Analisis Storytelling Marketing sebagai Konten Komunikasi Pemasaran di Era 5.0 oleh CV. Graffity Labelindo

Authors

  • Sahila Adhari Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
  • Raditya Pratama Putra Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i1.23347

Keywords:

Cerita, Komunikasi Pemasaran, Media Digital

Abstract

Abstract. The development of the 5.0 era has brought significant changes to marketing communication practices, particularly in the use of digital media, which is no longer focused solely on efficiency and reach but also emphasizes a human-centered and humanistic communication approach. This condition requires companies to deliver marketing messages that are relevant, meaningful, and capable of building emotional relationships with audiences. This study aims to analyze the implementation of storytelling marketing as marketing communication content in the 5.0 era through the “Ngobrol Nyantai” content series on the Instagram account @graffitylabelindo_. This research employs a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques include in-depth interviews, observation of Instagram content, and documentation. The findings show that storytelling in the “Ngobrol Nyantai” content is constructed through narratives of real experiences shared by brand owners, their entrepreneurial journeys, and collaboration testimonials, delivered using a casual and informal language style. The storytelling emphasizes values, processes, and experiences rather than direct product promotion. The use of Instagram Reels functions as a supporting medium for conveying stories visually and consistently. This study concludes that storytelling marketing is relevant as a marketing communication strategy in the 5.0 era, as it can build emotional closeness, enhance audience trust, and strengthen the image of CV. Graffity Labelindo as a business partner.

Abstrak. Perkembangan era 5.0 membawa perubahan signifikan dalam praktik komunikasi pemasaran, khususnya dalam pemanfaatan media digital yang tidak lagi berfokus pada efisiensi dan jangkauan, tetapi juga menekankan pendekatan komunikasi yang humanis dan berpusat pada manusia. Kondisi ini menuntut perusahaan untuk menyampaikan pesan pemasaran yang relevan, bermakna, serta mampu membangun hubungan emosional dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan storytelling marketing sebagai konten komunikasi pemasaran di era 5.0 melalui seri konten “Ngobrol Nyantai” pada akun Instagram @graffitylabelindo_. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi konten Instagram, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storytelling dalam konten “Ngobrol Nyantai” dibangun melalui narasi pengalaman nyata para owner brand, perjalanan membangun usaha, serta testimoni kerja sama yang disampaikan dengan gaya bahasa santai dan tidak formal. Storytelling lebih menekankan nilai, proses, dan pengalaman dibandingkan promosi produk secara langsung. Pemanfaatan fitur Instagram Reels berperan sebagai media pendukung penyampaian cerita secara visual dan konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa storytelling marketing relevan sebagai strategi komunikasi pemasaran di era 5.0 karena mampu membangun kedekatan emosional, meningkatkan kepercayaan audiens, serta memperkuat citra CV. Graffity Labelindo sebagai mitra bisnis.

References

Alfarisi, A. A., Fitriawan, R. A., & Melano, F. L. (2024). Analisis Narasi Walter Fisher Dalam Podcast Youtube Deddy Corbuzier Bersama Mongol Stres. In Desember (Vol. 11, Number 6). https://www.youtube.com/@corbuzier/videos

Fath, K., & Imran, A. I. (2025). Pengaruh Strategi Promosi Storytelling Terhadap Brand Awareness Produk HMNS Not For Humans Pada Media Sosial Instagram (Vol. 12, Number 3).

Fathonah, D., & Yulianita, N. (2025). Phubbing dan Etika Komunikasi: Studi Fenomenologi Perilaku Mahasiswa STAI Al-Musaddadiyah Garut. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 75–86. https://doi.org/10.29313/jrmk.v5i1.5917

Gamble, S. (2016). Visual Content Marketing. John Wiley & Soons, Inc., Hoboken, New Jersey.

Khrisinta, E. (2023). Manajemen Pemasaran Produk (T. boy B. Ariffin, Ed.). CV. Tripe Konsultan.

Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0 teknologi untuk kemanusiaan.

Mason, A. N., Brown, M., Mason, K., & Narcum, J. (2021). Pandemic effects on social media marketing behaviors in India. Cogent Business and Management, 8(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2021.1943243

Panuju, R. (2022). KOMUNIKASI PEMASARAN Pemasaran sebagai Gejala Komunikasi & Komunikasi sebagai Strategi Pemasaran. Kencana.

Potočan, V., Mulej, M., & Nedelko, Z. (2021). Society 5.0: balancing of Industry 4.0, economic advancement and social problems. Kybernetes, 50(3), 794–811. https://doi.org/10.1108/K-12-2019-0858

Pramudhita Cahyaningrum, N., Prasetya, H., & Muhammadiyah Hamka, U. (2025). Jurnal Studi Ilmu Sosial dan Politik (JASISPOL) Storytelling Marketing Communication dalam Membangun Engagement pada Nano Influencer Tiktok @Tenscoffeeid (Storytelling Marketing Communication in Building Engagement on TikTok Nano Influencer @tenscoffeeid). 5(1), 101–117. https://doi.org/10.35912/jasispol

Qorib, F. (2024). Tinjauan Singkat Teori Komunikasi; Sejarah, Konsep, Perkembangan, dan Tantangannya. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 31–46. https://doi.org/10.29313/jrmk.v4i1.4014

Rd. Soemanagara. (2016). Strategic Marketing Communication: Konsep Strategis dan Terapan.

Refi Maulana Yusuf, & Dadi Ahmadi. (2022). Kampanye Budaya Beberes di Media Sosial Instagram. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 151–158. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v2i2.1530

Sobur Alex. (2014). KOMUNIKASI NARATIF Paradigma, Analisis, dan Aplikasi (A. Kamsyach, Ed.). PT Remaja Rosdakarya .

Sudarsono, H. (2020). Buku Ajar: Manajemen Pemasaran (N. Ilminingrum, Ed.). CV. Pustaka Abadi.

Yonathan, A. (2025, June 19). indonesia Jadi Negara Pengguna Instagram Tertinggi Ke-4 di Dunia.

Downloads

Published

2026-02-05