Strategi Candid Aesthetic dalam Membangun Engagement Audiens pada Akun Instagram @Nsywmeilyn
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.25411Keywords:
Engagement Audiens, Instagram, AutentisitasAbstract
Abstract. This study examines how a candid aesthetic strategy is applied on the Instagram account @Nsywmeilyn to build audience engagement, and argues that this relationship is mediated by perceived authenticity and psychological (parasocial) proximity rather than operating directly. Instagram makes visual aesthetics central to communication strategy, yet studies that theorize candid aesthetic as a driver of engagement, rather than merely describing it, remain limited. This research uses a qualitative single instrumental case study within a constructivist paradigm. Data were collected through in-depth interviews with the account owner as the key informant and five active followers as main informants selected through purposive sampling, complemented by non-participatory observation and documentation of posts published between January and June 2026, including engagement metrics (likes, comments, shares, saves). Data were analyzed using the Miles and Huberman model, with credibility strengthened through source and technique triangulation. Results show that the account's candid aesthetic - vibrant color tones, handwritten-style typography, and point-of-view composition - functions as a form of calibrated amateurism that stages spontaneity while remaining carefully curated. Documentation shows that candid-styled posts consistently receive higher engagement than more formal posts, a pattern corroborated by interview data. The discussion argues that candid aesthetic builds engagement indirectly: it first constructs perceived authenticity, which produces psychological proximity between creator and audience, which in turn drives likes, comments, saves, and shares. Candid aesthetic thus functions not merely as a visual style but as a digital communication strategy mediated by authenticity and parasocial closeness.
Keywords: Candid Aesthetic, Authenticity, Parasocial Proximity, Audience Engagement, Instagram.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana strategi candid aesthetic diterapkan pada akun Instagram @Nsywmeilyn dalam membangun keterlibatan (engagement) audiens, sekaligus berargumen bahwa hubungan tersebut tidak bersifat langsung, melainkan dimediasi oleh persepsi autentisitas dan kedekatan psikologis (parasosial). Instagram menjadikan estetika visual sebagai elemen sentral dalam strategi komunikasi, namun kajian yang membangun argumentasi teoretis mengenai candid aesthetic sebagai pendorong engagement, alih-alih sekadar mendeskripsikannya, masih terbatas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental tunggal dalam paradigma konstruktivis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik akun sebagai informan kunci dan lima pengikut aktif sebagai informan utama yang dipilih secara purposive, dilengkapi observasi non-partisipatif dan dokumentasi unggahan yang dipublikasikan pada periode Januari-Juni 2026 beserta metrik engagement-nya (likes, komentar, share, save). Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa candid aesthetic akun ini - warna vibrant, tipografi bergaya tulisan tangan, serta komposisi point of view - berfungsi sebagai bentuk calibrated amateurism yang mementaskan kesan spontan meski tetap terkurasi secara matang. Dokumentasi menunjukkan bahwa unggahan bergaya candid secara konsisten memperoleh engagement yang lebih tinggi dibandingkan unggahan formal, pola yang dikuatkan oleh data wawancara. Pembahasan berargumen bahwa candid aesthetic membangun engagement secara tidak langsung: pertama membentuk persepsi autentisitas, yang kemudian menghasilkan kedekatan psikologis antara kreator dan audiens, yang pada gilirannya mendorong likes, komentar, save, dan share. Candid aesthetic dengan demikian berfungsi bukan sekadar gaya visual, melainkan strategi komunikasi digital yang dimediasi oleh autentisitas dan kedekatan parasosial.
Kata Kunci: Candid Aesthetic, Autentisitas, Kedekatan Psikologis, Engagement Audiens, Instagram.
References
Adi Pratama, K., Wahyuningtiyas, E., Amanda Wulandari, T., & Cahyo Shah Adhi Pradana, B. (2024). Analisis Komunikasi Visual pada Feed dan Instastory Instagram @grande_gardencafe dalam Meningkatkan Brand Awareness. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 4(03), 19–29. https://doi.org/10.69957/RELASI.V4I03.1614
Arifah, N. L., & Anggapuspa, M. L. (2023). Pengaruh Elemen Visual pada Konten Instagram Rintik Sedu dalam Meraih Engagement Audiens. BARIK, 4(3), 141–151. https://doi.org/10.26740/JDKV.V4I3.51054
Ayu Kamila, F., Budi Priatna, W., Harpin Pranata, T., Riyanto, S., Studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, P., & Ekologi Manusia, F. (2026). Hubungan Antara Elemen Visual pada Puzzle Feed Instagram @mpkmbsvipb dengan Minat Interaksi Followers. Network Media, 9(1), 510–517. https://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/junetmedia/article/view/8002
Dafina Shafa Salsabil, Wibowo, K. A., & Rahmawan, D. (2025). High-End Vs High-Street: Estetika Visual Dan Modalitas Presentasi dalam Komunikasi Merek Kecantikan di Instagram. HUMANUS: Jurnal Sosiohumaniora Nusantara, 2(2), 244–258. https://doi.org/10.62180/56174J54
Dewi Rahmawati. (2016). Pemilihan dan Pemanfaatan Instagram sebagai Media.
