Analisis Isi Gaya Komunikasi Adaptif Youtuber pada Konten Horror Game Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcscm.v6i1.22945Keywords:
Gaya Komunikasi, Youtube, Game HorrorAbstract
Abstract. The development of YouTube as a new media platform has increased the popularity of digital entertainment content, particularly horror gaming videos favored by younger audiences for their emotional intensity and interactive nature. The appeal of such content lies not only in gameplay but also in how creators communicate and engage viewers. This study aims to examine the representation and adaptive use of the six communication styles proposed by Tubbs and Moss in the YouTube video Nightmare Side: The Game on Windah Basudara’s channel. Employing a constructivist paradigm, this research adopts a qualitative approach through content analysis of verbal and nonverbal communication. Data were collected via non-participant observation and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that all six communication styles controlling, equalitarian, structuring, dynamic, relinquishing, and withdrawal are applied contextually and interchangeably, following the flow of gameplay and audience interaction. Verbal expressions and nonverbal cues jointly construct an immersive and participatory viewing experience. In conclusion, the study demonstrates that adaptive communication styles function as a strategic tool for enhancing audience engagement within horror gaming content on YouTube.
Abstrak. Perkembangan YouTube sebagai media baru mendorong meningkatnya konsumsi konten hiburan digital, khususnya permainan horor yang diminati generasi muda karena intensitas emosi dan sifat interaktifnya. Daya tarik konten tersebut tidak hanya terletak pada alur permainan, tetapi juga pada gaya komunikasi kreator dalam membangun kedekatan dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi dan penggunaan adaptif enam gaya komunikasi menurut Tubbs dan Moss dalam video Nightmare Side: The Game pada kanal YouTube Windah Basudara. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif melalui analisis isi terhadap komunikasi verbal dan nonverbal dalam satu video unggahan. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam gaya komunikasi controlling, equalitarian, structuring, dynamic, relinquishing, dan withdrawal muncul secara situasional dan saling melengkapi sesuai dinamika permainan serta interaksi audiens. Komunikasi verbal dan nonverbal berperan penting dalam membangun pengalaman menonton yang imersif dan partisipatif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penggunaan gaya komunikasi yang adaptif menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterlibatan audiens pada konten game horor di YouTube.
References
Abidin, C. (2020). Internet celebrity: Understanding fame online. Emerald Publishing.
Azzahra, A. J., Shafira, F., Kusuma, V. S., & Putri, D. E. (2025). Analisis isi film Exhuma. Humanitis: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 3(4), 748–758.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis. Sage Publications.
Mu’andhom. (2024). Paradigma konstruktivisme dalam penelitian komunikasi.
Ratu Helga Sarahdiva, & Ahmadi, D. (2024). Strategi Marketing Komunikasi pada Channel Youtube “Jurnal Risa.” Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 81–88. https://doi.org/10.29313/jrmk.v4i2.4029
Riswandi, R., & Permadi, I. (2024). Memahami minat generasi milenial dalam tontonan film horor Indonesia. Jurnal Ekonomak, 10(3), 63–79.
Satrio, S. (2024). Analisa strategi pemasaran electronic word of mouth (e-WOM) film Agak Laen dalam menarik minat penonton. Compediart, 1(1), 35–43.
Suciani, & Ayu Rahma Hamida. (2022). FoMO dalam Kebiasaan Generasi Z Menonton Platform Streaming. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 75–88. https://doi.org/10.29313/jrmk.v2i2.1079
Susanto, G., Leo, D., Evelyn, R., & Felicio, H. (2023). Pemanfaatan Algoritma Tiktok Dan Instagram Untuk Meningkatkan Brand Awareness. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(22), 483–491.
Ariffina, Fatma. 2023. “Analisis Gaya Komunikasi Najwa Shihab Pada Program Shihab & Shihab.” Fakultas Dakwah UIN Prof. KH Saifuddin Zuhri.
Van Dijck, José. 2023. The Culture of Connectivity: A Critical History of Social Media. Oxford University Press.
Flew, Terry. 2021. New Media: An Introduction. 5th ed. Oxford University Press.
Ha, Louisa, and E. Lincoln James. 1995. “Interactivity Reexamined: A Baseline Analysis of Early Business Web Sites.” Journal of Broadcasting & Electronic Media 42(4):457–74.
Kristiyono, Joko, and N. D. Hermawan. 2023. “Analisis Komunikasi Interaktif Brando Franco Dengan Penontonnya Dalam Live Streaming Di Kanal YouTube Windah Basudara.” JCommsci: Journal of Media and Communication Science 6(2):79–88.
Makarawung, Y. A., Y. F. Wulandari, and S. Himawan. 2024. “Analisis Konten TikTok Dalam Komunikasi Politik Capres-Cawapres Di Pemilu 2024 Untuk Generasi Z: Pendekatan Teori Media Baru Dalam Menganalisis Konten TikTok.” Brand Communication 3(4):341–57.
Moleong, Lexy J. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nugroho, A. J., and W. Y. Putri. 2024. “Gaya Komunikasi YouTuber Medy Renaldy Dalam Mereview Action Figure Di YouTube.” Jurnal Cakrawala Ilmiah 4(2):21–44.