Pengaruh Konten “Prank” KDRT Terhadap Kepercayaan Followers pada Baim Paula
Abstract
Abstract. The prank content became one of the most popular content among the public, as this content is easy to produce and the purpose of creating prank content is for entertainment. One of the content creators who frequently uploads 'prank' videos is Baim Wong and Paula Verhoeven. Baim and Paula often upload prank content on the social media platform YouTube. However, Baim and Paula received negative comments and were reported to the authorities regarding the KDRT prank content, which was trending at the time due to extensive reporting on KDRT. This study aims to understand the impact of KDRT 'prank' content on the followers' trust in terms of integrity and competence of Baim and Paula. This study was conducted using a quantitative correlational method. The population of the study is the followers of the Instagram account @baimpaula.channel with 51.4 million followers. The sample used consisted of 204 respondents determined using the Slovin formula and Probability Sampling technique with simple random sampling. The data analysis technique used was Spearman rank correlation. The data collection technique used was an online questionnaire. The results of this study show that there is a positive and significant influence between KDRT 'prank' content and followers' trust in terms of integrity and competence of Baim and Paula. This indicates that followers are starting to lose their trust in Baim and Paula because followers believe that Baim and Paula are only trying to go viral by creating prank content.
Abstrak. Konten prank menjadi salah satu konten yang paling diminati oleh masyarakat, karena konten ini mudah untuk diproduksi dan tujuan pembuatan konten prank ini pun sebagai sarana hiburan. Salah satu konten kreator yang biasa mengupload video “prank” ini ialah Baim Wong dan Paula Verhoeven. Baim dan Paula biasa mengunggah konten prank pada platform media sosial Youtube. Namun, Baim dan Paula mendapatkan komentar negatif serta dipalorkan pada pihak berwajib terkait konten prank KDRT yang pada saat itu sedang ramainya pemberitaan mengenai KDRT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten “prank” KDRT terhadap kepercayaan followers dari segi integritas dan kompetensi pada Baim Paula. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ialah followers Instagram @baimpaula.channel sebanyak 51,4 juta followers dengan sampel yang digunakan sebanyak 204 responden yang telah ditentukan menggunakan rumus slovin dan teknik penarikan sampel menggunakan Probability Sampling jenis teknik acak sederhana (simple random sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi rank spearman. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara konten “prank” KDRT terhadap kepercayaan followers dari segi integritas dan kompetensi pada Baim Paula. Hal ini menandakan bahwa followers mulai hilang kepercayaannya pada Baim dan Paula karena followers berpandangan bahwa Baim dan Paula hanya ingin viral dengan membuat konten prank KDRT.
References
Moulita, Mazdalifah, dan Fatma, Wardy, Lubis. (2021). “Persepsi Remaja terhadap Konten Prank di Media Sosial.” JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal), Vol 7(2), Hal 107-115.
Jarrar, Y., Awobamise, A., Nnabuife, S., & Nweke, G. E. (2020). Perception of pranks on social media: Clout-lighting. Online Journal of Communication and Media Technologies, 10(1), e202001.
Rahmat, W. (2014). Pengaruh tipe kepribadian dan kualitas persahabatan dengan kepercayaan pada remaja akhir. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(1).
Lius, Willy Wijaya. (2021). "Analisa Pengaruh Penggunaan Media Sosial Melalui Konten Dan Kualitas Pada Customer Loyalty B2b: Peran Kepercayaan." Journal of Sustainable Business Hub 2.2: 34-52.
Sadewo, Dimas Ulinnuha, dan Rendra Widyatama. (2024). “KEPERCAYAAN PUBLIK DALAM IKLAN: PERAN KUNCI PUBLIK FIGUR.” Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi 9.1: 136-150.
Alayiddrus, Anwar Sayyid, dan Reza Muhammad Rizqi. (2023). “Pengaruh Kemampuan Dan Integritas Dalam Meningkatkan Minat Pembelian.” Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) 3.3: 844-854.
Abdullah, Ma’ruf. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Anshori, Muslich, Sri, Iswati. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif. Surabaya: Pusat Penerbitan dan Percetakan UNAIR.
Ardial. (2014). Paradigma dan Model Penelitian Komunikasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Dominggus, Dicky. (2022). “Fenomema Prank dan Pengaruhnya Terhadap Spiritualitas Generasi Milenial.” KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora 2.2: 116-123.
Eko, Priyono, Pipit. (2022). Komunikasi dan Komunikasi Digital. Bogor: Guepedia.
Dewi, A. S. B. C., & Rachmawati, I. (2021). Pengaruh Tayangan Youtube Podcast Deddy Corbuzier terhadap Kepercayaan Penonton pada Vaksin Covid 19. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 80-83.
Gunawan, Reggina Salsabila Putri, Tasya Safiranita Ramli, and Rika Ratna Permata. (2024). “Aspek Pertanggungjawaban Hukum atas Pelanggaran Konten Prank pada Media Over the Top berdasarkan Hukum Positif di Indonesia.” COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 3.09: 3418-3436.
Dzulfikar, P. S., & Rachmawati, I. (2023). “Visibility dan Credibility Arief Muhammad Sebagai Brand Ambassador Baso Aci Akang”. In Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3, No. 2, pp. 680-685.
Fajri, M. (2021). Humor dalam Perspektif Hadis: Analisis Teori Hierarchy of Needs Terhadap Aksi Prank di Media Sosial. Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 9(01).
Isnawan, F. (2021). Konten Prank Sebagai Krisis Moral Remaja Di Era Milenial Dalam Pan-Dangan Psikologi Hukum Dan Hukum Islam. Jurnal Surya Kencana Satu: Dinamika Masalah Hukum Dan Keadilan, 12(1), 59-74.
Sadewo, Dimas Ulinnuha, dan Rendra Widyatama. (2024). “KEPERCAYAAN PUBLIK DALAM IKLAN: PERAN KUNCI PUBLIK FIGUR.” Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi 9.1: 136-150.
Arief, N. N., & Saputra, M. A. A. (2019). “Kompetensi Baru Public Relations (PR) Pada Era Artificial Intelligence”. Jurnal Sistem Cerdas, 2(1), 1-12.
Madonna, M., Reza, F., Sovianti, R., & Widyasari, D. A. (2022). Popularitas, Kompetensi dan Perilaku sebagai Indikator Kredibilitas Influencer Ketahanan Kesehatan Masyarakat Menghadapi Pandemi Covid-19. Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 5(1), 72-80.
Utomo, A., Andadinata, M. A., & Widhiandono, D. (2023). ANALISIS KUALITAS KONTEN YOUTUBE BERDASARKAN KOLOM KOMENTAR DARI CHANNEL YOUTUBE BAIM PAULA. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 3(03), 24-33.