Analisis Kredibilitas Komunikator dengan Penonton di Kanal TikTok
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i1.23122Keywords:
Kredibilitas Komunikator, TikTok, Live Streaming GameAbstract
Abstract. Currently, the use of TikTok as an entertainment platform is growing rapidly with the live streaming feature, where game streamers acting as digital communicators can interact directly with their audiences. Therefore, the credibility of communicators, including Bayu Adilaga, is crucial in building audience trust and engagement. This study will focus on analyzing this from the perspective of source credibility and source attractiveness theories. This study employed a quantitative method with a descriptive approach. The study population came from 6,552 followers of the TikTok account @bayuberlin_, while the sample was taken from 100 respondents determined using the Sloving formula. The research instrument was a questionnaire designed according to Onong Uchjana Effendy's indicators of communicator credibility. Data were collected through online questionnaires and interviews. Then, the data were analyzed using descriptive-quantitative analysis and supplemented with validity tests through Pearson Product Moment correlation and reliability tests using Cronbach's Alpha assisted by IBM SPSS. The results show that Bayu Adilaga's communication credibility in terms of source credibility and source attractiveness can be said to be good according to the audience. This research is expected to contribute to the development of digital communication studies and become a reliable reference for other streamers on social media.
Abstrak. Saat ini, penggunaan TikTok sebagai wadah hiburan berkembang pesat dengan adanya fitur live streaming, dimana streamer game yang berperan sebagai komunikator digital dapat berinteraksi secara langsung dengan penontonnya. Dalam hal ini, kredibilitas komunikator, termasuk Bayu Adilaga, memiliki peran yang penting guna membangun kepercayaan dan keterlibatan penonton. Penelitian ini akan berfokus menganalisis hal tersebut dari teori source credibility dan source attractiveness. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian berasal dari 6.552 pengiktut akun TikTok @bayuberlin_, sementara sampel diambil dari 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Sloving. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner yang disusun sesuai dengan indikator kredibilitas komunikator menurut Onong Uchjana Effendy. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring serta wawancara. Kemudian, data dianalisis menggunakan analisis deskriptif-kuantitatif dan dilengkapi dengan uji validitas melalui korelasi Pearson Product Moment serta uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha yang dibantu oleh IBM SPSS. Hasil menunjukkan bahwa kredibilitas komunikasi Bayu Adilaga dari aspek source credibility dan source attractiveness dapat dikatakan baik menurut penonton. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan kajian komunikasi digital dan menjadi referensi yang andal untuk para streamer lain di media sosial Tidak perlu mencantumkan kutipan pada bagian abstrak.
References
Abdullah, K., Jannah, M., Aiman, U., Hasda, S., Fadilla, Z., Taqwin, Masita, Ardiawan, K. N., & Sari, M. E. (2023). Metodologi penelitian Kuantitatif. https://www.researchgate.net/publication/370561251
Anugrafianto, T. R. (2023). Analisis Dampak Media Digital terhadap Pola Konsumsi Berita Generasi Milenial di Indonesia A B S T R A K. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(3), 21–25.
Anwar, R. K., & Rusmana, A. (2017). Komunikasi Digital Berbentuk Media Sosial dalam Meningkatkan Kompetisi Bagi Kepala, Pustakawan dan Tenaga Pengelola Perpustakaan. 6.
Asari, A., Syaifuddin, E. R., Ningsi, N., Sudianto, Maria, H. D., Adhicandra, I., Nuraini, R., Baijuri, A., Pamungkas, A., Kusumah, F. G., Yuhanda, G. P., & Murti, S. (2023). Komunikasi Digital.
August, N., & Paramita, S. (2022). Komunikasi Pemasaran Digital Streamer dalam Industri Game Online Indonesia.
Aziz, A., Riyanto, D. F. E., Nugroho, D., Caniago, D. R., Ibrahim, G., Effendi, S., Amri, K., Hendayani, M., Nuriyah, S., Pratama, Y., Anisayuyun, Y., & Rosdiana, M. (2021). Pengenalan Media Digital Pada Masa Pandemi di Yayasan Domyahud (Dompet Yatim Dhuafa). Jurnal Kreativitas Mahasiswa Informatika, 2, 534–537.
