Pengalaman Job Hugging Gen Z Pekerja Kreatif melalui Close Friends Instagram
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.24604Keywords:
Close Friends, Dukungan sosial, Job Hugging, Gen Z, InstagramAbstract
Abstract. The development of the creative industry and the unstable dynamics of the work world have led to the emergence of the job hugging phenomenon among Gen Z creative workers, namely the condition of persisting in work despite experiencing pressure and dissatisfaction. The urgency of this research is to understand the role of private digital communication spaces (Close Friends) in interpreting social support and maintaining emotional well-being, considering that studies related to the subjective experiences of Gen Z are still limited. This study aims to explore past motives (because motive) and hopes to be achieved (in-order-to motive) rooted in previous experiences such as social pressure, the need for privacy, and uncomfortable digital interaction experiences, while also directed at the desire to obtain a sense of security, emotional support, and control in expressing themselves in digital spaces. The study used a qualitative method with an Alfred Schutz phenomenological approach. Data were obtained from in-depth interviews and observations of 5 Gen Z creative workers in Bandung City aged 21-23 years who experienced job hugging. The results show that Close Friends is used as a private space for self-expression, sharing personal experiences, and obtaining emotional support. The use of this feature is influenced by negative experiences in public spaces and the aim of creating safer and more supportive communication. This research suggests further development by expanding the subject matter, context, platforms, and the use of other methods to enrich the study. Limitations of the study lie in the limited number of informants and its focus on a single platform, Instagram.
Abstrak. Perkembangan industri kreatif dan dinamika dunia kerja yang tidak stabil mendorong munculnya fenomena job hugging pada pekerja kreatif Gen Z, yaitu kondisi bertahan dalam pekerjaan meski mengalami tekanan dan ketidakpuasan. Urgensi penelitian ini dilakukan untuk memahami peran ruang komunikasi digital privat (Close Friends) dalam memaknai dukungan sosial dan menjaga kesejahteraan emosional, mengingat kajian terkait pengalaman subjektif Gen Z masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motif masa lalu (because motive) serta harapan yang ingin dicapai (in-order-to motive) yang berakar pada pengalaman sebelumnya seperti tekanan sosial, kebutuhan akan privasi, serta pengalaman interaksi digital yang kurang nyaman, sekaligus diarahkan pada keinginan untuk memperoleh rasa aman, dukungan emosional, dan kontrol dalam mengekspresikan diri di ruang digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Data didapatkan berdasarkan wawancara mendalam dan observasi terhadap 5 pekerja kreatif Gen Z di Kota Bandung berusia 21-23 tahun yang mengalami job hugging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Close Friends dimanfaatkan sebagai ruang privat untuk mengekspresikan diri, berbagi pengalaman personal, dan memperoleh dukungan emosional. Penggunaan fitur ini dipengaruhi oleh pengalaman negatif di ruang publik serta tujuan untuk menciptakan komunikasi yang lebih aman dan suportif. Penelitian ini menyarankan pengembangan dengan memperluas subjek, konteks, platform, serta penggunaan metode lain untuk memperkaya kajian. Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah informan yang terbatas dan fokus pada satu platform, yaitu Instagram.
References
Bayer, Joseph B, Nicole B Ellison, Sarita Y Schoenebeck, and Emily B Falk. 2020. “Sharing the Small Moments: Ephemeral Social Interaction on Snapchat.” Information, Communication & Society 19(7): 956–77. doi:10.1080/1369118X.2015.1084349.
Bragg, S. 2011. “‘Now It’s up to Us to Interpret It’: ‘Youth Voice’ and Visual Methods.” In Researching Creative Learning: Methods and Issues, eds. P Thomson and J Sefton-Green. London: Routledge, 88–103.
Burke, Moira, and Robert E Kraut. 2016. “The Relationship between Facebook Use and Well-Being Depends on Communication Type and Tie Strength.” Journal of Computer-Mediated Communication 21(4): 265–81. doi:10.1111/jcc4.12162.
Chiquita, Orvella Clara, and Poppy Febriana. 2023. “Analisis Fenomena Hyperhonest Penggunaan Fitur Instagram Close Friends Dalam Batasan Privasi.” Jurnal Komunikatif 12(1): 23–36. doi:10.33508/jk.v12i1.4454.
Creswell, J W, and C N Poth. 2023. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. ed. 5th. SAGE Publications, Inc. https://collegepublishing.sagepub.com/products/qualitative-inquiry-and-research-design-5-266033?utm_source=chatgpt.com.
D., Dashnaw. “Digital Infidelity and the ‘Close Friends’ Trap: Is Instagram Cheat-Flirting the New Normal?” Daniel Dashnaw Couples Therapy Blog. https://danieldashnawcouplestherapy.com/blog/digital-infidelity-instagram-cheat-flirting-close-friends.
Daniati, Endah. 2025. “Penggunaan Fitur Close Friend Pada Media Sosial Instagram Sebagai Bentuk Pengungkapan Diri Generasi Z.” Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UIN Sunan Gunung Djati. https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/108501.
Fardianti, A, T Bahfiarti, and I Indrayanti. 2025. “ANALISIS SELF-DISCLOSURE GEN Z PADA CLOSE FRIEND INSTAGRAM: STUDI RUANG PRIVAT DI MEDIA SOSIAL.” Pendas :
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10(03). doi:10.23969/jp.v10i03.34086.
