contribution to students' communication processes, shaping the way they express themselves, respond to other people, and deal with social situations. The inner child, formed from childhood trauma and memories, often leaves a deep imprint on a person's personality and behavior. </em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> <em>Inner child</em> merupakan konsep psikologis yang merujuk pada bagian dalam diri seseorang yang merepresentasikan masa kecilnya. Ini mencakup ingatan, pengalaman emosional, dan pola pikir yang terbentuk selama masa kecil yang memengaruhi perilaku dan persepsi individu di masa dewasa. <em>Inner child</em> sering kali terkait dengan emosi yang belum terselesaikan atau perasaan yang terpendam dari masa kecil, dan memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan interaksi sosial seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah utnuk menelusuri dan melakukan analisa mengenai kegiatan komunikasi individu yang memiliki inner child. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori Johari Window oleh Joseph Luft dan Harry Ingham, serta Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pedoman terkait komunikasi dalam lingkup keluarga, lingkungan pertemanan engan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai komunikasi interpersonal individu yang memiliki <em>inner child</em>. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>inner child</em> memiliki kontribusi signifikan pada proses komunikasi mahasiswa, membentuk cara mereka mengekspresikan diri, merespons orang lain, serta menghadapi situasi sosial. <em>Inner child</em>, yang terbentuk dari trauma dan kenangan masa kecil, sering kali meninggalkan jejak mendalam pada kepribadian dan perilaku seseorang.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/17995Strategi Komunikasi Pemasaran Sustainable Fashion Brand @Temanthrifty Melalui Media Sosial Instagram2025-02-20T17:18:51+08:00Muhammad Rafi Maulana Siddiqrafimaulana1900@gmail.comFerry Darmawanferry@unisba.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan Temanthrifty yaitu temanthrifty merupakan salah satu pelaku usaha dalam bidang sustainable fashion brand di Bandung yang aktif di Instagram. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui proses komunikasi pemasaran temanthrifty dalam menarik minatbeli followers, interaksi yang dibangun temanthrifty kepada followersnya di Instagram, dan untuk mengetahui alasan temanthrifty mengusung tema sustainablefashion brand pada usahanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian dilakukan padaDirektur Utama Temanthrifty. Teknik analisis yang digunakan yaitu datareduction, display data, conclusion drawing. Hasil dari penelitian ini yaitu @Temanthrifty menggunakan berbagai strategi komunikasi pemasaran yang inovatif untuk menarik minat beli followers. Melalui fitur live shopping dan story shopping, mereka berhasil menciptakan pengalaman berbelanja yang interaktif. Pendekatan ini, dikombinasikan dengan promosi yang terencana, seperti diskon pada momen tertentu, efektif dalam meningkatkan ketertarikan konsumen untuk melakukan pembelian, Interaksi @Temanthrifty dengan followers sangat personal dan akrab, menciptakan hubungan yang lebih dekat. Mereka menggunakan panggilan akrab untuk membangun kedekatan emosional. Kegiatan seperti "guel of the month" dan respon terhadap komentar dan pesan followers memperkuat engagement dan loyalitas pelanggan, menjadikan followers merasa dihargai dan terlibat dalam komunitas, @Temanthrifty mengusung tema sustainable fashion sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18029Peran Nano Influencer Sebagai Media Promosi2025-02-20T17:21:27+08:00Silvia Maelanisilvvmae30@gmail.comAning Sofyananingsofyan06@gmail.com<p>Nano influencers are considered as a result of technological developments that make it very easy for brands to promote their products. Because of this, researchers will examine the role of nano influencers in the promotion of a local beauty brand. This study uses mass communication theory where a public figure is able to help shape the contents of the media to be conveyed to the public. This research was conducted using the case study method with in-depth interview techniques, observation, and documentation so that the data obtained can be validated. Current technological developments have a good impact on human life, one of which is to facilitate human activities carried out online, for example in promoting products through advertisements or using nano influencers.</p> <p>Nano influencer dianggap sebagai sebuah hasil dari perkembangan teknologi yang sangat mempermudah bagi brand untuk mempromosikan produknya. Karena hal tersebut, peneliti akan meneliti peran nano influencer dalam promosi sebuah brand kecantikan lokal. