Gambaran Keterbukaan Komunikasi Kepala Madrasan dan Kepuasan Relasional Guru

Authors

  • Vika Hissan Raihani Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Yulianti Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.25787

Keywords:

Organizational Transparency Theory, Relational Satisfaction Theory, Kepemimpinan Islam

Abstract

Abstract. This study aims to describe the level of communication openness of the madrasah principal and the relational satisfaction of teachers at MI Attaqwa 06 Kebalen, Bekasi. Communication openness is a critical factor shaping the quality of interpersonal relationships in educational organizations, particularly in Islamic madrasah settings where the values of amanah (trustworthiness) and shiddiq (honesty) underlie leadership communication. This study employs a quantitative descriptive method with a census technique involving all 41 active teachers as respondents. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed descriptively. The theoretical framework integrates Organizational Transparency Theory (Schnackenberg & Tomlinson, 2016) and Relational Satisfaction Theory (Canary & Stafford, 1992). Results show that communication openness of the principal falls in the high category (81.63%), with accuracy as the highest dimension (82.44%) and disclosure as the lowest (80.61%). Teacher relational satisfaction is also high (82.71%), with emotional support as the highest dimension (83.66%) and communication openness as the lowest (81.79%). These findings confirm that transparent, Islamic-value-based leadership communication is positively associated with strong relational satisfaction among teachers in madrasah settings.

 

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat keterbukaan komunikasi kepala madrasah dan kepuasan relasional guru di MI Attaqwa 06 Kebalen, Bekasi. Keterbukaan komunikasi merupakan faktor krusial dalam membentuk kualitas hubungan interpersonal pada organisasi pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah yang menjunjung nilai amanah dan shiddiq dalam komunikasi kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik sensus terhadap seluruh 41 guru aktif sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif. Kerangka teoretis penelitian ini mengintegrasikan Organizational Transparency Theory (Schnackenberg & Tomlinson, 2016) dan Relational Satisfaction Theory (Canary & Stafford, 1992). Hasil penelitian menunjukkan keterbukaan komunikasi kepala madrasah berada pada kategori tinggi (81,63%), dengan dimensi ketepatan (accuracy) sebagai capaian tertinggi (82,44%) dan dimensi pengungkapan (disclosure) sebagai capaian terendah (80,61%). Kepuasan relasional guru juga berada pada kategori tinggi (82,71%), dengan dimensi dukungan emosional sebagai capaian tertinggi (83,66%) dan dimensi keterbukaan komunikasi sebagai capaian terendah (81,79%). Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi kepemimpinan yang transparan dan berlandaskan nilai Islam berkorelasi positif dengan kuatnya kepuasan relasional guru di lingkungan madrasah.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Aurelio, P. G. D., & Gamao, W. E. (2025). The Influence of School Principals’ Communication Style on Teacher Job Satisfaction. Nexus International Journal of Science and Education, 2(3), 54–63.
Bennis, W., Goleman, D., & O’Toole, J. (2008). Transparency: How leaders create a culture of candor. John Wiley & Sons.
Canary, D. J., & Stafford, L. (1992). Relational maintenance strategies and equity in marriage. Communications Monographs, 59(3), 243–267.
Dainton, M., & Aylor, B. (2002). Patterns of communication channel use in the maintenance of long‐distance relationships. Communication Research Reports, 19(2), 118–129. https://doi.org/10.1080/08824090209384839
Fatarudin, M. R., & Yulianti, Y. (2020). Kredibilitas dan Otentisitas Guru Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Margaasih. Prosiding Manajemen Komunikasi, 143–145.
Hecht, M. L. (1978). The conceptualization and measurement of interpersonal communication satisfaction. Human Communication Research, 4(3), 253–264.
Khairani, I., Efendi, E., & Saputra, E. (2018). Komunikasi Interpersonal Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Timur. Edu-Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Dan Keagamaan, 2(3).
Meriç, E., & Öz, H. (2025). School transparency as a predictor of organizational trust. BMC Psychology, 13(1), 1383.
Mull, M. (2020). The Influence of School Principals’ Communications Styles on Experienced Teachers’ Job Satisfaction [Doctoral Dissertation].  Ashford University.
Nasution, N., & Sri, W. (2025). Impact of Principal Communication and Psychological Climate on Enhancing Teacher Performance. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(1), 1730–1740.
Yulianti, Y., Putri, D. W., Hamdan, S. R., & Sari, Y. (2020). Media usage behavior during Covid-19 pandemic. Diakom, 3(2), 117–126.
Putri, D. W., Hamdan, S. R., & Yulianti, Y. (2017). Perilaku Bermedia Digital Dalam Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Dikalangan Dosen Unisba. Mediator: Jurnal Komunikasi, 10(1), 11–24.
Rawlins, B. R. (2008). Measuring the relationship between organizational transparency and employee trust. Public Relations Journal, 2(2), 1–21.
Rochim, A. N., & Muttaqien, M. I. (2025). Keadilan, amanah, dan musyawarah: Integrasi nilai kepemimpinan Islam dalam manajemen pendidikan modern. Jurnal Visi Manajemen, 11(2), 1–12.
Schnackenberg, A. K., & Tomlinson, E. C. (2016). Organizational transparency: A new perspective on managing trust in organization-stakeholder relationships. Journal of Management, 42(7), 1784–1810.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta.
Tavakol, M., & Dennick, R. (2011). Making sense of Cronbach’s alpha. International Journal of Medical Education, 2, 53.
Yulianti, Y., Triwardhani, I. J., & Listiani, E. (2023). Good Communication for Entrepreneurial Literacy at Pesantren. Mediator: Jurnal Komunikasi, 16(2), 365–376.
Yulianti, Y., Hamdan, S. R., & Putri, D. W. (2018). Penguatan Nilai-Nilai Religius di Perguruan Tinggi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 11(2), 177–187.

Published

2026-08-04