Fitriana, R, and J Suryono. 2026. “Komunikasi Pertemanan Melalui Fitur ‘Close Friends’ Instagram Pada Mahasiswa Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo.” Jurnal Komunitas 12(1): 34–44. doi:10.47942/komunitas.v12i1.2185.
Hasbullah, A N Z, and R Dawanti. 2025. “Social Support as a Key Factor in Understanding Social Anxiety Among Generation Z.” Merpsy Journal 17(1): 20–35. doi:10.22441/merpsy.v17i1.33648.
Heriyanto, P. 2018. “Thematic Analysis Sebagai Metode Menganalisa Data Untuk.” ANUVA 2(3): 317–24.
Ischak, Wenny Ino, Bun Yamin Badjuka, and Zulfiayu. 2019. “Modul Keprawatan.” 12: 99–147.
JASMINE, KHANZA. 2014. “Triangulasi Data Dalam Analisis Data Penelitian Kualitatif.” Penambahan Natrium Benzoat Dan Kalium Sorbat (Antiinversi) Dan Kecepatan Pengadukan Sebagai Upaya Penghambatan Reaksi Inversi Pada Nira Tebu 10(September): 826–33.
Kevin, Muhammad, Surya Laksmana, Agus Naryoso, and Wiwid Noor Rakhmad. PENGELOLAAN PRIVASI PADA PEKERJA KREATIF PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM.
https://www.fisip.undip.ac.id.
Manajemen, Jurnal, Perbankan Keuangan, Nur Fadhilah Safrillah, Hendriawan Patadungan, Fitriana Umar, and Rima Yanti. 2026. “THE EFFECT OF JOB HUGGING ON THE WORK PERFORMANCE OF MILLENNIAL AND GENERATION Z EMPLOYEES AT PT . HAS.” 9(1): 20–24.
Manurung, Elisabeth Jessika, Jesika Melina Simamora, and Sumatera Utara. 2025. “Strategi Gen Z Dalam Menghadapi Perubahan Terhadap Kinerja.” CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 5(2): 501–10. doi:10.53866/jimi.v5i2.714.
Mardhiyah, A P, and A F Adzima. 2025. “Ironi Bonus Demografi: Generasi Muda Siap Beraksi, Peluang Kerja Semakin Sepi.” IBEC FEB UI. https://ibecfebui.com/ironi-bonus-demografi-generasi-muda-siap-beraksi-peluang-kerja-semakin-sepi/.
Pujiati, Malinda, and Komarudin Komarudin. 2024. “Hubungan Antara Strategi Coping Dengan Psychological Well-Being Pada Generasi Z.” Jurnal Syntax Admiration 5(9): 3616–27. doi:10.46799/jsa.v5i9.1584.
Putri, Heni Julaika, and Sri Murhayati. 2022. “Metode Pengumpulan Data Kualitatif.” Jurnal Pendidikan Tambusa 9(01): 1–6. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/27063/18482.
Sarasati, F, H Olivia, and A B Sudarsono. 2022. “Penggunaan Fitur Close Friends Instagram Sebagai Media Pengungkapan Diri Pada Generasi Z.” J-IKA: Jurnal Ilmu Komunikasi 9(2): 92–99. doi:10.31294/kom.v9i2.14267.g5758.
Sari, D. P., & Prasetyo, B. 2021. “Precarity and Emotional Labor in Creative Work: Case Study of Independent Media Workers in Indonesia.” Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia 9 (2)(Precarity and Emotional, Independent Media Workers): 134, 148.
Savitri, D. 2025. “Mengenal Job Hugging, Tren Baru Di Kalangan Pekerja Seluruh Dunia.” detikEdu (Detikpedia). https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8108896/mengenal-job-hugging-tren-baru-di-kalangan-pekerja-seluruh-dunia.
Sisnawar, Widya Cantika, Kismiyati El Karimah, and Duddy Zein. 2023. “Penggunaan Fitur Closefriend Instagram Sebagai Bentuk Self Disclosure.” Comdent: Communication Student Journal 1(1): 134. doi:10.24198/comdent.v1i1.45736.
Sobur, A, and D Mulyana. 2020. Filsafat Komunikasi: Tradisi, Teori, Dan Metode Penelitian Komunikasi. Cetakan ke. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tempo. 2025. “Kenapa Job Hugging Jadi Tren Baru Di Kalangan Pekerja Muda.” https://www.tempo.co/ekonomi/kenapa-job-hugging-jadi-tren-baru-di-kalangan-pekerja-muda-2072910.
Tita, G A. 2024. “Karakteristik Unik Gen Z Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja.” https://stekom.ac.id/artikel/karakteristik-unik-gen-z-yang-mempengaruhi-produktivitas-kerja.
Visser, C, and N Terblanche. 2025. “The Soft-Skills Characteristics of Generation Z Employees: A Scoping Review and Research Agenda.” SA Journal of Human Resource Management 23(0): 1–
23. doi:10.4102/sajhrm.v23i0.2975.
Witta, Sri Rahma, and Hefrizal Handra. 2025. “Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Usia Muda Di Indonesia.” 7(3): 2–6. doi:10.37034/infeb.v7i2.1164.