Instagram Sebagai Media Komunikasi Promosi Aisyiyah Boarding School Bandung @pesantren.absbandung

Authors

  • Fadhilah Razanah Syazwina Manajemen Komunikasi
  • O. Hasbiansyah Manajemen Komunikasi

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.24315

Keywords:

Instagram, Komunikasi Promosi, Pesantren, Media Sosial, Studi Kasus

Abstract

Abstract. The growth of social media has encouraged educational institutions to utilize digital platforms for promotional communication; Aisyiyah Boarding School Bandung, for instance, uses Instagram to disseminate information and promote itself. However, as an Islamic educational institution, an Islamic boarding school possesses unique characteristics, simultaneously fulfilling roles as a social, religious, and commercial entity. Consequently, promotional communication activities must not only aim to attract prospective students but also uphold Islamic values, communication ethics, and the institution's social responsibility. Promotional communication practices within this setting have distinct features, particularly regarding the representation of school activities, student involvement in content creation, and policies concerning mobile phone usage on campus. This study focuses on promotional communication practices via Aisyiyah Boarding School Bandung’s Instagram, aiming to describe how school activities are represented, the extent of student involvement in social media content production, and the institution's promotional strategies. A qualitative method employing a case study approach was used, utilizing observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of the ABS Media Team and the ABS leadership. The findings indicate that Instagram is utilized to showcase school activities, employing a mix of "soft selling" and during specific periods “hard selling" tactics, alongside student participation in content production through the ABSCAM community.

Abstrak. Perkembangan media sosial mendorong lembaga pendidikan memanfaatkan platform digital sebagai sarana komunikasi promosi, termasuk Aisyiyah Boarding School Bandung yang menggunakan Instagram untuk menyampaikan informasi dan sarana promosi.Namun, sebagai lembaga pendidikan Islam, pesantren memiliki karakteristik yang unik karena menjalankan fungsi sebagai lembaga sosial, lembaga keagamaan, dan lembaga komersial secara bersamaan. Oleh karena itu, aktivitas komunikasi promosi tidak hanya bertujuan menarik minat calon peserta didik, tetapi juga harus tetap menjaga nilai-nilai Islam, etika komunikasi, serta tanggung jawab sosial lembaga. Praktik komunikasi promosi di lingkungan pesantren memiliki  karakteristik tersendiri, terutama terkait representasi kegiatan pesantren, keterlibatan santri dalam produksi konten, serta kebjakan penggunaan handphone di lingkungan pesantren.  Penelitian ini berfokus pada praktik komunikasi promosi melalui Instagram Aisyiyah Boarding School Bandung dengan tujuan mendeskripsikan representasi kegiatan pesantren, keterlibatan santri dalam produksi konten media sosial, serta strategi promosi yang dilakukan lembaga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari Tim Media ABS dan Pimpinan ABS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan melalui representasi kegiatan pesantren, dominasi soft selling disertai hard selling pada periode tertentu, serta keterlibatan santri melalui komunitas ABSCAM dalam produksi konten media sosial pesantren.

References

Ardiana, R. (2022). Workshop "Penelitian Kualitatif" sebagai pembekalan mahasiswa semester akhir untuk menyelesaikan skripsi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pembangunan Masyarakat (JPKPM), 2(1), 49–54.
Belch, G. E., & Belch, M. A. (2017). Advertising and promotion: An integrated marketing communications perspective (11th ed.). McGraw-Hill Education.
Danuardara, A., Koesworodjati, Y., Rohmah, D., Rotua, E., & Ardiyanti, H. (2024). Konsep komunikasi pemasaran. PT MAFY Media Literasi Indonesia.
Ismail, I., & Na'imah, N. (2025). Pemanfaatan media sosial sebagai strategi komunikasi pemasaran lembaga pendidikan di era digital. Jurnal Manajemen Pendidikan.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Kusuma, K. F., & Sugandi, S. M. (2018). Strategi pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran digital yang dilakukan oleh Dino Donuts. Jurnal Manajemen Komunikasi, 3(1), 18–33.
Moriansyah, L. (2015). Pemasaran melalui media sosial: Antecedents dan consequences. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik, 19(3), 187–196.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Utami, M. A., Lestari, M., & Primadani, B. (2016). Analisis strategi komunikasi pemasaran SMB Telkom University tahun 2015/2016 melalui media sosial Instagram. Jurnal Sosioteknologi, 15(2), 291–301.
Yin, R. K. (2018). Studi kasus: Desain dan metode. Penerbit Adab.

Published

2026-07-30