Pengaruh Program Pelatihan “Rabu Ngelmu” Dekranasda Jabar terhadap Pengetahuan tentang Pemasaran Digital

Authors

  • Najma Sorayya Muttaqin Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
  • Atie Rachmiatie Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i1.23232

Keywords:

Program Pelatihan, Pendidikan Orang dewasa, Komunikasi Pemasaran, Pemasaran Digital, Rabu Ngelmu

Abstract

Abstract. In the current digital era, it is important for business actors to continuously adapt to changes and utilize technology to expand market reach. One of the programs by Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) of West Java Province is “Rabu Ngelmu” which is designed to provide education and information to the community, particularly business actors in West Java, to help them develop competitive products. The objective of this study is to determine the influence of the “Rabu Ngelmu” training program by Dekranasda West Hava on knowledge of digital marketing. This study employs the S-O-R theory and utilizes quantitative methods with a positivistic paradigm and an explanatory approach. Simple random sampling was used as the sampling technique. Data collection was conducted by distributing questionnaires to respondents. The researched sample consisted of 85 MSME practitioners in Bandung City. The results of this study found that the “Rabu Ngelmu” training program significantly influences the enhancement of digital marketing knowledge with and R Square value of 0.367 or 36,7%. The three main components examined instructor, method, and material all provide significant relationship on participants’ knowledge improvement. This indicates that the “Rabu Ngelmu” Dekranasda West Java program is effective in improving digital marketing knowledge of MSME actors in Bandung City.

Abstrak. Di era digital saat ini, penting bagi para pelaku usaha untuk terus beradaptasi dengan perubahan dan memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar. Salah satu program Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat adalah “Rabu Ngelmu” yang dirancang untuk memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Jawa Barat agar dapat mengembangkan produk yang berdaya saing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pengaruh program pelatihan “Rabu Ngelmu” Dekranasda Jabar terhadap pengetahuan tentang pemasaran digital. Penelitian ini menggunakan teori S-O-R dan metode kuantitatif, paradigma positivistik dengan pendekatan eksplanatif. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah simple random sampling. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Sampel penelitian ini terdiri dari 85 responden pelaku UMKM di Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program pelatihan “Rabu Ngelmu” berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan pemasaran digital dengan nilai R Square 0,367 atau 36,7%. Tiga komponen utama yang diuji, yaitu instruktur, metode, dan materi seluruhnya memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta. Hal ini mengindikasikan bahwa program “Rabu Ngelmu” Dekranasda Jabar efektif dalam meningkatkan pengetahuan pemasaran digital para pelaku UMKM di Kota Bandung.

References

Dwitasari Teteki, & Irfi Maslachatul Ummah. (2022). Mafindo Magelang Raya dan Tular Nalar: Upaya Meretas Gap Literasi Digital pada Tingkat Lokal. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 89–96. https://doi.org/10.29313/jrmk.v2i2.1440

Firmansyah, M. A. (2020). Komunikasi Pemasaran.

Qorib, F. (2024). Tinjauan Singkat Teori Komunikasi; Sejarah, Konsep, Perkembangan, dan Tantangannya. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 31–46. https://doi.org/10.29313/jrmk.v4i1.4014

Agustino, L., Ridhoni, M., & Nawawi, M. (2024). pengaruh pelatihan digital marketing. KINDAI, 20(3).

Albunsyary, A., Muninghar, & Riswati, F. (2020). Pengaruh Pengetahuan, Pengalaman Kerja, Kompetensi SDM Dan Pengembangan Karier Terhadap Prestasi Kerja Personel Polsek Pamekasan. MAP (Jurnal Manajemen Dan Administrasi Publik), 3(1).

Elizar, E., & Tanjung, H. (2018). Pengaruh Pelatihan, Kompetensi, Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 1(1), 46–58. https://doi.org/10.30596/maneggio.v1i1.2239

Fatimah Azzahra, N., Lilis Chaerowati Prodi Manajemen Komunikasi, D., Ilmu Komunikasi, F., & Islam Bandung, U. (2022). Strategi Komunikasi Pemasaran Digital. Bandung Conference Series: Communication Management, 2. https://doi.org/10.29313/bcscm.v2i2.3110

H. D. Sudjana. (2005). Strategi Pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah. Falah Production.

Irwan. (2018). Relevansi Paradigma Positivistik dalam Penelitian Sosiologi Pedesaan. Jurnal Ilmu Sosial, 17(1).

Jalaluddin Rakhmat, & Idi Ibrahim. (2017). Metodologi Penelitian Komunikasi (Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Kannan, P. K., & Li, H. “Alice.” (2017). Digital marketing: A framework, review and research agenda. International Journal of Research in Marketing, 34(1), 22–45. https://doi.org/10.1016/J.IJRESMAR.2016.11.006

Steven Owen Purnawan. (2024). Pengaruh Pelatihan Pemasaran Digital dan Peran Media Sosial terhadap Pengembangan UMKM di Sidoarjo. Jurnal Manajemen, 14.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Sutopo (ed.); 2nd ed.). Alfabeta.

Syofian Siregar. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Dilengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Normal dan SPSS. Kencana.

Downloads

Published

2026-02-10