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi massa dimana seorang public figure mampu membantu pembetukan isi dari media yang tersampaikan kepada khalayak. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus dengan Teknik wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi agar data yang diperoleh dapat tervalidasi. Perkembangan teknologi saat ini memiliki dampak yang baik bagi kehidupan manusia, salah satunya adalah untuk mempermudah kegiatan manusia yang dilakukan secara daring, misalnya dalam mempromosikan produk dengan melalui iklan maupun penggunaan nano influencer.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18044Pola Komunikasi Pimpinan Dengan Karyawan2025-02-20T17:23:11+08:00Naufal Firdaus Musyafakimmusyafakim16@gmail.comOji Kurniadioji.kurniadi@unisba.ac.id<p><strong>Abstract. </strong>This study delves into the detailed investigation of cross-cultural communication patterns between foreign leaders and local employees at PT. Sinar ezzer Textile, with a focus on symbolic interaction. In this context, the main variables under scrutiny are communication patterns and quantitative interactions between these two groups. Through a symbolic interaction approach, the research aims to deeply understand how these communication patterns are formed, how cultural symbols are understood and utilized in daily interactions, and how cultural differences influence the interpretation of these symbols. The subjects of the study include foreign leaders, individuals from outside Indonesia, and local employees, individuals from Indonesia, at PT. Sinar ezzer Textile. Data collection is conducted through in-depth interviews and participant observation. (1) Foreign leaders demonstrate a high level of cultural awareness by adapting their communication style to the local context, (2) Communication can have different meanings depending on each cultural context, (3) Inhibiting factors include language differences and communication styles, while supporting factors are mutual respect and the willingness to adapt.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Penelitian ini menginvestigasi secara detail pola komunikasi lintas budaya antara pimpinan asing dan karyawan lokal di PT. Sinar ezzer Textile, dengan fokus pada interaksi simbolik. Dalam konteks ini, variabel yang utama adalah pola komunikasi dan interaksi kuantitatif antara kedua kelompok tersebut. Melalui pendekatan interaksi simbolik, penelitian bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana pola komunikasi ini terbentuk, bagaimana simbol budaya dipahami dan digunakan dalam interaksi sehari-hari, serta bagaimana perbedaan budaya memengaruhi interpretasi simbol-simbol tersebut. Subjek penelitian meliputi pimpinan asing yang merupakan individu dari luar Indonesia dan karyawan lokal yang merupakan individu Indonesia di PT. Sinar ezzer Textile. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan. Hasil dari penelitian ini, (1) pimpinan asing menunjukkan kesadaran budaya yang tinggi dengan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan konteks lokal, (2) simbol-simbol komunikasi dapat memiliki makna yang berbeda tergantung pada konteks budaya masing-masing. (3) faktor penghambat meliputi perbedaan bahasa dan gaya komunikasi, faktor pendukung sikap saling menghargai dan keinginan untuk beradaptasi.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18092Hubungan Brand Image dengan Keputusan Pembelian Produk Mayoutfit Bandung2025-02-25T14:30:41+08:00Daffa Maulanadaffa060606@gmail.comAni Yuningsihani.yuningsih@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> <em>The fashion industry in Bandung has significantly progressed, as reflected in the number of businesses in fashion, ranging from distro, factory outlets, department stores, to clothing brands. Increasing competition drives companies to pay more attention to their marketing communications. Brand image is a crucial factor influencing purchase decisions. Mayoutfit is a clothing brand that offers a wide range of women’s outfits. This research is important to examine the relationship between brand image strength and purchase decisions of Mayoutfit products in Bandung. This study uses a quantitative method with a correlational approach to test the existence of a relationship between variables. The research population consists of Mayoutfit Store Gegerkalong Bandung customers in November 2024. The sampling technique employed is total sampling. The results indicate a relationship between brand image and purchase decisions at Mayoutfit Store Gegerkalong Bandung, with a correlation coefficient of 0.632. The relationship is strong, significant, positive, and unidirectional. It can be concluded that the stronger the brand image of Mayoutfit, the greater the impact it has on purchase decisions.