Humanizing Representative Audio Communication: Pemaknaan Voice Over Talent dalam Menghadapi Tantangan Artificial Intelligence (AI) pada Praktik Voice Over Iklan
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.25520Keywords:
Artificial Intelligence, Voice Over Talent, Komunikasi Audio Representatif, Iklan, SDGsAbstract
Abstract. The development of Artificial Intelligence (AI) has brought major changes to the creative industry, including advertising voice over practices. Synthetic voice technology, voice cloning, and automated voice systems are now able to imitate human vocal characteristics, creating both opportunities and challenges for the Voice Over Talent profession. This article aims to discuss how Voice Over Talent interprets representative audio communication in advertising voice over practices amid the development of AI. This study is based on qualitative research using Alfred Schutz’s phenomenological approach, which positions the subjective experiences of Voice Over Talent as the basis of meaning-making. The findings show that Voice Over Talent does not merely function as a script reader, but also as an audio communicator who interprets the brief, builds vocal character, processes emotion, adjusts messages to the audience, and represents brand identity. In the era of AI, Voice Over Talent faces the challenge of the possible replacement of certain voice-related work by technology. However, human feeling, soul, interpretation, spontaneity, cultural experience, and emotional embodiment remain essential aspects that are difficult for machines to replace. This article relates these findings to the spirit of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly decent work in the creative industry, and ethical technological innovation.
Abstrak. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam industri kreatif, termasuk praktik voice over iklan. Teknologi suara sintetis, voice cloning, dan sistem suara otomatis mampu meniru karakter suara manusia, sehingga menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi profesi Voice Over Talent. Artikel ini bertujuan membahas pemaknaan Voice Over Talent terhadap komunikasi audio representatif dalam praktik voice over iklan di tengah perkembangan AI. Kajian ini berangkat dari penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz yang menempatkan pengalaman subjektif Voice Over Talent sebagai dasar pemaknaan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Voice Over Talent tidak hanya berperan sebagai pembaca script, tetapi juga sebagai komunikator audio yang menafsirkan brief, membangun karakter suara, mengolah emosi, menyesuaikan pesan dengan audience, serta merepresentasikan identitas brand. Di era AI, Voice Over Talent menghadapi tantangan berupa kemungkinan tergantikannya sebagian pekerjaan suara oleh teknologi. Namun, unsur rasa, jiwa, interpretasi, spontanitas, pengalaman budaya, dan penghayatan manusia tetap menjadi aspek penting yang sulit digantikan mesin. Artikel ini mengaitkan temuan tersebut dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pekerjaan layak di industri kreatif, dan inovasi teknologi beretika.
References
Adler, R. B., Rodman, G. And Pre, A. Du (2017) Understanding Human Communication. 13th Editi. Oxford University Press.
Akbar, M. F., Fauziah, H., Yuliani, H., & Ati, H. D. L. (2025). Smart Communication for Smart Development Transformasi Digital dalam Pembangunan. Yayasan Putra Adi Dharma.
Budiawan, S., Alvianus Dengen, S. T., Abidah, R. D., Kamrin, M. S., & Roy Rocky Suprapto Baan, S. E. (2025). Dialog Digital: Memahami Komunikasi Manusia Dan Mesin Dalam Era Interkoneksi. Penerbit Widina.
Febrianty, P. A. T., SE, M., Subanda, I. N., & Si, M. (2026). Personal Branding, Dari Konsep Menuju Praktik. Nilacakra.
Hariyani, N. (2025). Teknik Dasar Voice Over: Langkah Awal Menjadi Voice Over Talent. Yayasan Akademi Data Indonesia.
Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 9(1), 163–180. https://doi.org/10.29313/MEDIATOR.V9I1.1146
Heliza, C. C., Santoso, B., & Sutrisno, P. A. (2025). Problematika Penerapan Doktrin Fair Use dalam Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk Duplikasi Suara Penyanyi: Studi Kasus Legalitas Lagu “Heart On My Sleeve” Oleh AI. Diponegoro Law Journal, 14(3).
Indovoiceover, Tim. 2018. Dunia Voice Over. Yogyakarta: Diandra Kreatif.
Indriani, R., & Zinaida, R. S. (2025). Penggunaan Teknik Voice Over Dalam Penyampaian Berita Di Channel Youtube Sriwijayapost. Education, Language, And Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 62–69.
Iswanto, R., Sofiyawati, N., Wibowo, Y. R. P., Wirawan, J., Indriati, L., Utomo, P. R., ... & Budi, H. S. (2025). Desain Berdampak: Strategi Human-Centered Untuk Mewujudkan SDGs. Penerbit Universitas Ciputra.
Jumhadi, A. I. (2026). Produksi Siaran Radio Dari Konsep Hingga On Air. PT Becreative Media Talenta.
Khairifa, F., Susilo, J., Imawati, R., Da Silva, M. I., & Lameng, Y. B. V. (2025). Pengantar Periklanan: Buku Ajar. Star Digital Publishing.
Kusumadewi, R., Fitriadi, H., Sari, A. F. K., Zulfkar, A. L., Islami, P. Y. N., Amrina, D. H., ... & Adab, P. (2023). Perkembangan Ekonomi Kreatif & Ekonomi Industri Berbasis Digital. Penerbit Adab.
Kuswarno, E. (2026). Fenomenologi Komunikasi, Paradigma, Proposal, Implementasi dan Laporan Penelitian. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Mahendra, G. S., Ohyver, D. A., Umar, N., Judijanto, L., Abadi, A., Harto, B., ... & Sutarwiyasa, I. K. (2024). Tren Teknologi AI: Pengantar, Teori, Dan Contoh Penerapan Artificial Intelligence Di Berbagai Bidang. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Mulyana, Deddy. 2021. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nindito, Stefanus. "Fenomenologi Alfred Schutz: Studi Tentang Konstruksi Makna Dan Realitas Dalam Ilmu Sosial." Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 2, No. 1, 2005, doi:10.24002/Jik.V2i1.254.
Novita, A. A. A., AP, S., & AP, M. (2025). Governance For Sustainable Development. Selaras Media Kreasindo.
Salsabila, O. N. (2026). ElevenLabs-Revolusi Suara Digital: Transformasi AI dalam Menciptakan Narasi Audio yang Manusiawi. Afdan Rojabi Publisher.
Salsabila, O. N. (2026). Voice. AI-Evolusi Suara: Era Baru Teknologi Audio. Afdan Rojabi Publisher.
Setiawan, Dkk. (2022). Pelatihan Kewirausahaan Dan Keterampilan Voice Production Sebagai Peluang Usaha Di Bidang Industri Kreatif. JPKM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 28(4) 319-328.
Setyawati, E., & Puspitasari, I. (2025). Pelatihan Voice Over Untuk Digital Advertisement. Journal Of Social Empowerment, 10(1), 1–6
Silvia, S., & Paramita, S. (2019). Kredibilitas Komunikator Dalam Menyampaikan Pesan (Analisis Opini Generasi Milenial Pada Kepala Penerangan Kodam Jaya). Koneksi, 2(2), 569–576.
Stuart Hall. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. London: SAGE Publications Ltd.
Syaifudin, A. A., & Narto, S. (2023). Membangun Personal Branding Dan Kemampuan Public Speaking Untuk Pengembangan Karir Masa Depan Pemuda. Abdi Makarti, 2(2), 127-135.
Wibowo, I. A., & Kom, M. (2025). Regulasi Aplikasi AI (Artificial Intelligence). Yayasan Penerbit.