Strategi Komunikasi Pariwisata Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i1.23075Keywords:
Strategi Komunikasi, Pariwisata Berkelanjutan, Event, Media SosialAbstract
Abstract. Sustainable tourism is an important strategy in developing tourist destinations based on the environment, socio-culture, and local economy. Situ Bagendit Garut is one of the leading natural tourist destinations that utilizes the potential of local culture and events as tourist attractions. This study aims to analyze the sustainable tourism communication strategy implemented by the Situ Bagendit management through organizing events, especially the Cultural Festival, and the use of Instagram social media as a promotional tool. The study used a qualitative method with a case study approach, through data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and documentation. Research Results The Situ Bagendit Garut management successfully implemented an integrated marketing communication strategy based on the PDCA cycle, a hybrid Cultural Festival and Instagram @situbagendit.garut, and stakeholder collaboration for sustainable tourism. This study provides insights into sustainable tourism communication practices, strengthens understanding of the use of digital media and cultural events in promoting tourist destinations, and provides strategic input for the development of tourism based on local community empowerment.
Abstrak. Pariwisata berkelanjutan menjadi salah satu strategi penting dalam pengembangan destinasi wisata berbasis lingkungan, sosial-budaya, dan ekonomi lokal. Situ Bagendit Garut merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan yang memanfaatkan potensi budaya dan event lokal sebagai daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pariwisata berkelanjutan yang diterapkan oleh pengelola Situ Bagendit melalui penyelenggaraan event, khususnya Festival Budaya, serta pemanfaatan media sosial Instagram sebagai sarana promosi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil Penelitian Pengelola Situ Bagendit Garut berhasil mengimplementasikan strategi komunikasi pemasaran terpadu berbasis siklus PDCA, hybrid Festival Budaya dan Instagram @situbagendit.garut, serta kolaborasi stakeholder untuk wisata berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai praktik komunikasi pariwisata berkelanjutan, memperkuat pemahaman tentang penggunaan media digital dan event budaya dalam promosi destinasi wisata, serta memberikan masukan strategis bagi pengembangan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
References
Adhipratama, D., & Ernungtyas, N. F. (2025). Tinjauan Sistematis Strategi dan Tantangan Periklanan Digital di Indonesia. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 103–112.
Refi Maulana Yusuf, & Dadi Ahmadi. (2022). Kampanye Budaya Beberes di Media Sosial Instagram. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 151–158. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v2i2.1530
Reiza, M. N., & Wiwitan, T. (2025). Pengaruh Promosi Produk Halal terhadap Minat Beli Konsumen. https://journals.sangkuriangpublisher.com/person
Riyantini. (2017). Pendekatan PDCA dalam kegiatan pemantauan PDCA Approach Monitoring Quality Control. Jurnal Ilmiah VISI PGTK PAUD Dan DIKMAS, 12(20), 143–153.
Asgha, A. Y., & Novita, S. (2023). Konsep Pengembangan Kawasan Pariwisata sebagai Upaya Meningkatakan Promosi Pariwisata di Provinsi Aceh. ArtComm : Jurnal Komunikasi Dan Desain, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.37278/artcomm.v6i1.612
Dumar, B., Mulyani, S., Wahyuni, I., Eka, M., & Fujianti, Y. (2025). Aplikasi Theory Middle Range “The Health Promotion Model of Pender” Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Pada Remaja Putri di Masa Pubertas: Literature Riview. 5(1), 20–33.
Freeman, R. E., & Phillips, R. (2024). Teori Stakeholder: Etika dan Nilai dalam Pengambilan Keputusan Bisnis. Bacalagers.Com.
Gilang Asri Nurahma, W. H. (2021). Tinjauan sistematis studi kasus dalam penelitian kualitatif. Mediapsi, 7(2), 119–129. https://doi.org/10.21776/ub.mps.2021.007.02.4
GSTC. (2013). The Global Sustainable Tourism Council Criteria. Criteria for Destinations, NOVEMBER, 7. http://www.gstcouncil.org/docs/file/401-spanish-criteria-for-destinations.html
Krisna Silaen, E. S., Nugroho, J. T., Mukti, A., & Fachrie, M. (2024). Sustainable Tourism Pada Destinasi Wisata Borobudur (Candi Borobudur), Kabupaten Magelang. Journal of Governance and Public Administration, 1(3), 220–234. https://doi.org/10.59407/jogapa.v1i3.752
Maudy Suci, A. (2023). Strategi Komunikasi Pemasaran Dinas pariwisata dalam mempromosikan potensi kabupaten bandung. Strategi Komunikasi Pemasaran Dinas Pariwisata Dalam Mempromosikan Potensi Kabupaten Bandung, 3(1), 130–136.
Nugraha, M. S., & Triguna, M. I. (2024). Analisis Potensi Wisata Alam Situ Bagendit di Kabupaten Garut. 24–32. https://doi.org/10.33364/jidar
Riyantini. (2017). Pendekatan PDCA dalam kegiatan pemantauan PDCA Approach Monitoring Quality Control. Jurnal Ilmiah VISI PGTK PAUD Dan DIKMAS, 12(20), 143–153.
Syamsa Putri Auliya. (2021). Event Marketing Sebagai Strategi Peningkatan Volume Penjualan Kayn Label. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 9(2), 3–4.
Wood, D. J., & Gray, B. (1991). Toward a Comprehensive Theory of Collaboration. The Journal of Applied Behavioral Science, 27(2). https://doi.org/10.1177/0021886391272001