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Industri <em>fashion </em>sudah cukup maju di Kota Bandung, tercermin dari banyaknya pelaku usaha dibidang <em>fashion</em> mulai dari distro, factory outlet, dapartemen store, dan clothing. Persaingan yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk lebih memperhatikan bagaimana mereka melakukan komunikasi pemasaran.<em> Brand image</em> merupakan faktor krusial yang memengaruhi keputusan pembelian. Mayoutfit merupakan sebuah clothing yang menyediakan berbagai kebutuhan outfit wanita.Penelitian ini dirasa penting dilakukan untuk menguji bagaimana kekuatan <em>brand image</em> dengan keputusan pembelian produk Mayoutfit Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk untuk menguji terdapat atau tidaknya hubungan antar variabel. Populasi penelitian adalah konsumen Mayoutfit <em>store</em> Gegerkalong Bandung pada bulan November 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara <em>brand image</em> dengan keputusan pembelian pada Mayoutfit <em>store</em> Gegerkalong Bandung dengan hasil uji korelasional sebesar 0.632. Kategori hubungan kuat, signifikan, positif, dan searah. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik brand image pada Mayoutfit maka akan semakin baik pula dampak yang diberikan bagi keputusan pembelian.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18152Football Tactics Content Strategy Analysis2025-02-20T17:24:25+08:00Muhamad Fikri Ramadhanfikrirmdhn16@gmail.comOji Kurniadioji.kurniadi@unisba.ac.id<p><strong>Abstract. </strong><em>This research discusses the content management strategy of soccer tactics on the @ruangtaktik account on social media X, as well as the challenges faced in building communication with its followers. Social media X was chosen as the main platform due to its educated user characteristics, comfortable visual appearance, and interactive features that support quality discussions. This research uses a qualitative method with a case study approach, involving observation, in-depth interviews with account owners, and digital content analysis within a constructivism paradigm. The results show that the main strategies used by account owners are personal approach with followers, selection of quality content, and active interaction. The personal approach is proven to increase engagement, while accurate and easy-to-understand content meets the needs of various soccer fans. However, the account is self-managed by the owner, Faiz, without the help of a Social Media Specialist, which sometimes affects the frequency and consistency of posts. The findings provide insight into the challenges of managing a soccer-based social media account as well as the factors that support a successful digital communication strategy.</em></p> <p><em>Keywords: Social Media, Football Tactics, @ruangtaktik, Case Study</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini membahas strategi pengelolaan konten taktik sepak bola di akun @ruangtaktik di media sosial X, serta tantangan yang dihadapi dalam membangun komunikasi dengan pengikutnya. Media sosial X dipilih sebagai platform utama karena karakteristik penggunanya yang teredukasi, tampilan visual yang nyaman, serta fitur interaktif yang mendukung diskusi berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi, wawancara mendalam dengan pemilik akun, dan analisis konten digital dalam paradigma konstruktivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang digunakan oleh pemilik akun adalah pendekatan personal dengan followers, pemilihan konten berkualitas, serta interaksi aktif. Pendekatan personal terbukti meningkatkan engagement, sementara konten yang akurat dan mudah dipahami memenuhi kebutuhan berbagai kalangan penggemar sepak bola. Namun, akun ini dikelola sendiri oleh pemiliknya, Faiz, tanpa bantuan Social Media Specialist, yang terkadang mempengaruhi frekuensi dan konsistensi posting. Temuan ini memberikan wawasan tentang tantangan dalam pengelolaan akun media sosial berbasis sepak bola serta faktor-faktor yang mendukung keberhasilan strategi komunikasi digital.</p> <p>Kata Kunci: Media Sosial, Taktik Sepak Bola, @ruangtaktik, Studi Kasus</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18155Hubungan Antara Konten Instagram @Alfakarir.Cianjur Dengan Minat Melamar Kerja2025-02-20T17:26:17+08:00Harahap Dito Pramudyaditopramudya1617@gmail.comAnne Maryanianmar2005@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Work is not merely a necessity for survival; its meaning has evolved. The meaning of work is shaped when individuals have an interest in applying to a company. On the other hand, companies must strive to attract the best employees. Alfamart Branch Cianjur has created the @alfakarir.cianjur account as a platform for sharing information. Cianjur Regency has a large workforce that needs