Komunikasi Pemasaran Beachy Looks Melalui Media Sosial Instagram
Abstract
Abstract. Marketing communications are digital marketing communications that enable direct interaction between brands and consumers through interactive media, allowing users to change information in real-time. The communication theory in this research uses New Media Theory, offering interactivity allowing users to choose the information they consume, control the resulting information output, and make choices according to the wishes of the Beachy Looks Bandung Brand Owner. The aim of this research is to find out how marketing communications for Beachy Looks is done via Instagram social media. This research methodology uses qualitative, with a case study approach, and uses a constructivist paradigm. Data collection was carried out by interviews and in-depth observation. It is hoped that the results of this research will reveal how the admin of @beachylooks markets his products, attracts the masses with content, and uses Instagram social media as a tool to market his products.
Key Word: Marketing Communications, Brand Owner, Instagram
Abstrak. Komunikasi pemasaran adalah komunikasi pemasaran digital yang memungkinkan interaksi langsung antara merek dan konsumen melalui media interaktif, yang memungkinkan pengguna untuk mengubah informasi secara real-time. Teori komunikasi dalam penelitian ini menggunakan Teori New Media menawarkan interaktivitas memungkinkan pengguna untuk memilih informasi yang dikonsumsi, mengendalikan keluaran informasi yang dihasilkan, serta membuat pilihan sesuai keinginan Owner Brand Beachy Looks Bandung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komunikasi pemasaran beachy looks melalui media sosial Instagram. Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif, dengan pendekatan studi kasus, dan menggunakan paradigma konstruktivisme. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan observasi mendalam. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan akan mengungkapkan bagaimana tahap admin @beachylooks memasarkan produknya, menarik massa dengan konten, dan menggunakan media sosial Instagram sebagai alat untuk memasarkan produknya.
Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Owner Brand, Instagram
References
A Shimp, T. (2010). Advertising, Promotion, & Other Aspects of Integrated Marketing Communication. United States: Cengage Learning.
Amstrong, K. (1997). “Prinsip-Prinsip Pemasaran”, Erlangga: Jakarta.
Atmoko Dwi, B. (2012). Instagram Handbook Tips Fotografi Ponsel. Media Kita.
Diamond, S. (2015). The Visual Marketing Revolution: 26 Kuat Sukses Pemasarandi Media Sosial. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.
Effendy, O. U. (2006). Ilmu Komunikasi, Teori dan Praktek. Bandung: Rosdakarya.
Effendy, U. O. (2005). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: PT. Citra.
Komariah, A., & Satori, D. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Mulyana, D. (2015). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Cetakan ke 18. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nurmala. (2008). “Pengaruh Iklan Televisi Terhadap Minat Beli Sabun Mandi PadaMahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh.”JurnalTerakreditasi SKDirjen Dikti No.43/Dikti/Kep/2008. ISSN: 1693-5241.
Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.