Pengaruh Content Marketing Instagram terhadap Brand Recognition pada Konsumen UMKM
Studi Survey Pada Konsumen UMKM Binaan Rumah BUMN Bandung @dimsum.inmons
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.25200Keywords:
content marketing, instagram, brand recognition, UMKM, regresi linear sederhanaAbstract
Abstract. The rapid digital technology development has encouraged Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to utilize Instagram as a marketing tool. However, the MSME @dimsum.inmons, fostered by Rumah BUMN Bandung, faced a gap where a high content upload volume of 1,174 posts did not translate into proportional brand recognition. This study aimed to determine the effect of Instagram content marketing on brand recognition among @dimsum.inmons consumers. Using a positivist paradigm with a quantitative causal-associative approach, data were collected via surveys from 107 respondents selected through simple random sampling and the Taro Yamane formula. The questionnaire was proven valid and reliable. Descriptive analysis showed both Instagram content marketing (M=3.51) and brand recognition (M=3.66) are in the high category. Simple linear regression yielded the equation . The hypothesis test proved a significant positive effect with a t-count of 9.875 and a significance of 0.000. The correlation coefficient of 0.694 indicates a strong relationship, with content marketing determining 48.2% of brand recognition variance. The remaining 51.8% is influenced by unexamined variables. These findings confirm that content quality matters more than upload volume alone for building brand recognition.
Abstrak Perkembangan pesat teknologi digital mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan Instagram sebagai alat pemasaran. Namun, UMKM @dimsum.inmons binaan Rumah BUMN Bandung menghadapi kesenjangan, di mana tingginya volume unggahan (1.174 konten) tidak diikuti oleh tingginya pengenalan merek (brand recognition). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh content marketing Instagram terhadap brand recognition pada konsumen @dimsum.inmons. Menggunakan paradigma positivisme dengan pendekatan kuantitatif kausal-asosiatif, data dikumpulkan melalui survei terhadap 107 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dan rumus Taro Yamane. Kuesioner yang digunakan terbukti valid dan reliabel. Analisis deskriptif menunjukkan content marketing Instagram (M=3,51) dan brand recognition (M=3,66) berada pada kategori tinggi. Regresi linier sederhana menghasilkan persamaan . Uji hipotesis membuktikan adanya pengaruh positif yang signifikan dengan t-hitung 9,875 dan signifikansi 0,000. Koefisien korelasi 0,694 menunjukkan hubungan kuat, di mana content marketing menentukan 48,2% varians brand recognition. Sisanya sebesar 51,8% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas konten jauh lebih penting daripada sekadar volume unggahan dalam membangun brand recognition.
References
Adiwijaya, M., McGuinness, E., C Cary, J., & Herjanto, H. (2021). The centrality of brand awareness. Petra International Journal of Business Studies, 4(2), 109–121. https://doi.org/10.9744/ijbs.4.2.109-121
Andini, W., Fitriani, D., Khairun, L., Purba, N., Lubis, R. N., Wulan, S., & Lubis, D. (2023). Paradigma penelitian kuantitatif dalam jurnal ilmiah metodologi penelitian kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran.
Fahimah, A., & Fitria, L. (2024). Online purchase decision: From content marketing through brand awareness. Sultanist: Jurnal Manajemen dan Keuangan, 12(1), 27–35.
Farid, M., Juliawati, P., & Bumn, R. (2025). Peran Rumah BUMN Bandung dalam mendukung UMKM go digital: Studi kasus program peningkatan kapasitas. E-Profit: Economics Professional in Action, 7(1).
Ghozali, I. (2023). Partial least square: SmartPLS 4.0. STEI.
Kadek Prashita Dwi Fridayanthi, Ni Kadek Suryani, & Inten Pertiwi. (2025). Pengaruh social media marketing terhadap brand awareness dan purchase intention pada produk Jarimanis Patisserie. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 14(11), 828–844. https://doi.org/10.24843/ejmunud.2025.v14.i11.p01
Kartika, N. D. (2023). Pengaruh content marketing dan social media marketing terhadap minat beli konsumen produk Dear Me Beauty [Skripsi, Universitas terkait].
Khoirullah, A., & Cahyani, L. (2024). Perancangan konten marketing melalui media sosial Instagram untuk meningkatkan tenant di Baros Information, Technology, & Creative Center. Journal of Applied Finance and Management, 5(5). https://doi.org/10.38035/jafm.v5i5
Kriyantono, R., dkk. (2014). Teknik praktis riset komunikasi. Kencana.
Lestari, N., & Fikri, M. El. (2025). Implementasi strategi digital marketing melalui Instagram. Ikraith-Ekonomika. https://doi.org/10.37817/IKRAITH-EKONOMIKA
Milhinhos, P. R. V. (2015). The impact of content marketing on attitudes and purchase intentions of online shoppers: The case of videos & tutorials and user-generated content [Tesis, Rio de Janeiro].
NapoleonCat. (2025). Instagram users in Indonesia – October 2025. NapoleonCat.
Octaviana, E., & Zahara, Z. (2024). Peran content marketing Instagram sebagai strategi menumbuhkan brand awareness pada usaha Springshop_Plw. Jurnal Ilmiah MEA, 8(3).
PR, D., & Azizah. (2025). Pengaruh content marketing dan brand image dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap purchase intention di Instagram pada UMKM. Jurnal Sinergi Bisnis (JSINABIS).
Rahma, H., & Hariyana, N. (2023). [Kajian pemasaran digital UMKM]. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 1821–1828. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3
Rahmi, S., Ilyas, G. B., Tamsah, H., & Munir, A. R. (2022). Perceived risk and its role in the influence of brand awareness on purchase intention: Study of Shopee users. Jurnal Siasat Bisnis, 26(1), 97–109. https://doi.org/10.20885/jsb.vol26.iss1.art7
Rumah BUMN. (2025). Data UMKM binaan Rumah BUMN Bandung [Data internal].
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulaiman, F. (2025). Analisis strategi content marketing media sosial Instagram untuk membangun brand awareness di @Campaign.id. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan, 6(4), 11. https://doi.org/10.53697/emak.v6i4.2855
Suryani, N., Jailani, & Suriani, N. (2023). Konsep populasi dan sampling serta pemilihan partisipan ditinjau dari penelitian ilmiah pendidikan. Jurnal Ihsan.
We Are Social & Meltwater. (2025). Digital 2025: Indonesia. DataReportal – Global Digital Insights.
Yunita, D., Widad, A., Diah, Y. M., & Farla, W. (2021). Pembuatan content marketing sebagai strategi menumbuhkan brand awareness bagi pelaku usaha di era pandemi Covid-19. Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services, 2(2), 89–96. https://doi.org/10.29259/jscs.v2i2.38
Zalsabila, H., Qayyim, I., & Iem, N. (2025). Pemanfaatan media sosial Instagram dalam membangun brand awareness produk Tastea (Vol. 18, No. 1).