Hubungan Kampanye TOSS TBC dengan Kesadaran akan Penyakit TBC di Instagram @kemenkes_ri

Authors

  • Mesya Febriana Ilmu Komunikasi
  • Ani Yuningsih Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.24022

Keywords:

Kampanye, Instagram, Tuberkulosis

Abstract

Abstract. Indonesia ranks second globally in the tuberculosis (TBC) cases, requiring massive and effective health communication strategies to increase public awareness. The Ministry of Health of the Republic of Indonesia launched the digital campaign “TOSS TBC” (Find, Treat, Until Cured) through its official Instagram account @kemenkes_ri. However, a gap remains between information exposure and optimal public awareness. This study aims to measure the strength of the correlation between the TOSS TBC campaign and TBC awareness among followers of @kemenkes_ri. The research applies a positivistic paradigm using a quantitative correlational approach based on McGuire’s Communication Persuasion Matrix. The object of research is the TOSS TBC campaign content published in June 2025. Data were collected through online questionnaires distributed to 77 followers selected using simple random sampling. Data analysis was conducted using the Spearman Rank correlation test. The results show a very strong and significant positive correlation between the campaign and audience awareness (r = 0.813; p < 0.001). Message quality and channel effectiveness demonstrate strong relationships in building cognitive comprehension, while source credibility shows a weaker relationship in attracting initial attention. The study concludes that structured and interactive digital health campaigns effectively increase public awareness to support TBC elimination efforts in Indonesia.

Abstrak. Indonesia menempati peringkat kedua dalam jumlah kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) tertinggi di dunia sehingga memerlukan strategi komunikasi kesehatan yang masif dan efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) meluncurkan kampanye digital “TOSS TBC” (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) melalui akun Instagram resmi @kemenkes_ri. Namun, pada realitas di lapangan, saat ini masih terdapat kesenjangan antara paparan informasi TOSS TBC dan tingkat kesadaran masyarakat yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kekuatan hubungan antara Kampanye TOSS TBC dengan kesadaran TBC pada pengikut akun @kemenkes_ri tersebut. Penelitian ini menggunakan paradigma positivistik dengan pendekatan kuantitatif korelasional berdasarkan teori McGuire’s Communication Persuasion Matrix. Adapun data primer dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada 77 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data secara statistik dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan (r = 0,813; p < 0,001). Dimensi pesan dan saluran kampanye berkontribusi secara kuat terhadap pemahaman audiens, sedangkan kredibilitas sumber informasi menunjukkan hubungan yang lebih lemah dalam menarik perhatian awal. Secara keseluruhan, kampanye kesehatan digital yang dikelola secara sistematis, otoritatif, dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan tahapan kesadaran masyarakat guna mendukung penuh upaya eliminasi TBC di Indonesia.

References

Chen, Y. Y., Li, C. M., Liang, J. C., & Tsai, C. C. (2018). Health information obtained from the internet and changes in medical decision making: Questionnaire development and cross-sectional survey. Journal of Medical Internet Research, 20(2). https://doi.org/10.2196/jmir.9370
Febria, K. N. (2023). Penggambaran Pesan Edukasi Penyakit Tbc Melalui Kampanye Di Instagram (Analisis Isi Kualitatif Kampanye TBC di Akun @tbc.indonesia dan @stoptbindonesia Periode Februari 2022 - Januari 2023).
Hartono, M., & Fauzi, R. (2019). Hubungan Antara Kampanye Dengan Sikap Remaja. Journal of Creative Communication, 1, 34–47.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2025, April 11). Indonesia’s Movement to End TB. Kemenkes RI.
Leaver, Tama., Highfield, Tim., & Abidin, Crystal. (2020). Instagram : visual social media cultures. Polity.
Machmud, A. M., & Yuningsih, A. (2022). Hubungan Kampanye Vaksinasi dengan Sikap Followers untuk Divaksin. Jurnal Riset Public Relations, 1(2), 162–168. https://doi.org/10.29313/jrpr.v1i2.502
Mayer, R. E., & Fiorella, L. (2021). Introduction to Multimedia Learning. In The Cambridge Handbook of Multimedia Learning (pp. 3–16). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781108894333.003
Nasrullah, R. (2020). Media sosial Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Parasdiati, F., Darman, L. P., & Clarisa, M. (2024). Peran Media Sosial Instagram @kemenkes_ri dalam Mitigasi Bencana COVID-19 di Indonesia (The Role of Instagram Social Media @kemenkes_ri in Disaster Mitigation of Covid-19 in Indonesia). Jurnal Ilmu Humaniora, 08(02). https://online-journal.unja.ac.id/index.php/titian
Perloff, R. M. (2021). The Dynamics of Persuasion Communication and Attitudes in the 21st Century (7th ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Phua, J., Jin, S. V., & Kim, J. (Jay). (2016). Gratifications of using Facebook, Twitter, Instagram, or Snapchat to follow brands: The moderating effect of social comparison, trust, tie strength, and network homophily on brand identification, brand engagement, brand commitment, and membership intention. Telematics and Informatics, 34(1), 412–424. https://doi.org/10.1016/j.tele.2016.06.004
Rachmadewi, D., Prita, P., & Irwansyah, L. (2023). Teori Kekayaan Media dalam Penggunaan Media Sosial Twitter Sebagai Media Komunikasi Pejabat Publik: Studi Kasus Gerakan Blokir Akun Twitter Juru Bicara Presiden. www.tekno.kompas.com
Ramdhini, V. C., & Fatoni, A. (2020). Pengaruh Intensitas Menonton Video Youtube Dan Kredibilitas Beauty Vlogger Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Channel Youtube Suhay Salim Video ‘Wardah InstaPerfect Review Tutorial Swatches’). Scriptura, 10(2), 53–59. https://doi.org/10.9744/scriptura.10.2.53-59
Rice, R. E., & Atkin, C. K. (2017). Public Communication Campaigns. In Public Communication Campaigns. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/10.4135/9781544308449
Sumampouw, F. L. (2023). Pengaruh Terpaan Media Instagram Terhadap Perubahan Sikap Untuk Hidup Sehat. Jurnal Komunikasi Dan Ilmu Sosial (JKIS), 1, 123–129. https://doi.org/10.38035/jkis.v1i3
Venus, A., Karyanti, S. R., & Rakhmat, J. (2018). Manajemen kampanye: panduan teoritis dan praktis dalam mengefektifkan kampanye komunikasi. Simbiosa Rekatama Media. www.penerbit.medsan.co.id
Vionita, L., & Prayoga, D. (2021). Penggunaan Media Sosial selama Pandemi Covid-19 dalam Promosi Kesehatan di Rumah Sakit Kabupaten Tangerang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 126–133. https://doi.org/10.14710/mkmi.20.2.126-133

Published

2026-07-29