Digital 2025 - We Are Social Indonesia. (n.d.). Retrieved April 15, 2026, from https://wearesocial.com/id/blog/2025/02/digital-2025/
Eko Agung Sugiyarto, & Ismiyati Hanum. (2026). Strategi Branding Berbasis Desain Komunikasi Visual dalam Membangun Citra Merek: Analisis Konten Visual pada Akun Instagram @anmum_indonesia. https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/948
Goffman, E. (1959). The Presentation of Self in Everyday Life. Doubleday.
Hidayah, L. (2023). Analisis Desain Komunikasi Visual Dakwah Pada Akun Instagram @nuonlinejatim Sebagai Media Dakwah di Era Digital. AN-NASHIHA Journal of Broadcasting and Islamic Communication Studies, 3(1), 24–37. https://doi.org/10.55352/AN-NASHIHA.V3I1.302
Horton, D., & Wohl, R. R. (1956). Mass communication and para-social interaction: Observations on intimacy at a distance. Psychiatry, 19(3), 215–229. https://doi.org/10.1080/00332747.1956.11023049
Kurniawan, A., & Tamami, A. Z. (2025). Estetika Visual dan Pengaruhnya terhadap Kenyamanan Psikologis dalam Ruang. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, Dan Teknologi, 2(2), 82–94. https://doi.org/10.62383/IMAJINASI.V2I2.620
Marwick, A. E. (2015). Instafame: Luxury selfies in the attention economy. Public Culture, 27(1), 137–160. https://doi.org/10.1215/08992363-2798379
Natanegara, A. W. (2021). Pengaruh Visual Aesthetics dan Presentation Modality terhadap Information Credibility, Consumer Trust dan Purchase Intention. Business and Finance Journal, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.33086/BFJ.V6I1.1974
Rizki, F. F., & Darmawan, F. (2025). Strategi Pengelolaan Konten Instagram dalam Meningkatkan Eksistensi Seni Kabaret Bandung. Bandung Conference Series: Public Relations, 5(1), 149–154. https://doi.org/10.29313/bcspr.v5i1.17200
Septrian, A. A., & Nirmala, A. (2025). Analisis Isi Konten Sosial Media dalam Meningkatkan Engagement pada Akun Instagram @mercurymediagroup.id. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 5(04), 1–13. https://doi.org/10.69957/RELASI.V5I04.1841
Suryasuciramdhan, A., Zulfikar, M., Rahmanda, E., Yena Feranza, F., Ilmu Komunikasi, P., & Bina Bangsa, U. (2025). Peran Media Public Relations dalam Menciptakan Engagement di Era Digital. Jurnal Komunika Islamika: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Kajian Islam, 11(2), 63–78. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/komunika/article/view/23408
Syaputra, A. A., & Mahendra, A. I. (2023). Penerapan Prinsip Desain Komunikasi Visual pada Instagram @kpudiy Guna Memenuhi Kebutuhan Informasi. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(3), 1564–1582. https://doi.org/10.55681/JIGE.V4I3.1076
Thamrin, H. (2024). Pengaruh Estetika Visual dan Personal Branding Terhadap Social Currency Content Creator TikTok di Indonesia. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(3), 267–282. https://doi.org/10.62383/FILOSOFI.V1I3.246
Trillò, T., Hallinan, B., Mizoroki, S., Scharlach, R., Park, P. H., Green, A., Yaniv, N. W., & Shifman, L. (2025). Liking without borders? Authenticity and the evaluation of Instagram photo genres. Journal of Computer-Mediated Communication, 30(4), Article zmaf008. https://doi.org/10.1093/jcmc/zmaf008
Tri Wahyuti. (2023). Produksi Konten Digital.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.