Representasi Komunikasi Persuasif Kepemimpinan Mehmed II dalam Film Series
Abstract
Abstract. Communication is a very important aspect of human life, when doing activities or doing relationships with each other humans need a communication. Communication has several forms, one of which is persuasive communication. Persuasive communication can be done anywhere when someone has certain desires and goals to motivate someone in achieving the goals to be achieved, just like a king who communicates persuasively to soldiers in order to motivate his soldiers. Leadership is an activity to influence a group to achieve a goal. The communication skills of a leader must be combined with a good leadership style in order to achieve better goals. The purpose of this study is to find out the meaning of denotation, connotation, and myth contained in scenes that contain representations of persuasive communication in the film series Rise Of Empires: Ottoman. The method used in this study uses a qualitative method with a semiotics analysis approach of Roland Barthes. The results of this study are The denotative meaning of persuasive communication by Mehmed II is an instruction and negotiation to soldiers to motivate and increase the self-confidence of soldiers. The meaning of the connotation that often appears is that Mehmed II as a leader provides motivation by prioritizing the basic beliefs that exist in his soldiers, Mehmed II motivates the soldiers by exemplifying himself who never gives up and continues to be persistent to achieve the desired goals. The meaning of the myth that often arises is that a leader must be able to make a decision, and not be easily influenced by the words of others. A leader must be able to unite the strengths and motivate his subordinates in achieving the desired goals together.
Abstrak. Komunikasi merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan manusia, saat melakukan aktivitas maupun melakukan hubungan satu sama lain manusia memerlukan sebuah komunikasi. komunikasi memiliki beberapa bentuk, salah satunya adalah komunikasi persuasif. Komunikasi persuasif bisa dilakukan dimana saja saat seseorang memiliki keinginan dan tujuan tertentu untuk memotivasi seseorang dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai, seperti halnya seorang raja yang melakukan komunikasi persuasif kepada prajurit agara memotivasi prajuritnya. Kepemimpinan merupakan sebuah kegiatan untuk mempengaruhi kelompok untuk mencapai sebuah tujuan. Kemampuan komunikasi yang dimiliki seorang pemimpin harus disatukan dengan gaya kepemimpinan yang baik agar dapat mencapai tujuan yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terdapat pada adegan yang mengandung representasi komunikasi persuasif dalam film series Rise Of Empires: Ottoman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis Semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini yaitu, Makna denotasi dari komunikasi persuasif yang dilakukan Mehmed II yaitu sebuah intruksi dan negosiasi kepada prajurit untuk memotivasi dan meningkatkan rasa percaya diri prajuritnya. Makna Konotasi yang sering muncul yaitu Mehmed II sebagai seorang pemimpin memberikan motivasi dengan mengutamakan dasar keyakinan yang ada pada diri prajuritnya, Mehmed II memotivasi para prajurit dengan mencontohkan dirinya yang tidak pernah menyerah dan terus gigih untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Makna Mitos yang sering muncul yaitu seorang pemimpin harus bisa mengambil sebuah keputusan, dan tidak mudah terpengaruh oleh perkataan orang lain. Seorang pemimpin harus bisa menyatukan kekuatan dan memotivasi bawahannya dalam mencapai tujuan yang diinginkan bersama.