Kegiatan Komunikasi Interpersonal Pada Mahasiswa yang Memiliki Inner Child
Abstract
Abstract. Inner child is a psychological concept that refers to the part within a person that represents his childhood. It includes memories, emotional experiences, and thought patterns formed during childhood that influence an individual's behavior and perceptions in adulthood. The inner child is often related to unresolved emotions or pent-up feelings from childhood, and plays an important role in shaping a person's identity and social interactions. The aim of this research is to explore and analyze the communication activities of individuals who have an inner child. This research uses a qualitative approach with a phenomenological study method. The theory used in this research is the Johari Window theory by Joseph Luft and Harry Ingham, as well as data collection techniques used through in-depth interviews, observation and documentation. It is hoped that this research will be able to provide guidelines regarding communication within the family and friendship environment by gaining a deeper understanding of the interpersonal communication of individuals who have an inner child. The results of this research show that the inner child has a significant contribution to students' communication processes, shaping the way they express themselves, respond to other people, and deal with social situations. The inner child, formed from childhood trauma and memories, often leaves a deep imprint on a person's personality and behavior.
Abstrak. Inner child merupakan konsep psikologis yang merujuk pada bagian dalam diri seseorang yang merepresentasikan masa kecilnya. Ini mencakup ingatan, pengalaman emosional, dan pola pikir yang terbentuk selama masa kecil yang memengaruhi perilaku dan persepsi individu di masa dewasa. Inner child sering kali terkait dengan emosi yang belum terselesaikan atau perasaan yang terpendam dari masa kecil, dan memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan interaksi sosial seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah utnuk menelusuri dan melakukan analisa mengenai kegiatan komunikasi individu yang memiliki inner child. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori Johari Window oleh Joseph Luft dan Harry Ingham, serta Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pedoman terkait komunikasi dalam lingkup keluarga, lingkungan pertemanan engan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai komunikasi interpersonal individu yang memiliki inner child. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inner child memiliki kontribusi signifikan pada proses komunikasi mahasiswa, membentuk cara mereka mengekspresikan diri, merespons orang lain, serta menghadapi situasi sosial. Inner child, yang terbentuk dari trauma dan kenangan masa kecil, sering kali meninggalkan jejak mendalam pada kepribadian dan perilaku seseorang.
References
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Deddy Mulyana, 2010. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung, Remaja
Rosdakarya, hal. 73.
Diamond, Stephen A. 2008. “Essential Secrets of Psychotherapy: The Inner Child.” https://www.psychologytoday.com/us/blog/evil-deeds/200806/essential-secretspsychotherapy-the-inner-child. Tanggal akses 27 Oktober 2023, pk.22.44.
Djoko Purwanto, Komunikasi Antar Pribadi, (Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2006), hlm. 22-23
Donald A. Price, 1996. “Inner Child work: what is really happening?,” Scholars’ Bank University of Oregon, vol. 9, no. 1, hlm. 68.
Ira Lusiawati, 2020. “Membangun Optimisme pada Seseorang Ditinjau dari Sudut Pandang Psikologi Komunikasi.” Jurnal TEDC, vol. 10, no.3.
Kurniadita, Yuan Adelintang. 2022. “Sadari dan Atasi Inner Child yang Terluka”.
https://linisehat.com/sadari-dan-atasi-inner-child-yang-terluka/. Tanggal diakses 27 Oktober 2023, pk.23.30.
Lexy J. Moleong, 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung, PT. Remaja Rosda Karya, hlm. 159.
Lexy J. Moleong, 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung, PT. Remaja Rosda Karya, hlm. 330-331
Onong U. Effendi. Ilmu Komunikasi Teori Dan Praktek. (Bandung ; Remadja Karya, 2005). hlm. 11-16
Ranitta, Angela. 2022. “Mengenal Jenis-jenis Luka Inner Child, Penyebab, dan Cara
Menyembuhkannya”. https://girlsbeyond.com/2023/01/11/read/mentalhealth/mengenal-jenis-jenis-luka-inner-child-penyebab-dan-cara-menyembuhkannya/. Tanggal diakses 27 Oktober 2023, pk.01.07.
Schutz, Alfred. (1967). *The Phenomenology of the Social World.* Northwestern University Press.
Sudjana, N. (2009). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
Wulan, Annissa. “8 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menyembuhkan Inner Child yang Terluka”. https://www.fimela.com/health/read/5337258/8-cara-yang-bisa-dicoba-untukmenyembuhkan-inner-child-yang-terluka?page=3. Tanggal diakses 28 Oktober 2023, pk.09.18.