to be well-absorbed by companies. Based on this, the author finds it necessary to conduct research on "The Relationship Between Instagram Content of @alfakarir.cianjur and Interest in Applying for Jobs". The methodology chosen for this study is a correlational method with a quantitative approach. The data analysis technique used is correlational analysis. The research population consists of participants in the "Career Seminar & Offline Selection – Alfamart Goes to School" event organized by Alfamart Branch Cianjur, with a total population of 153 participants. The sampling method used is probability sampling with a simple random sampling technique, calculated using the Taro Yamane formula. The number of respondents in this study is 111 applicants. The results of this study indicate a significant relationship between the Instagram content of @alfakarir.cianjur and the interest in applying for jobs. Additionally, hypothesis testing on the sub-variables—content, communication, and context—shows that all three sub-variables have a significant relationship with job application interest.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Pekerjaan bukan hanya sekadar kebutuhan hidup sehingga makna kerja telah berubah. Makna kerja akan terbentuk jika terdapat minat bagi seseorang untuk melamar di perusahaan. Di sisi lain, perusahaan harus berupaya agar mendapatkan karyawan terbaik. Alfamart Branch Cianjur dengan membentuk akun @alfakarir.cianjur sebagai sarana membagikan informasi. Kabupaten Cianjur memiliki angkatan kerja yang banyak sehingga harus bisa terserap dengan baik oleh perusahaan Berdasarkan hal itu, penulis merasa perlu dilakukan penelitian mengenai “Hubungan Antara Konten Instagram @alfakarir.cianjur Dengan Minat Melamar Kerja”. Metodologi yang penulis pilih yaitu metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasional. Dalam penelitian ini populasi penelitian merupakan para peserta dalam acara “Seminar Karir & Seleksi Offline Alfamart Goes To School” yang dilaksanakan oleh Alfamart Branch Cianjur dengan jumlah populasi sebanyak 153 orang peserta. Metode sampling dalam penelitian ini metode probability sampling menggunakan teknik simple random sampling menggunakan rumus Taro Yamane. Jumlah responden dalam penelitian sebanyak 111 pelamar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara konten Instagram @alfakarir.cianjur dengan minat melamar kerja. Selain itu setelah dilakukan uji hipotesis pada sub variabel content, communication, context menunjukkan hasil bahwa ketiga sub variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan minat melamar kerja.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18188Representasi Feminisme Radikal Dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa 20232025-02-20T17:27:53+08:00Marcella Azalia Maharanimarcellaazaliam150203@gmail.comYadi Supriadisupriadi@unisba.ac.id<p>Abstract. This study analyzes radical feminism in the film Tuhan Izinkan Aku Berdosa, portraying the main character as a symbol of women's empowerment. Using Roland Barthes' semiotics approach, the research explores three layers of meaning: denotative, connotative, and myth, in the visual representation of female characters throughout the film. The study addresses several key questions: (1) How is the perspective on radical feminism throughout the film Tuhan Izinkan Aku Berdosa (2023) viewed from a denotative meaning? (2) How is the perspective on radical feminism throughout the film Tuhan Izinkan Aku Berdosa (2023) viewed from a connotative meaning? (3) How is the perspective on radical feminism throughout the film Tuhan Izinkan Aku Berdosa (2023) viewed from a mythological meaning? and (4) What messages are conveyed in the film Tuhan Izinkan Aku Berdosa (2023) from the perspective of Roland Barthes' semiotic analysis?Radical feminism, which emphasizes dismantling patriarchy and full empowerment of women, is reflected in the transformation of the main character, challenging traditional gender stereotypes. The film not only portrays women as objects or in limited roles but as leaders and agents of change. This study also involves interviews with women actively engaged in gender equality issues to understand the film's impact on their perspectives. The findings are expected to provide insights into how popular films like Tuhan Izinkan Aku Berdosa can serve as effective communication tools in introducing radical feminism and highlighting the importance of inclusive representation to promote social change and gender equality.