Effendy, O. U. (2003). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi (O. U. Effendy, Ed.).
Febryansyah, Y. (2021). Transformasi Komunikasi Digital. 1.
Firdi, M., & Cindoswari, A. R. (2023). Pengaruh Perancangan Konten TikTok Vina Muliana (@vmuliana) terhadap Kebutuhan Informasi pada Kalangan Followers.
Ihsan, B., Munzalan. M, A. A., Putra, L. R., Yusuf. A, D., Helmi, M., & Nurudin. (2024). Strategi Efektif Penggunaan Media Sosial (TikTok) dalam Pembelajaran Agama di Era Digital. Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi Dan Teknik Informatika, 2(4), 52–64. https://doi.org/10.61132/merkurius.v2i4.139
Janah, N. R., Istiqomah, Y., & Setiawati, L. (2024). Analisis Framework Stimulus Organism Response (SOR) pada Live Streaming Marketplace terhadap Keputusan Pembelian di LAF Project.
Janna, N. M., & Herianto, M. P. (2021). Konsep Uji Validitas dan Reliabilitas dengan Menggunakan SPSS.
Jija, R. T., Aska, K., & Taking, Muh. I. (2024). Pola Interaksi Masyarakat dan Dampaknya Terhadap Resensi Ibukota Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Community Interaction Patterns and Their Impact on the Review of the Capital City of Salahutu District, Central Maluku Regency. Idris Taking / Journal of Urban and Regional Spatial, 4(3), 286–300. https://ejournalfakultasteknikunibos.id/index.php/jups
Mahmudah, H. (2016). Pengaruh Strategi Operasional terhadap Volume pada Penjualan CV. Akbar.
Pratama, F. F., & Mutia, D. (2020). Paradigma Kualitatif sebagai Landasan Berpikir Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Kewarganegaraan, 17(1), 51. https://doi.org/10.24114/jk.v17i1.18701
Rahmawati, N., & Kurniadi, O. (2022). Hubungan antara Menggunakan Tik Tok dengan Perilaku Eksistensi Diri. Bandung Conference Series: Public Relations, 2(1). https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i1.939
Rakhmat, D. J. M. Sc. (2005). Psikologi Komunikasi.
Rivaldi, A., Feriawan, F. U., & Nur, M. (2023). Metode Pengumpulan Data Melalui Wawancara.
Saadah, N. A. (2022). Dakwah Melalui Live Streaming Tiktok Pada Mobile Legends; Studi Fenomenologis Akun @Abiazkakiaa. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/almunir/index
Satria, B. R., & Rinaldy, R. (2019). Sikap penonton terhadap film nasionalisme (Jenderal Soedirman). 200 ProTVF, 3(2), 200–212.
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657
Syafuddin, K. (2020). Kajian Game Streaming Dan Kerentanan Streamer Di Nimo Tv. JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia, 1(2), 32–42. https://doi.org/10.46510/jami.v1i2.28
Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. (2018). Tipe Penelitian Deskripsi dalam Ilmu Komunikasi The Type of Descriptive Research in Communication Study. In Jurnal Diakom (Vol. 1, Issue 2).
Aghnia Nurazizah Mulyana, & Endri Listiani. (2024). Personal Branding melalui Media Sosial TikTok. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK), 4(1).
Lady, Lady, Owen, O., & Purwianti, L. (2025). Dari Tayangan ke Transaksi: Optimalisasi Konten TikTok untuk Meningkatkan Penjualan Produk. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 1–10. https://doi.org/10.29313/jrmk.v5i1.6789
Muharfan, T., Muqsith, M. A., Ayuningtyas, F., & Firmansyah. (2025). Dampak Negatif Dalam Berkomunikasi Melalui Live Streaming Video Game. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 65–74. https://doi.org/10.29313/jrmk.v5i1.7045