Pengaruh Konten Akun Instagram @ice.cream.service Terhadap Minat Membeli Pada Followers
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.25497Keywords:
Konten Instagram, Minat Membeli, Model AIDAAbstract
Abstract. This study examines the effect of Instagram content on followers' purchase intention in the @ice.cream.service account. The study used a quantitative correlational approach with a positivistic paradigm. The population consisted of 28,000 followers of the @ice.cream.service Instagram account, and the sample was determined using the Slovin formula, resulting in 70 respondents. Data were collected through a questionnaire using a Likert scale and analyzed with correlational statistics. The findings show that Instagram content has a very strong relationship with purchase intention, with a correlation coefficient of 0.837. This result indicates that stronger content quality is associated with higher follower purchase intention. The findings support the relevance of the AIDA model in explaining how social media content attracts attention, builds interest, creates desire, and encourages action. This study contributes empirical evidence on the role of Instagram content in shaping consumer responses in digital marketing contexts.
Keywords: Instagram Content, Purchase Intention, AIDA Model, Social Media, Digital Marketing Communication
Abstrak. Penelitian ini mengkaji pengaruh konten Instagram terhadap minat beli pengikut akun @ice.cream.service. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan paradigma positivistik. Populasi terdiri dari 28.000 pengikut akun Instagram @ice.cream.service, dan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 70 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan statistik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Instagram memiliki hubungan yang sangat kuat dengan minat beli, dengan koefisien korelasi sebesar 0,837. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kualitas konten, semakin tinggi pula minat beli para pengikutnya. Temuan ini mendukung relevansi model AIDA dalam menjelaskan bagaimana konten media sosial menarik perhatian, membangun ketertarikan, menciptakan keinginan, dan mendorong tindakan. Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai peran konten Instagram dalam membentuk respons konsumen dalam konteks pemasaran digital.
Kata Kunci: Konten Instagram, Minat Membeli, Model AIDA, Media Sosial, Komunikasi Pemasaran Digital.
References
Boyd, D. M., & Ellison, N. B. (2007). Social network sites: Definition, history, and scholarship. Journal of Computer‑Mediated Communication, 13(1), 210–230.
Cahyani, A. S., Andarini, S., & Kusumasari, I. R. (2025). Perancangan digital content melalui media sosial Instagram sebagai media marketing pada small business "I'm The Dough" di Kota Surabaya. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat, 2(3), 11–11.
Ferdinand, A. (2014). Metode penelitian manajemen. Universitas Diponegoro.
Goodstats. (2025). Pengguna internet dan media sosial di Indonesia tahun 2025.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68.
Kurniawati, N., et al. (2022). Penerapan Attention, Interest, Desire, Action (AIDA) terhadap komunikasi pemasaran kerajinan tangan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(9), 347–353.
Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Racmadillah, M. R. (2024). Pengaruh konten Instagram Mills terhadap minat beli. Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 1(2), 69–82. https://doi.org/10.62383/terang.v1i2.203
Rakhmat, J., & Ibrahim, I. S. (2017). Tafsir kontemporer ilmu komunikasi. PT Remaja Rosdakarya.
Ritzer, G. (2009). Sosiologi: Ilmu pengetahuan berparadigma ganda. Rajawali Pers.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill‑building approach (7th ed.). Wiley.
Silalahi, U. (2017). Metode penelitian sosial kuantitatif. PT Refika Aditama.
Silalahi, U. (2018). Analisis data penelitian sosial. PT Refika Aditama.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Ed. revisi). Alfabeta.
Sulaiman, S. (2018). Paradigma dalam penelitian hukum. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 20(2), 255–272.
Syaifudin, S. (2020). Validitas dan reliabilitas instrumen penilaian pada mata pelajaran bahasa Arab. Cross‑Border, 3(2), 106–118.
Umar, H. (2013). Metode penelitian untuk skripsi dan tesis. Rajawali Pers.
Vera, N. (2016). Komunikasi massa. Ghalia Indonesia.
Yusuf, A. M. (2017). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan (Cet. ke‑4). Kencana.
Zikmund, W. G., Babin, B. J., Carr, J. C., & Griffin, M. (2013). Business research methods (9th ed.). South‑Western Cengage Learning.