<br>Keywords: Roland Barthes' Semiotics, Representation, Radical Feminism, Tuhan Izinkan Aku Berdosa Movie 2023<br>Abstrak. Penelitian ini menganalisis feminisme radikal dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa yang menggambarkan karakter utama sebagai simbol pemberdayaan perempuan. Dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, penelitian ini mengeksplorasi tiga lapisan makna: denotatif, konotatif, dan mitos, dalam representasi visual karakter perempuan sepanjang film. Penelitian ini menjawab beberapa pertanyaan utama: (1) Bagaimana pandangan tentang Feminisme Radikal sepanjang film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa 2023 ditinjau dari makna Denotatif? (2) Bagaimana pandangan tentang Feminisme Radikal sepanjang film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa 2023 ditinjau dari makna Konotatif? (3) Bagaimana pandangan tentang Feminisme Radikal sepanjang film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa 2023 ditinjau dari makna Mitos? dan (4) Bagaimana pesan yang terkandung dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa 2023 ditinjau dari analisis semiotika Roland Barthes? Feminisme radikal, yang menekankan penghancuran patriarki dan pemberdayaan penuh perempuan, tercermin dalam transformasi karakter utama yang menentang stereotip gender tradisional. Film ini tidak hanya menggambarkan perempuan sebagai objek atau dalam peran terbatas, tetapi sebagai pemimpin dan agen perubahan. Penelitian ini juga melibatkan wawancara dengan perempuan aktif dalam isu kesetaraan gender untuk memahami pengaruh film terhadap pandangan mereka. Hasilnya diharapkan memberikan wawasan tentang bagaimana film populer seperti Tuhan Izinkan Aku Berdosa dapat menjadi alat komunikasi efektif dalam memperkenalkan feminisme radikal dan menggarisbawahi pentingnya representasi inklusif untuk mendorong perubahan sosial dan kesetaraan gender.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18263Hubungan Program Mbkm Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Dengan Keterampilan Berkomunikasi Dalam Organisasi 2025-02-20T17:29:51+08:00Dhea Anggieta Aprilliadheaanggieta@gmail.comArba'iyah Satrianisatriani251@gmail.com<p><em><strong>Abstract.</strong> The MBKM is one of the Merdeka Campus policies which was launched in 2019 with the aim of making students become graduates who are ready to enter the world of work. This research focuses on one of the MBKM programs in collaboration with companies, namely Certified Independent Study and Internship (MSIB). The aim of this research is to determine whether there is a relationship between the MSIB MBKM program and UNISBA students' verbal and non-verbal communication skills in communication. This research uses quantitative methods and a correlational study approach to measure the relationship between the two variables, where data is collected from the results of distributing questionnaires with a 4 score Likert Scale category. This research used a random sample with a sample of 203 respondents. The theories used in this research in this research are interpersonal communication and communication skills. The subjects of this research are UNISBA students who have participated in the MSIB MBKM program in 2020-2023. The results of this research are that there is a relationship between the MSIB MBKM program and communication skills in organizations among UNISBA students.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Program MBKM merupakan salah satu kebijakan Kampus Merdeka yang diluncurkan sejak tahun 2019 dengan tujuan agar mahasiswa menjadi lulusan yang siap untuk terjun ke dunia kerja, Penelitian ini berfokus kepada salah satu progam MBKM yang bekerja sama dengan perusahaan yaitu Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara program MBKM MSIB dengan keterampilan berkomunikasi secara verbal dan nonverbal yang dilakukan oleh mahasiswa UNISBA dalam komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan studi korelasional untuk mengukur hubungan antara kedua variabel, di mana data dikumpulkan dari hasil penyebaran kuesioner dengan kategori Skala Likert 4 skor. Penelitian ini menggunakan sampel acak dengan sampel sebanyak 203 responden. Teori yang digunakan dalam penelitian ini dalam penelitian ini adalah komunikasi antarpribadi, dan keterampilan komunikasi. Subjek dari penelitian ini yaitu mahasiswa UNISBA yang pernah mengikuti program MBKM MSIB pada tahun 2020-2023. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara program MBKM MSIB dengan keterampilan berkomunikasi dalam organisasi di kalangan mahasiswa UNISBA.