Hubungan Media Sosial Instagram sebagai Media Promosi Koswara Koffie dengan Minat Beli Konsumen Followers-nya
Abstract
Abstract. The development of the coffee industry has become a style of society in the city of Bandung. At this time coffee has become a tool to communicate, break the ice or strengthen intimacy. Along with the current technological developments and the emergence of smartphones, this has become a benefit for business people, especially with social media such as Instagram. Based on information that states Instagram is capable of being a strategic medium for marketing, it has become important for an Instagram account to have unique content so that it can influence one's interests, because the difference between an account and other accounts is usually the content of the content owned so that able to attract consumers to buy. In this study, the authors used a type of quantitative approach. For the research approach, the authors use a correlational approach. The population in this study were followers from the Koswara Koffie Instagram account, which totaled 498 followers. In taking the sample, the writer uses a random probability sampling technique, for the sampling technique uses the slovin formula which produces a sample of 87 respondents. Data collection techniques in this study were distributing questionnaires to respondents and interviewing the Koswara Koffie. The data analysis technique used is descriptive analysis, validity test, reliability test, correlation coefficient and hypothesis testing.The results of this research show that the relationship between uploading and hashtags is in the strong interval categorization, then photos/videos, followers and captions are in the moderate interval categorization.
Abstrak. Berkembangnya industri kopi ini sudah merambak menjadi gaya masyarakat di kota Bandung. Pada saat ini kopi sudah menjadi alat untuk berkomunikasi, mencairkan suasana atau mempererat keakraban. Seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi saat ini dan dengan munculnya smartphone ini menjadi manfaat kepada para pelaku bisnis, apalagi dengan adanya sosial media seperti Instagram. Berdasarkan informasi yang menyebutkan Instagram mampu menjadi sebuah media yang strategis untuk pemasaran, maka sudah menjadi suatu hal yang penting bagi sebuah akun Instagram memiliki konten yang unik agar dapat mempengaruhi minat seseorang, sebab pembeda dari suatu akun dengan akun lain biasanya dari isi konten yang dimiliki agar mampu menarik minat beli konsumen. Pada penelitian ini, penulis menggunakan jenis pendekatan kuantitatif. Untuk pendekatan penelitian, penulis menggunakan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah followers dari akun Instagram koswara koffie yang berjumlah 498 followers. Pada pengambilan sampel penulis menggunakan teknik probability sampling secara random, untuk teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin yang menghasilkan sampel 87 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu penyebaran angket kepada responden dan wawancara dengan pihak Koswara Koffie. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, koefisien korelasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan uploading/unggahan dan hastag/tagar masuk dalam kategorisasi interval kuat, lalu serta foto/video, followers dan caption berada dalam kategorisasi interval cukup.
References
Bambang Dwi Atmoko. (2012). Instagram Handbook: Tips Fotografi Ponsel. Media Kita.
Boyd, D. M., & Ellison, B. N. (2008). Social Netwoek Sites: Definition, History and Scholarship. Journal of Computer-Mediated Communication, Vol. 13(Issue 1).
Darmawan. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Remaja Rosdakarya.
Durianto, D., Sugiarto, & Sitinjak, T. (2004). Strategi Menaklukkan Pasa Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Fadila, D., & Ridho, S. L. Z. (2013). Perilaku Konsumen. Citrabooks.
Ferdinand, A. (2002). Pengembangan Minat Beli Merek Ekstensi. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Cetakan ke VIII. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Jhonson, J. L. (2004). Fundamentals of Substance Abuse Practice: Chapter 2. Thomson Books Cole.
Nisrina, M. (2015). Bisnis Online: Manfaat Media Sosial dalam Meraup Uang. Kobis.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Puntoadi, D. (2011). Meningkatkan Penjualan Melalui Media Sosial. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Ristiyanti, P. (2004). Perilaku Konsumen. Edisi 1. Andi.
Silalahi, U. (2009). Metode Penelitian Sosial. PT Refika aditama.
Sudarwan Danim. (2004). Motivasi Kepemimpinan & Efektivitas Kelompok. PT Rineka Cipta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Alfabeta.
Sugiyono. (2017a). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. ALFABETA.
Sugiyono. (2017b). Metode penelitian pendidikan:(pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian, Kuantitatif, dan R&D (Cetakan Ke). Alfabeta.
Suryabrata. (1997). Metode Penelitian. PT. Rajagrafindo Persada.
Terence, A. S. (2003). Periklanan Promosi & Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu, Jilid I (edisi5). Erlangga.