HUBUNGAN KONTEN POST DENGAN ENGAGEMENT

Authors

  • Marshanda Azzahra ilmu komunikasi
  • Tresna Wiwitan FIKOM UNISBA

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.25693

Keywords:

Elaboration Likelihood Model, konten Instagram,, engagement audiens

Abstract

Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

marshandaazzhra1@gmail.com

Abstract. The development of social media, particularly Instagram, has encouraged government institutions to optimize digital communication in conveying information and building audience engagement. The Higher Education Service Institution (LLDIKTI) Region IV of West Java and Banten is one of the public institutions that actively utilizes Instagram, yet the level of audience engagement on each piece of content tends to vary. This study aims to determine the relationship between Instagram post content and audience engagement on the @lldiktiwilayah4 account, examined through four content dimensions (type, consistency, recency, and clarity) and three engagement dimensions (consumption, contribution, and creation). The study uses a positivistic paradigm with a quantitative approach and correlational method, based on the Elaboration Likelihood Model (ELM). The population consisted of 976 Instagram users who interacted with the @lldiktiwilayah4 account during March–May 2026, with a sample of 91 respondents determined using the Slovin formula and simple random sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using Pearson Product Moment correlation with SPSS 29. The results show that Instagram post content has a positive and significant relationship with audience engagement (r = 0.679; p < 0.05), with content type showing the strongest relationship (r = 0.644), followed by content consistency (r = 0.582), content recency (r = 0.573), and content clarity (r = 0.546).

Keywords: Elaboration Likelihood Model, Instagram content, audience engagement

 

Abstrak. Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, mendorong lembaga pemerintah untuk mengoptimalkan komunikasi digital dalam menyampaikan informasi dan membangun keterlibatan audiens. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten merupakan salah satu lembaga publik yang aktif memanfaatkan Instagram, namun tingkat engagement audiens pada setiap konten cenderung bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konten post Instagram dengan engagement audiens pada akun @lldiktiwilayah4, ditinjau dari empat dimensi konten (tipe, konsistensi, keterbaruan, dan kejelasan) dengan tiga dimensi engagement (consumption, contribution, dan creation). Penelitian menggunakan paradigma positivistik dengan pendekatan kuantitatif dan metode korelasional, didasarkan pada teori Elaboration Likelihood Model (ELM). Populasi penelitian adalah 976 pengguna Instagram yang berinteraksi pada akun @lldiktiwilayah4 selama Maret–Mei 2026, dengan sampel sebanyak 91 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten post Instagram memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan engagement audiens (r = 0,679; p < 0,05), dengan tipe konten sebagai dimensi yang memiliki hubungan paling kuat (r = 0,644), diikuti konsistensi konten (r = 0,582), keterbaruan konten (r = 0,573), dan kejelasan konten (r = 0,546).

Kata Kunci: Elaboration Likelihood Model, konten Instagram, engagement audiens

References

Aindha Dimayanti. (2018). PENGARUH KONTEN POST PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP CITRA MEREK HARVEST QUEEN HYDROPONIC. 3(1), 46–55.
Atmoko, B. D. (2018). Instagram Handbook: Tips Fotografi PonselNo Title. Media Kita.
Dr. Rulli Nasrullah, M. S. (n.d.). MEDIA SOSIAL: PERSPEKTIF KOMUNIKASI, BUDAYA DAN SOSIOTEKNOLOGI. Simbiosa Rekatama, Bandung.
Kusuma, A., Darma, D., & Sari, S. R. (2023). Analisis Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Media Promosi di Perpustakaan Universitas Bangka Belitung Berdasarkan Engagement Rate, Impression dan Reach. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi Dan Kearsipan, 9(2), 105–116. https://doi.org/10.14710/lenpust.v9i2.49483
Nasrullah, R. (2015). (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Petty, R. E., & Cacioppo, J. T. (1986). The elaboration likelihood model of persuasion. Advances in Experimental Social Psychology, 19(C), 123–205. https://doi.org/10.1016/S0065-2601(08)60214-2
Tafesse, W. (2015). Marketing Intelligence & Planning Article information : Marketing Intelligence & Planning, 33(3), 238–257.
Tsai, W. H. S., & Men, L. R. (2017). Consumer engagement with brands on social network sites: A cross-cultural comparison of China and the USA. Journal of Marketing Communications, 23(1), 2–21. https://doi.org/10.1080/13527266.2014.942678

Published

2026-08-03