</p>2025-02-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18266Strategi Promosi Pariwisata Melalui Media Sosial Instagram Di Pantai Batukaras 2025-02-20T17:31:29+08:00Faiq Adhiyat Yumanfaiqadhiiiyat@gmail.comAtie Rachmiatierachmiatie@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> <em>Tourism is one of the sectors that needs to be prioritized in its development. Batukaras Beach combines the atmosphere of Pangandaran Beach and Batu Hiu's natural surroundings, with a peaceful environment, friendly sea waves, and a gently sloping beach, making visitors feel comfortable staying at this location. This study aims to examine the Tourism Promotion Strategy through social media Instagram at Batukaras, the advantages and disadvantages of the promotion strategy through Instagram social media at Batukaras, and the forms of tourism promotion through the Instagram account @batukaras_bagus. This research is a qualitative study using a case study approach at Batukaras Beach in Pangandaran, focusing on the Tourism Marketing Communication Strategy. Based on the focus of the research, the substance of the issue and the substance of the research approach can be described. The study focuses on the Tourism Marketing Communication Strategy implemented by stakeholders in Batukaras</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Pariwisata merupakan salah satu bidang yang perlu digalakan dalam pembangunannya. Pantai Batukaras adalah penggabungan nuansa pantai Pangandaran dan alam Batu hiu dengan suasana alam yang tenang, gelombang laut yang bersahabat dan juga pantai yang landai sehingga dapat membuat para wisatawan betah tinggal di tempat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Promosi Pariwisata melalui media sosial Instagram di Batukaras, keunggulan dan kelemahan Strategi promosi pariwisata melalui media sosial instagram di batukaras, dan mengetahui bentuk promosi pariwisata melalui media sosial akun Instagram @batukaras_bagus. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendektan studi kasus di pantai batukaras pangandaran, maka penelitian ini fokus pada Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata. Berdasarkan dari fokus Penelitian diatas maka dapat dideskripsikan substantsi permasalahan dan substansi pendekatan penelitian ini, Penelitian fokus pada bentuk Strategi Komunikasi Pemasaran Pantai Batukaras yang dilaksanakan oleh stakeholder di Batukaras.</p>2025-02-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18281Kontruksi Citra Vokalis Musik Underground Dalam Media Instagram 2025-02-20T17:33:03+08:00Caesarea Rachmanicalrachman114@gmail.comRiza Hernawatidiza0712@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> <em>This research aims to analyse the image construction of Bring Me The Horizon vocalist, Oliver Sykes, in the Instagram media account @thehorizonid. The method used is a qualitative approach with a constructivist paradigm used to gain an in-depth understanding of how Oliver Sykes' image is constructed and presented through the social media account @thehorizonid Instagram account. In addition, to examine the factors involved in the image construction process, the researcher explores it with the Framing analysis theory of William A. Gamson and Andre Modigliani's Framing analysis theory is used to explore the ways in which posted content is accommodated and presented. Through observation of posts, captions, and interactions with followers. The results of this study found that Oliver Sykes who is also a vocalist from the band Bring Me The Horizon, he is known not only as a metal musician who is usually identified as someone who is scary and lives loudly or full of emotions, but he also shows a more personal, relaxed, cheerful and reflective side of himself through uploads on the @thehorizonid Instagram account.</em></p> <p><strong>Abstrak</strong>. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontruksi citra vokalis Bring Me The Horizon, Oliver Sykes, dalam media Instagram akun @thehorizonid. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana citra Oliver Sykes dibangun dan dipresentasikan melalui akun media sosial akun instagram @thehorizonid. Selain itu, untuk mengkaji faktor-faktor yang terlibat dalam proses kontruksi citranya, peneliti mendalaminya dengan teori analisis Framing William A. Gamson dan Andre Modigliani digunakan untuk mengeksplorasi cara-cara dimana konten yang diposting diakomodasi dan disajikan. Melalui pengamatan terhadap postingan, caption, dan interaksi dengan pengikut. Hasil penelitian ini di ketahu bahwa Oliver Sykes yang juga seseorang vokalis dari band Bring Me The Horizon, dia dikenal bukan hanya sebagai musisi metal yang biasa di identikkan sebagai seseorang yang menyeramkan dan hidup dengan keras atau penuh emosi, namun dia juga menampilkan sisi dirinya yang lebih personal, santai, ceria dan penuh refleksi lewat unggahan-unggahan di akun instagram @thehorizonid.