Pengelolaan Pesan BPS dalam Uji Coba SE2026
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i1.23539Keywords:
Pesan komunikasi, BPS Kota Bandung, Uji Coba SE2026Abstract
Abstract. Badan Pusat Statistik (BPS) of Bandung City was selected as one of the locations for the 2026 Economic Census (SE2026) trial. During its implementation, BPS faced several challenges, including respondent refusal , limited budget allocation, and communication barriers due to communicator’s limited foreign language skills. These challenges required a message management to ensure the success of the trial. This study aims to analyze how messages were managed by BPS Bandung City in the SE2026 trial. The research employed a qualitative approach with a constructivist paradigm and a case study design. Data were collected through interviews, observations, and literature review. The findings reveal that two types of messages were managed: formal and informal. Formal messages were delivered through official letters and coordination meetings with the local government, serving a documentary function and reinforcing legitimacy. Meanwhile, informal messages were conveyed through interpersonal communication by Petugas Pencacahan Lapangan (PCL) who engaged directly with respondents. Informal communication proved adaptive, as enumerators often used local languages and persuasive strategies to build trust and reduce resistance. Thus, the message management strategy of BPS Bandung City combined structured institutional communication with flexible interpersonal approaches to achieve more effective outcomes in the SE2026 trial.
Abstrak. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung terpilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan uji coba Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Dalam pelaksanaannya, BPS menghadapi sejumlah tantangan, antara lain penolakan responden, keterbatasan anggaran, serta kendala komunikasi akibat minimnya kemampuan bahasa asing dari petugas. Situasi ini menuntut pengelolaan pesan yang tepat agar proses uji coba dapat berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pesan dikelola oleh BPS Kota Bandung dalam uji coba SE2026. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis pesan yang dikelola, yakni pesan formal dan pesan nonformal. Pesan formal disampaikan melalui surat resmi dan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah, yang menegaskan sifat dokumentatif serta memperkuat legitimasi kelembagaan. Sementara itu, pesan nonformal dilakukan melalui komunikasi antar persona oleh Petugas Pencacahan Lapangan (PCL) yang berinteraksi langsung dengan responden. Pesan nonformal bersifat adaptif, ditunjukkan dengan penggunaan bahasa daerah dan pendekatan persuasif untuk membangun kepercayaan serta mengurangi resistensi responden. Dengan demikian, pengelolaan pesan BPS Kota Bandung dalam uji coba SE2026 memadukan komunikasi institusional yang terstruktur dengan komunikasi interpersonal yang fleksibel.
References
Afizha, J., & Kholik, A. (2021). Penerapan Komunikasi Efektif 7C Dalam Pelayanan Informasi Publik Oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Jakarta Ii. Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah Dan Komunikasi, 3(3), 111. https://doi.org/10.24014/jrmdk.v3i3.13683
Agustina, A. D. (2023). Bps Kota Bengkulu Dalam Survei Angkatan Kerja Nasional Tahun 2023. Jurnal J-SIKOM, 4(1), 76–82.
Aw, S. (2018). Komunikasi Organisasi Prinsip Komunikasi untuk Peningkatan Kinerja Organisasi (1st ed.). PT Remaja Rosdakarya.
DeVito, J. A. (2016). The Interpersonal Communication Book (14th ed.). Pearson.
Effendy, O. U. (2009). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek (22nd ed.). PT Remaja Rosdakarya.
Erliani, S., Fadhil Ahmad Zaki, Darmansah, T., Fina Safitri Nasution, & Muhammad Rizki Maulana. (2024). Surat Sebagai Sarana Komunikasi Efektif: Memahami Pentingnya Bentuk Dan Jenis Yang Sesuai. Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Sains, 4(2), 43–51. https://doi.org/10.58432/algebra.v4i2.1101
Faiq Muhammad Fauzan, Firmansyah, & Ahmadi, D. (2024). Bentuk Jurnalisme Warga dalam Pemberitaan di Media Online. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 1–8. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v4i1.3462
Hafiddin, M., Norhabiba, F., & Rizqi, M. (2022). Strategi Komunikasi Humas Badan Pusat Statistik Dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Sensus Ekonomi di Kabupaten Bangkalan Madura. Seminar Nasional Hasil Skripsi, Vol.1 No.1, 79–84.
Kurniawan, A., Sugandi, D., & Si, M. (2022). Analisis Strategi Komunikasi Organisasi Tirtonegoro Foundation Dalam Meningkatkan Minat Literasi Budaya Di Kota Samarinda. Ejournal S1 Ilmu Komunikasi, 10(3), 148.
Qorib, F. (2024). Tinjauan Singkat Teori Komunikasi; Sejarah, Konsep, Perkembangan, dan Tantangannya. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 31–46. https://doi.org/10.29313/jrmk.v4i1.4014
Sarmiati, E. R. R. (2019). Komunikasi Interpersonal Elva Ronaning Roem Sarmiati Cv . Irdh. In Irdhcenter.
Shannon, C. E. (2001). A mathematical theory of communication. ACM SIGMOBILE Mobile Computing and Communications Review, 5(1), 3–55. https://doi.org/https://doi.org/10.1145/584091.584093
Suji, & Febriyanti, P. E. (2024). Dinamika governance. Ilmu Administrasi Negara, 10(03), 119–130.
Supriadi, Y., Annisa Gunawan, & Dadi Ahmadi. (2024). Pengaruh Media Sosial Instagram @PinterPolitik terhadap Partisipasi Politik Mahasiswa. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 135–140. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v4i2.4245
Triwardhani, I. J., Trigartanti, W., Rachmawati, I., & Putra, R. P. (2020). Strategi Guru dalam membangun komunikasi dengan Orang Tua Siswa di Sekolah. Jurnal Kajian Komunikasi, 8(1), 99. https://doi.org/10.24198/jkk.v8i1.23620