Representasi Makna Kebaikan Sebagai Kekuatan pada Iklan Biskuat
Abstract
Advertising is a form of communication used to promote or inform a product, service or idea to the general public. Advertisements are usually short in duration but contain interesting messages and meaning and can help viewers choose the product they are looking for. Likewise, with the Biskuat advertisement. The advertisement for the 2023 Goodness is More Important edition of Biskut depicts a child who is running to lead the competition, but he realizes that the child running next to him has fallen, even though he was leading the front, but when he saw his partner fall he thought better of it, then turned around and ran to help his partner. The child ran to his parents, saying "mother said kindness is more important than winning". In this Biskuat advertisement, it can be seen that the mother is providing character education to her child. The object of this research is a snippet of a scene in the 2023 edition of the Biskuat advertisement, Goodness is More Important than winning the competition. The aim of the researcher in this research is to identify the signs contained in the advertisement, then analyze them using Roland Barthes' semiotic theory and explain the meaning. denotative and connotative of these signs. The research method used is a qualitative method, a method that focuses on collecting descriptive data. The results of this research provide the message that true success is not only measured by winning, but by the positive impact and goodness we bring to others. This will be a strength as well as a legacy and reputation for that person, because people who are known for their kindness usually have a better reputation compared to those who only focus on winning.
Iklan adalah salah satu bentuk komunikasi yang digunakan untuk mempromosikan atau menginformasikan suatu produk, jasa atau ide kepada khalayak umum. Iklan biasanya berdurasi singkat namun berisi pesan serta makna yang menarik dan dapat membantu penonton memilih produk yang mereka cari. Sama halnya dengan iklan Biskuat. Iklan biskuat edisi kebaikan lebih penting tahun 2023 menggambarkan seorang anak yang sedang berlari memimpin pertandingan, namun dia menyadari anak yang berlari di sampingnya terjatuh. Walaupun sudah memimpin terdepan, karena melihat rekannya jatuh dia mengurungkan niatnya, lalu berbalik arah dan berlari menolong rekannya itu. Anak tersebut berlari mendekati orang tuanya, sambil berkata “kata ibu kebaikan lebih penting daripada kemenangan”. Pada iklan Biskuat ini terlihat bahwa sang ibu telah memberikan pendidikan karakter pada anaknya. Objek pada penelitian ini adalah potongan gambar dalam adegan yang terdapat pada iklan Biskuat edisi kebaikan lebih penting tahun 2023. Tujuan yang dimiliki oleh peneliti dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tanda-tanda yang terdapat dalam iklan tersebut kemudian menganalisisnya menggunakan teori semiotika Roland Barthes dan menjelaskan makna denotatif, konotatif, dan mitos. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, metode yang berfokus pada pengumpulan data yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini memberikan pesan bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi dari dampak positif dan kebaikan yang kita bawa kepada orang lain. Ini yang akan menjadi kekuatan serta warisan dan reputasi bagi orang tersebut, karena orang yang dikenal karena kebaikannya biasanya memiliki reputasi yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang hanya berfokus pada kemenangan.
References
Aart, V. Z. (1993). Semiotika: Tentang Tanda, Cara Kerjanya dan Apa yang Kita Lakukan dengannya. Yayasan Sumber Agung.
Agustin, C., Risnawati, R., & Yusron, A. (2023). ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PESAN MORAL DALAM ISLAM PADA IKLAN AQUA: “SAMBUT KEBAIKAN RAMADHAN BERSAMA AQUA” DI INSTAGRAM PADA TAHUN 2021. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 2(1), 30–44. https://doi.org/10.47431/jkp.v2i1.260
Al Habib, H. H. (2020). Representasi Makna Patah Hati Melalui Lirik Lagu Pamer Bojo- Didi Kempot: Analisis Semiotik Roland Barthes [Undergraduate Thesis]. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Alexander, R. S. (1965). Marketing Definition. American Marketing Association.