</p>2025-02-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18312Komunikasi Pemasaran Digital Perusahaan Terhadap Promosi Perusahaan Melalui Youtube 2025-02-20T17:34:22+08:00Dimas Agustiandimasagustian55@gmail.comAning Sofyananingsofyan@unisba.ic.id<p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Communication is essential in marketing to influence consumer behavior through the delivery of relevant information. Dharmawisata Tour and Travel uses YouTube as its primary promotional platform. This study aims to identify the factors that contribute to Dharmawisata's successful use of YouTube for promotion through a qualitative approach and interviews with Ibu Ela Rahmawati, the founder. Content analysis of Dharmawisata’s YouTube videos was also conducted to support the findings.The study found that success is influenced by several key factors: content quality that is informative and engaging, consistency in uploading videos, active interaction with viewers, the use of YouTube analytics tools to evaluate content performance, and the ability to adapt to trends and changes in YouTube's algorithms. These findings provide valuable insights for other companies looking to utilize YouTube as an effective promotional platform.</em></p> <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Komunikasi adalah proses penting dalam pemasaran untuk mempengaruhi perilaku konsumen melalui penyampaian informasi yang tepat. Dharmawisata Tour and Travel memanfaatkan YouTube sebagai media promosi utama mereka. Penelitian ini bertujuan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemanfaatan YouTube oleh Dharmawisata melalui pendekatan kualitatif dan wawancara dengan Ibu Ela Rahmawati sebagai pendiri. Penelitian juga melakukan analisis konten video untuk mendukung temuan.Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor: kualitas konten yang informatif dan menarik, konsistensi mengunggah video, interaksi aktif dengan penonton, pemanfaatan alat analitik untuk mengevaluasi performa konten, serta kemampuan beradaptasi dengan tren dan perubahan algoritma YouTube. Temuan ini memberi wawasan bagi perusahaan lain yang ingin memanfaatkan YouTube untuk promosi efektif.</p> <p> </p>2025-02-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18318Model Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Melalui Tiktok2025-02-20T17:35:47+08:00Azira Tyena Sheilaaziraa2016@gmail.comDadan Mulyanadadan.mulyana@unisba.ac.id<p><strong>Abstract. </strong></p> <p><em>The phenomenon of digital marketing using social media, especially Tiktok, among modern people has created new business opportunities in business development. This makes researchers interested in conducting research on digital marketing communication strategies through the Tiktok Mps.bec account. The purpose of this study is to determine the digital marketing communication strategy carried out by the Mps.bec tiktok account. Mps.bec is a company engaged in electronics that utilizes marketing media through TikTok. The product marketed by this account is a smartphone. This account has been followed by 326.1 thousand TikTok users, and has uploaded a number of short videos using storylines as the marketing communication technique used. In this study, researchers used a qualitative research method using a case study approach. The theory used as reference material in this research is the theory of integrated marketing communication, the research method used is qualitative with a case study approach. This research uses data collection techniques in the form of observations</em><em>, </em><em>interviews</em><em> and documentation.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong></p> <p>Fenomena digital marketing menggunakkan media sosial terutama Tiktok di kalangan masyarakat modern memunculkan peluang bisnis baru dalam perkembangan bisnis. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai strategi komunikasi pemasaran digital melalui akun Tiktok Mps.bec. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui startegi komunikasi pemasaran digital yang dilakukan oleh akun tiktok Mps.bec. Mps.bec merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang elektronik yang memanfaatkan media pemasaran melalui TikTok. Produk yang dipasarkan oleh akun ini berupa smartphone. Akun ini sudah diikuti oleh 326,1 ribu pengguna tiktok, dan telah mengunggah sejumlah video pendek dengan menggunakan alur cerita sebagai teknik komunikasi pemasaran yang digunakan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan Metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Teori yang dijadikan bahan rujukan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi pemasaran terpadu, Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa obeservasi, wawancara dan dokumentasi.