Transformasi Komunikasi Publik di Desa Cileunyi Kulon
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i2.23945Keywords:
komunikasi publik, transformasi digital, POACAbstract
Abstract. The transformation of public communication through social media has become a phenomenon in village governance in the digital era. Social media not only serves as a channel for disseminating information but also promotes open, participatory, and collaborative communication. In Cileunyi Kulon Village, public communication through Instagram is managed not only by the village government and Neighborhood Associations, which informally administer Instagram accounts. This practice reflects a shift from formal public communication toward a community-based communication model. This study aims to analyze the transformation of public communication through Neighborhood Association Instagram accounts in Cileunyi Kulon Village and to identity the challenges encountered in implementation. The study employed a descriptive qualitative method using the POAC management functions (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) and Computer-Mediated Communication theory as analytical frameworks. Teh findings indicate that Neighborhood Association Instagram accounts function as an extension of the village government’s public communication by enabling faster, flexible, and interactive information dissemination. However, implementation continues to face challenges, including limited human resources, inconsistent account management, and weak coordination among communcators. The study concludes that the transformation of public communication at the village level involves digitalization of communication media and changes in communicators roles, communication patterns, and collaborative public communication management.
Abstrak. Transformasi komunikasi publik melalui media sosial menjadi fenomena penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di era digital. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga mendorong terwujudnya komunikasi yang lebih terbuka, partisipatif, dan kolaboratif. Di Desa Cileunyi Kulon, komunikasi publik melalui Instagram tidak hanya dikelola oleh pemerintah desa, tetapi juga melibatkan Rukun Warga sebagai pengelola akun Instagram wilayah secara informal. Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran praktik komunikasi publik dari pola yang bersifat formal menuju komunikasi berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi komunikasi publik melalui pemanfaatan Instagram Rukun Warga di Desa Cileunyi Kulon serta mengidentifikasi tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis berdasarkan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dan teori Computer Mediated Communication (CMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram Rukun Warga berperan sebagai perpanjangan komunikasi publik pemerintah desa melalui penyebaran informasi yang lebih cepat, fleksibel, dan interaktif. Pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia, konsistensi pengelolaan akun, dan koordinasi antar komunikator. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi komunikasi publik di tingkat desa tidak hanya ditandai oleh digitalisasi media, tetapi juga mencakup perubahan peran komunikator, pola interaksi, serta sistem pengelolaan komunikasi publik yang lebih kolaboratif dalam mendukung penyelenggaraan komunikasi publik di tingkat desa.
References
Athifa Nur, F. K., & Novita, S. (2024). Strategi Humas Jawa Barat dalam Membangun Citra Melalui Konten Instagram. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 61–68. https://doi.org/10.29313/jrmk.v4i1.3857
Maharani Srg, R. A., & Usiono. (2024). Peran Media Digital dalam Meningkatkan Keterlibatan dan Partisipasi Publik: Transformasi Komunikasi di Era Informasi dan Sosial. Jurnal Sains Student Research, 2(6), 506–513. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i6.3008
Mucharam, A. (2022). MEMBANGUN KOMUNIKASI PUBLIK YANG EFEKTIF. Jurnal Ilmu Komunikasi, 27(1).
Mulyana, D. (2017). ILMU KOMUNIKASI Suatu Pengantar (Muchlish, Ed.). PT. REMAJA ROSDAKARYA.
Nasrullah, R. (2017). MEDIA SOSIAL Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi (N. Nurbaya siti, Ed.). Simbiosa Rekatama Media.
Riinawati. (2019). PENGANTAR TEORI MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN ORGANISASI. PT. PUSTAKA BARU.
Roosidan, F. W., Lestari, N. S., Utama, A. G. S., Anisah, H. U., Siahaan, A. L. S., Islamiati, S. S. D., & Fasa, M. I. (2021). Metode Penelitian Kualitataif (U. D. Sutiksno, Ratnadewi, & I. Aziz, Eds.). Zahir Publishing.
Taufikurrahman, Syarifuz Zaim, M., Listya Quatatita, A., Anastasia, A., Anggraini, N., & Nafiztus Herfizal, L. (2023). PEMANFAATAN INSTAGRAM DALAM OPTIMALISASI INFORMASI KEPADA MASYARAKAT DESA KALISALAM PROBOLINGGO. In Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 3, Number 2). https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/karya_jpm/index
Terry, G. R., & Rue, L. W. (2019). Dasar-Dasar Manajemen (B. S. Fatmawati, Ed.). Bumi Aksara.
Wahyiah, I. R., Lestari, E. R., Desrinayanti Bate’e, W., Ilham, R., Arianto, B., & Bina Bangsa, U. (2023). TATA KELOLA MEDIA SOSIAL BAGI PENGUATAN SISTEM PEMERINTAHAN DESA TANJUNGSARI KABUPATEN SERANG. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 03(02), 171–181. https://doi.org/10.37850/ta