Pola Komunikasi Digital Anonim Dalam Praktik Penipuan Fitur Gift Telegram

Authors

  • Muhammad Farhan Yusuf Ilmu Komunikasi
  • Muhammad E Fuady Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.24600

Abstract

Perkembangan komunikasi digital telah mengubah pola interaksi sosial sekaligus membuka peluang praktik penipuan dalam transaksi daring. Fitur gift Telegram yang semula berfungsi sebagai simbol apresiasi digital berkembang menjadi objek pertukaran informal yang memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi digital dalam praktik penipuan fitur gift Telegram, dengan fokus pada tahapan komunikasi yang dialami korban, strategi komunikasi persuasif dalam membangun kepercayaan, serta peran anonimitas dan karakteristik platform. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi dalam paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui observasi digital, wawancara mendalam dengan korban, pengguna aktif, dan informan ahli, serta dokumentasi percakapan digital. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola komunikasi bertahap dan cenderung linear, dimulai dari kontak awal, negosiasi, pembentukan kepercayaan, transaksi, hingga penghentian komunikasi sepihak. Pelaku menormalisasi transaksi, menggunakan testimoni sebagai legitimasi sosial, mengelola respons, serta memanfaatkan anonimitas dan fitur penghapusan jejak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penipuan digital terbentuk dari interaksi antara pola komunikasi manipulatif dan karakteristik platform anonim.

References

Abdurrahman, A. G., Putri, C. N. D., & Irwansyah, I. (2021). Implementasi Teori Penetrasi Sosial pada Pengguna Aplikasi Tinder. JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI, 5(2), 24–38. https://doi.org/10.51544/jlmk.v5i2.1661
Christoperson. (2007). The positive and negative implications of anonymity in Internet social interactions: “On the Internet, Nobody Knows You’re a Dog.
Firdausiah Ersa, L., Aningsih, G., Hidayat, T., & Febri Sonni, A. (2024). NETWORK ANALYSIS OF ONLINE FRAUD COMMUNICATION THROUGH SOCIAL MEDIA WHATSAPP MESSENGER ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI PENIPUAN DARING MELALUI MEDIA SOSIAL WHATSAPP MESSENGER. In JNK) Jurnal Netnografi Komunikasi (Vol. 2, Number 2).
Fuady, M. E. (2005). Internet: Teknologi Pencipta Dunia “Cyber.”
Kozinets, R. V. . (2015). Netnography : redefined. SAGE Publications.
Listari Noviyanti. (2024). Pemanfaatan Aplikasi Telegram Sebagai Platform Bisnis Digital : Perspektif Pelajar Sebagai Pengguna Aktif Telegram. Jurnal Bisnis Kreatif Dan Inovatif, 1(4), 82–93. https://doi.org/10.61132/jubikin.v1i4.409
Huberman. (2004). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook Edition.
Noviyanti. (2024). Pemanfaatan Aplikasi Telegram Sebagai Platform Bisnis Digital : Perspektif Pelajar Sebagai Pengguna Aktif Telegram. Jurnal Bisnis Kreatif Dan Inovatif, 1(4), 82–93. https://doi.org/10.61132/jubikin.v1i4.409
Nur, Azyan Nabilah Othman, N., Nursabrina Badrulzaman, S., Mohd Nazril, A., Hafifi Jamri, M., Suryana, N., & Djuyandi, Y. (2022). Emerging Trends in Money Scams Targeting Adult Telegram Users in Malaysia. Public Knowledge, 2(2). https://doi.org/10.62771/pk
Rola, Nikmatullah Nur, Ms., Si, S., Sc Yusriani, M., Fenni Kurniawati Ardah, Mk., Juwita Desri Ayu, Sp., Adi Nurmahdi, Mk., Baiq Ahda Razula Apriyeni, M., Purwanti, Ms., Narita Yuri Adrianingsih, M., & Miftah Fariz Prima Putra, Ms. (2018). METODE PENELITIAN KUALITATIF: TEORI DAN PENERAPANNYA.
Psikologi, J., dan Saintek, F., Naibaho, F., Fitrisia Agustina, V., & Rizki Wijayani, M. (2021). AFEKSI PENGARUH KONTROL DIRI TERHADAP PERILAKU DISINHIBITION ONLINE EFFECT DI KOMUNITAS REMAJA GEREJA SANTO NIKODEMUS CIPUTAT.
Onny. (2011). ANALISIS PENYERANGAN SOCIAL ENGINEERING.
Wang, Z., Sun, L., & Zhu, H. (2020). Defining Social Engineering in Cybersecurity. IEEE Access, 8, 85094–85115. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2020.2992807

Published

2026-08-02