Dinamika Interaksi Komunikasi pada Pengguna Akun Menfess Media Sosial X

  • Megumi Zahira Ridzki Prodi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
  • Tia Mutia Umar Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
Keywords: dinamika, interaksi, etnografi virtual

Abstract

Abstract. The advancement of communication technology has significantly impacted human interaction, particularly within both virtual and non-virtual communities. A representative example of this phenomenon is the virtual community formed through the Twitter account @collegemenfess. This account facilitates communication through CMC (Computer Mediated Communication), creating an autobase phenomenon that fosters a sense of community among its users. This study aims to understand the dynamics of interaction among users of this account using qualitative methods, a virtual ethnography approach, and a constructivist paradigm. The research findings indicate that @collegemenfess has developed an interaction system designed to prevent negative content and ensure communication relevance and safety through impersonal and anonymous interactions. The interaction pattern among members is positive, driven by the existing rules and shared interests, reflecting social needs despite the users not knowing each other personally. Furthermore, the feedback received by users suggests that they can present themselves more selectively through asynchronous communication channels, which allow for editing and filtering information before sending messages.

Abstrak. Kemajuan teknologi komunikasi mempengaruhi interaksi manusia, baik di komunitas virtual maupun non-virtual. Salah satu contoh fenomena ini adalah komunitas virtual yang terbentuk melalui akun Twitter @collegemenfess. Akun tersebut memfasilitasi komunikasi berbasis CMC (Computer Mediated Communication) dan menciptakan fenomena autobase yang membangun rasa kebersamaan antar penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika interaksi pengguna akun tersebut dengan menggunakan metode kualitatif, pendekatan etnografi virtual, dan paradigma konstruktivis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @collegemenfess memiliki sistem interaksi yang dirancang untuk mencegah konten negatif serta menjaga relevansi dan keamanan komunikasi melalui interaksi impersonal dan anonimitas. Pola interaksi antar anggota menunjukkan sifat positif, didorong oleh aturan dan kepentingan bersama yang mencerminkan kebutuhan sosial meskipun pengguna tidak saling mengenal. Umpan balik yang diterima pengguna menunjukkan kemampuan mereka untuk mempresentasikan diri lebih selektif melalui saluran komunikasi asinkron yang memungkinkan pengeditan dan penyaringan informasi sebelum pesan dikirim.

References

[1] Bakardjieva, M. 2016. Computer-Mediated Communication. The Internasional Encyclopedia of Communication Theory and Philosophu, 1-20
[2] Hidayat, D. Yayat. 2017. Pola Komunikasi Prostitusi Daring Di Twitter. Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan). 18 (2)
[3] Tamburaka, Apriadi. 2013. Literasi Media: Cerdas Bermedia Khalayak Media Massa. Depok: PT Raja Grafindo Persaja
[4] Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of SocialMedia. Business Horizons, 61. doi:https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003
[5] Sugiyono. 2017. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta CV.
[6] Priyowidodo, G. 2020. Monograf Netnografi Komunikasi: Aplikasi Pada Tiga Riset Lapangan. Depok: PT Raja Grafindo Persada.
[7] Aziza, Nurual Annisa. 2020. “Akun Menfess: Pisau Bermata Dua Kebebasan Berekspresi di Medsos”, https://www.vice.com/id/article/3anavb/sejarah-akun-twitter-menfess-auto-base-di-indonesia-dan-cyberbullying, Diakses pada tanggal
[8] Brady, Anna K., and Deepak Pradhan. 2020. “Learning without Borders: Asynchronousand Distance Learning in the Age of COVID-19 and Beyond.” ATS Scholar 1(3):233–42. A. Shimp T. Periklanan Promosi: Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu. 5
Published
2024-08-14