</p> <p> </p>2025-02-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18332Radio Online Sebagai Media Ekspresi Subkultur Anak Muda2025-02-20T17:37:41+08:00Mochamad Rizqyana Surya Firdaus Sanusi Putracontactyanaw@gmail.comDede Lilis Chaerowatidede.lilis@unisba.ac.id<p><span class="s10">Abstract, </span><span class="s11">This</span><span class="s11"> research aims to explore the role of online radio as a medium of expression for youth subcultures. In the digital era, young people are increasingly seeking platforms to express their identities. </span><span class="s11">Norrm</span><span class="s11"> Radio emerges as a medium that provides space for independent music and youth subcultures. This study employs a qualitative approach with an exploratory case study method. Data collection techniques include interviews, observations, and literature analysis. Data analysis was conducted using Miles and Huberman's method, which involves data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings reveal that </span><span class="s11">Norrm</span><span class="s11"> Radio leverages the characteristics of independent music and community interaction to sustain its existence as an alternative media. This research highlights the importance of platforms like </span><span class="s11">Norrm</span><span class="s11"> Radio in creating spaces for subcultural expression.</span></p> <p><span class="s11"><span class="s13">Abstrak</span><span class="s13">, </span><span class="s14">Penelitian</span> <span class="s14">ini</span> <span class="s14">bertujuan</span> <span class="s14">untuk</span> <span class="s14">mendalami</span> <span class="s14">peran</span><span class="s14"> radio online </span><span class="s14">sebagai</span><span class="s14"> media </span><span class="s14">ekspresi</span> <span class="s14">bagi</span> <span class="s14">subkultur</span> <span class="s14">anak</span> <span class="s14">muda</span><span class="s14">. </span><span class="s14">Dalam</span><span class="s14"> era digital, </span><span class="s14">anak</span> <span class="s14">muda</span> <span class="s14">semakin</span> <span class="s14">aktif</span> <span class="s14">mencari</span> <span class="s14">wadah</span> <span class="s14">untuk</span><span class="s14">mengekspresikan</span> <span class="s14">identitas</span> <span class="s14">mereka</span><span class="s14">. </span><span class="s14">Norrm</span><span class="s14"> Radio </span><span class="s14">muncul</span> <span class="s14">sebagai</span><span class="s14">medium yang </span><span class="s14">memberikan</span> <span class="s14">ruang</span> <span class="s14">bagi</span> <span class="s14">musik</span> <span class="s14">independen</span><span class="s14"> dan </span><span class="s14">subkultur</span> <span class="s14">anak</span> <span class="s14">muda</span><span class="s14">. </span><span class="s14">Penelitian</span> <span class="s14">ini</span> <span class="s14">menggunakan</span> <span class="s14">pendekatan</span><span class="s14">kualitatif</span> <span class="s14">dengan</span> <span class="s14">studi</span> <span class="s14">kasus</span> <span class="s14">eksploratoris</span><span class="s14">. Teknik </span><span class="s14">pengumpulan</span><span class="s14">data </span><span class="s14">meliputi</span> <span class="s14">wawancara</span><span class="s14">, </span><span class="s14">observasi</span><span class="s14">, dan </span><span class="s14">analisis</span> <span class="s14">pustaka</span><span class="s14">. </span><span class="s14">Analisis</span><span class="s14">data </span><span class="s14">dilakukan</span> <span class="s14">menggunakan</span> <span class="s14">metode</span><span class="s14"> Miles dan Huberman </span><span class="s14">melalui</span><span class="s14">reduksi</span><span class="s14"> data, </span><span class="s14">penyajian</span><span class="s14"> data, dan </span><span class="s14">penarikan</span> <span class="s14">kesimpulan</span><span class="s14">. Hasil </span><span class="s14">penelitian</span> <span class="s14">menunjukkan</span> <span class="s14">bahwa</span> <span class="s14">Norrm</span><span class="s14"> Radio </span><span class="s14">memanfaatkan</span><span class="s14">karakteristik</span> <span class="s14">musik</span> <span class="s14">independen</span><span class="s14"> dan </span><span class="s14">interaksi</span> <span class="s14">komunitas</span> <span class="s14">untuk</span><span class="s14">mempertahankan</span> <span class="s14">eksistensinya</span> <span class="s14">sebagai</span><span class="s14"> media </span><span class="s14">alternatif</span><span class="s14">. </span><span class="s14">Penelitian</span><span class="s14">ini</span> <span class="s14">menyoroti</span> <span class="s14">pentingnya</span><span class="s14"> platform </span><span class="s14">seperti</span> <span class="s14">Norrm</span><span class="s14"> Radio </span><span class="s14">dalam</span><span class="s14">menciptakan</span> <span class="s14">ruang</span> <span class="s14">ekspresi</span> <span class="s14">bagi</span> <span class="s14">subkultur</span><span class="s14">.</span></span></p>2025-02-08T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Communication Management