Pengelolaan Komunikasi Oleh Pokdarwis Sanghyang Kenit Kab. Bandung Barat
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.25745Keywords:
Manajemen Komunikasi, Komunikasi Pariwisata, Kelompok Sadar WisataAbstract
Abstract. This study examines the communication management within the Sanghyang Kenit Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in West Bandung Regency a community-based organization responsible for the preservation and development of the Sanghyang Kenit tourism site. As the spearhead of community-based tourism management, the group is expected to communicate effectively both internally and with various external stakeholders; however, in practice, its communication management lacks a fully structured or systematically planned approach. This research aims to describe and analyze the communication management of the Sanghyang Kenit Pokdarwis, covering communication planning, communication stages, the use of media and channels, target audience segmentation, and monitoring and evaluation processes. A qualitative approach utilizing a case study method was employed. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis involving seven informants selected via purposive sampling. The findings indicate that the Sanghyang Kenit Pokdarwis lacks a formal, structured communication plan. Communication flows tend to be vertical and dominated by directives from external parties, specifically the Tourism Office and the village government. Internal coordination relies on WhatsApp, while external promotion utilizes Instagram, TikTok, brochures, and signage. Audience segmentation has not been formally implemented, and communication evaluation is reactive rather than periodic. Budgetary constraints serve as the primary operational challenge.
Abstrak. Pengelolaan komunikasi yang berlangsung dalam Kelompok Sadar Wisata Sanghyang Kenit, Kabupaten Bandung Barat, sebagai organisasi berbasis komunitas yang memikul tanggung jawab dalam upaya pelestarian dan pengembangan Wisata Sanghyang Kenit. Pokdarwis sebagai ujung tombak pengelolaan wisata berbasis masyarakat yang dituntut untuk menjalankan fungsi komunikasi secara efektif, baik ke dalam organisasi maupun ke luar kepada berbagai pemangku kepentingan, namun dalam praktiknya pengelolaan komunikasi yang berlangsung belum sepenuhnya terstruktur dan terencana secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen komunikasi Pokdarwis Sanghyang Kenit yang mencakup proses perencanaan komunikasi, tahapan komunikasi, penggunaan media dan saluran komunikasi, penentuan segmentasi sasaran, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang dipilih secara purpposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis Sanghyang Kenit belum memiliki perencanaan komunikasi yang terstruktur secara formal, Arus komunikasi cenderung vertikal dan didominasi oleh arahan dari pihak eksternal, yaitu Dinas Pariwisata dan pemerintah desa. Koordinasi internal mengandalkan WhatsApp, sementara promosi eksternal memanfaatkan Instagram, TikTok, brosur, dan papan penunjuk arah. Segmentasi khalayak belum diterapkan secara formal, dan evaluasi komunikasi bersifat reaktif tanpa mekanisme evaluasi berkala. Keterbatasan anggaran menjadi kendala operasional utama.
References
Dewi Nur’aini, R. (2020). PENERAPAN METODE STUDI KASUS YIN DALAM PENELITIAN ARSITEKTUR DAN PERILAKU. In 92 INERSIA (Vol. 1).
Fiantik Rita., Wasil, M., Jumiyati Sri, Honesti Leli, Wahyuni Sri, Mouw Erland, Jonata, Mashudi Imam, Hasanah Nur, Maharani Anita, Ambarwati, K, Noflidaputri, Nuryami, Waris Lukman. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. GLOBAL Eksekutif Teknologi.
Irawati, D., Natsir, N. F., & Haryanti, E. (2021). Positivisme, pospositivisme, teori kritis, dan konstruktivisme dalam perspektif epistemologi Islam. JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(8), 870–880.
Lestari, R. A., Damanik, J., & Wijayanto, A. (2020). Strategi komunikasi pemasaran destinasi wisata melalui media sosial. Jurnal Komunikasi, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol12.iss1.art5
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mulyana, D. (2022). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. PT Remaja Rosdakarya.
Rifqi Asy'ari, Rusdin Tahir, Cecep Ucu Rakhman, Rifki Rahmanda Putra. Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Vol 8, No.1, Th. 2021
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
SV Agustin, A Rachmiatie (2025). Pemanfaatan Instagram @explorebandung dalam Menarik Wisatawan Urban ke Kota Bandung. Jurnal Bandung Conference Series: Comunication Management. 5 (2), 2141-2148