Implementasi Komunikasi Informatif Petugas ATCS Kota Bandung

  • Haikal Anwar Radiman Prodi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
  • Yulianti : ATCS, komunikasi verbal, komunikasi non-verbal
Keywords: ATCS, komunikasi verbal, komunikasi non-verbal

Abstract

Abstract. Bandung City Area Traffic Control System (ATCS) plays a crucial role in optimizing road network performance through coordinated traffic light settings. This research was conducted to understand the dynamics of verbal and non-verbal communication by ATCS officers, aiming to enhance the effectiveness and public acceptance of this technology-based traffic control system. Inspired by the researcher's direct field experience, the study focuses on common public criticisms regarding the language used by ATCS officers.This research employed a qualitative method with a descriptive approach to observe and analyze how ATCS officers communicate with drivers. Data were collected through direct observation and interviews with officers, allowing the researcher to gain an in-depth understanding of how instructions are conveyed and received on the ground.The findings indicate that ATCS officers often use language that does not align with the public's understanding, leading to confusion and non-compliance. The study found that communication effectiveness could be improved by training officers to use clearer and more understandable language, and by integrating more relevant non-verbal cues to support verbal messages.

Abstrak. Area Traffic Control System (ATCS) Kota Bandung berperan penting dalam mengoptimalkan kinerja jaringan jalan melalui pengaturan lampu lalu lintas yang terkoordinasi. Penelitian ini dilakukan untuk memahami dinamika komunikasi verbal dan non-verbal petugas ATCS, dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan penerimaan publik terhadap sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi ini. Penelitian ini diilhami oleh pengalaman langsung peneliti di lapangan dan berfokus pada kritik yang sering muncul dari masyarakat mengenai penggunaan bahasa oleh petugas ATCS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengamati dan menganalisis cara petugas ATCS berkomunikasi dengan pengendara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan petugas, memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana instruksi disampaikan dan diterima di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas ATCS sering menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan pemahaman umum masyarakat, yang menyebabkan kebingungan dan ketidakpatuhan. Penelitian ini menemukan bahwa efektivitas komunikasi dapat ditingkatkan dengan melatih petugas untuk menggunakan bahasa yang lebih jelas dan mudah dipahami, serta dengan mengintegrasikan lebih banyak isyarat non-verbal yang relevan untuk mendukung pesan verbal.

Author Biography

Yulianti, : ATCS, komunikasi verbal, komunikasi non-verbal

[1] Ardianto, E. (2010). Metode Penelitian Untuk Public Relations Kuantitatif Dan Kualitatif. Simbiosa Rekatama Media.

[2] Rusandi, & Muhammad Rusli. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif

[3]  Suprapto, T. (2009). Pengantar Teori dan Manajemen Komunikasi. Media Pressindo.

[4]  Sutrisno, A. P., & Mayangsari, I. D. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Sosial

References

[1] Ardianto, E. (2010). Metode Penelitian Untuk Public Relations Kuantitatif Dan Kualitatif. Simbiosa Rekatama Media.
[2] Rusandi, & Muhammad Rusli. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif
[3] Suprapto, T. (2009). Pengantar Teori dan Manajemen Komunikasi. Media Pressindo.
[4] Sutrisno, A. P., & Mayangsari, I. D. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Sosial
Published
2024-08-14