Ardianto, E. (2011). Metodologi Penelitian untuk Public Relations Kuantitatif dan Kualitatif (Cetakan 2). Simbiosa Rekatama Media.
Ardianto, E., Komala, L., & Karlinah, S. (2007). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar (R. Karyanti, Ed.; Revisi). Simbiosa Rekatama Media.
Cahyo, A. D. (2017). Representasi Makna Jawara dalam Film Jawara Kidul (Analisis Semiotika Roland Barthes) [Undergraduate Thesis]. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Chaer, A. (2007). Linguistik Umum. Rineka Cipta.
Dai, L., & Wang, L. (2015). Review of Family Functioning. Open Journal of Social Sciences, 03(12), 134–141. https://doi.org/10.4236/jss.2015.312014
Danesi, M. (2010). Pengantar Memahami Semiotika Media: Pesan, Tanda, dan Makna: Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi (M. Bagus, Ed.; A. Gunawan & Admiranto, Trans.; Cetakan 1). Jalansutra.
Effendy, O. U. (1986). Dimensi-dimensi Komunikasi. Bandung, Alumni.
Eriyanto. (2011). Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media (N. Huda, Ed.; Cetakan VI). PT. LKiS Yogyakarta.
Fiske, J. (2004). Cultural and Communication Studies: Sebuah Pengantar Paling Komprehensif (Y. Iriantara & I. S. Ibrahim, Trans.; Terjemahan). Jalansutra.
Gunarsa, S. D. (1994). Psikologi Praktis:Anak, Remaja Dan Keluarga. BPK Gunung Mulia.
Kotler, P. (2005). Marketing Management translate to Manajemen pemasaran Jilid 1 (B. Molan & B. Sarwiji, Trans.). Indeks.
Langenderfer, J., & Shimp, T. A. (2001). Consumer Vulnerability to Scams, Swindles, and Fraud: A New Theory of Visceral Influences on Persuasion. Psychology & Marketing, 18(7), 763–783. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/mar.1029
Morissan, M. (2008). Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio dan Televisi (Ed.1 Cetakan. 1). Kencana.
Morissan, M. (2010). Periklanan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Penerbit Kencana.
Nancy, M. N., Wismanto, Y. B., & Hastuti, L. W. (2014). HUBUNGAN NILAI DALAM PERKAWINAN DAN PEMAAFAN DENGAN KEHARMONISAN KELUARGA (Vol. 13, Issue 1). https://doi.org/https://doi.org/10.24167/psiko.v13i1.280
Nurudin. (2009). Pengantar Komunikasi Massa (1st ed.). Rajawali Press.
Ogden, C. K., & Richards CH, I. A. (1923). The Meaning of Meaning: A Study of the Influence of Language upon Thought and of the Science of Symbolism (8th ed.). Harcourt, Brace & World, Inc.
Parera, J. D. (2004). Teori Semantik (Ed. 2). Erlangga.
Qaimi, A. (2002). Menggapai Langit Masa Depan Anak. Cahaya.
Rakhmat, J. (2007). Psikologi Komunikasi (T. Surjaman, Ed.). PT. Remaja Rosdakarya.
Safaria, T. (2015). Are daily spiritual experiences, self-esteem, and family harmony predictors of cyberbullying among high school student? International Journal of Research Studies in Psychology, 4(3). https://doi.org/10.5861/ijrsp.2015.1103
Satrio, R. (2010). Hubungan Antar Komunikasi Keluarga Dengan Prestasi Belajar Anak [Undergraduate Thesis]. Universitas Padjadjaran.
Sebeok, T. A., & Danesi, M. (2000). The Forms of Meaning: Modeling Systems Theory and Semiotic Analysis (T. A. Sabeok, Ed.; 1st ed.). Mouton de Gruyter.
Wijana, I. D. P. (2008). Semantik: Teori dan Analisis (M. Rohmadi, Ed.). Yuma Pustaka.