Hubungan Kualitas Komunikasi Interpersonal Guru dengan Karakter Building Siswa di Sekolah Krida Nusantara

Authors

  • Valdy Daffa Alfauzan Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
  • Endri Listiani Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i1.23240

Keywords:

Komunikasi Interpersonal, Guru, karakter building, siswa, pendidikan

Abstract

Abstract. Interpersonal communication between teachers and students plays a crucial role in shaping learners’ personalities and character. Teachers act not only as transmitters of knowledge but also as mentors who instill moral, ethical, and social values. This study examines the influence of teachers’ interpersonal communication covering openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality on students’ character building at School Krida Nusantara. A quantitative correlational approach was employed with 74 student respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using Pearson’s correlation test in SPSS. The results show a significant relationship between all dimensions of teachers’ interpersonal communication and students’ character development, with a significance value of 0.00 (< 0.05). High correlation coefficients indicate that openness (0.964), empathy (0.900), supportiveness (0.900), positiveness (0.950), and equality (0.944) strongly correlate with the development of traits such as honesty, responsibility, care, cooperation, perseverance, and fairness. These findings align with DeVito’s (2014) theory, which emphasizes that effective interpersonal communication serves as a foundation for character formation in educational settings. The study highlights the importance of teachers applying open, empathetic, supportive, positive, and equitable communication to create a conducive learning environment that strengthens students’ overall character development.

Abstrak. Interpersonal communication antara guru dan siswa berperan penting dalam membentuk kepribadian serta karakter peserta didik. Guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai pembimbing yang menanamkan nilai moral, etika, dan sosial. Penelitian ini mengkaji pengaruh komunikasi interpersonal guru meliputi keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan terhadap pembentukan karakter siswa di School Krida Nusantara. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan studi korelasional, melibatkan 74 responden siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara seluruh dimensi komunikasi interpersonal guru dan karakter siswa, dengan nilai signifikansi 0,00 (< 0,05). Koefisien korelasi yang tinggi membuktikan bahwa keterbukaan (0,964), empati (0,900), dukungan (0,900), sikap positif (0,950), dan kesetaraan (0,944) berkorelasi kuat dengan perkembangan karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, ketekunan, dan keadilan. Temuan ini selaras dengan teori DeVito (2014) yang menegaskan bahwa komunikasi interpersonal efektif menjadi dasar pembentukan karakter dalam pendidikan. Penelitian ini menekankan pentingnya guru menerapkan komunikasi yang terbuka, empatik, suportif, positif, dan setara untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi penguatan karakter siswa.

References

Fathonah, D., & Yulianita, N. (2025). Phubbing dan Etika Komunikasi: Studi Fenomenologi Perilaku Mahasiswa STAI Al-Musaddadiyah Garut. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 75–86. https://doi.org/10.29313/jrmk.v5i1.5917

Harahap, D. N. , A. P., & Sekolah, P. G. (2023). Permasalahan dan Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Promosi Pendidikan: Studi Kasus pada Calon Siswa.

Qorib, F. (2024). Tinjauan Singkat Teori Komunikasi; Sejarah, Konsep, Perkembangan, dan Tantangannya. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 31–46. https://doi.org/10.29313/jrmk.v4i1.4014

Simamora, I. Y., Jannah, N. A., Hakim, F., Wahyudi, I. D., & Prawira, Y. B. (2024). Revitalisasi Pembangunan dalam Pendidikan melalui Komunikasi Efektif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 4921–4927.

Wardhani, N. K. S., & Mahendradhani, G. A. A. R. (2024). The contribution of learning culture and soft skills in improving the character of high school students. Jurnal Mimbar Ilmu, 29(2), 302–312.

Firdaus, F. (2017). Urgensi soft skills dan character building bagi mahasiswa. https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/TAPIs/article/view/1620

Susanto, R., Umam, K., & Pangesti, I. (2022). Meningkatkan Kompetensi Komunikasi pada Guru dan Siswa dalam Kegiatan Belajar Mengajar. KANGMAS. https://doi.org/10.37010/kangmas.v3i1.481

Illahi, N. (2020). Peranan guru profesional dalam peningkatan prestasi siswa dan mutu pendidikan di era milenial. https://doi.org/10.36769/ASY.V21I1.94

Wardhani, N. W., & Wahono, M. (2017). Keteladanan guru sebagai penguat proses pendidikan karakter. https://doi.org/10.30870/UCEJ.V2I1.2801

Sidik, Z., & Sobandi, A. (2018). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Kemampuan Komunikasi Interpersonal Guru. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 3(2), 50. https://doi.org/10.17509/jpm.v3i2.11764

Wahyuningsih, N., & Kusumawati, Y. (2022). Upaya guru dalam penguatan nilai karakter siswa melalui pembelajaran kewarganegaraan. El-Muhbib. https://doi.org/10.52266/el-muhbib.v6i1.781

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian kuantitatif Kualitatif dan R&D. IKAPI

DeVito, J. A. (2014). The Interpersonal Communication Book (15th ed.). New York: Pearson. Dalam sumber https://www.pearsonhighered.com/assets/preface/0/1/3/4/01346 2310X.pdf diakses pada tanggal 17 September 2025

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Effendy, O. U. (2017). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2019). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Downloads

Published

2026-02-05