Literasi dalam Menanggulangi Cyberbullying di Dunia Pendidikan

  • Mochamad Ichsan Husnadin Diben Prodi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
  • Indri Rachmawati Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Literasi Digital, Media Digital, Perundungan Siber

Abstract

Abstract. Social media has now become a part of people's lives, social media has become a forum for its users to interact with one another. The lack of literacy understanding regarding the wise use of social media has an influence on cyber bullying behavior. Bullying itself is defined as repeated activities that involve the desire of a stronger party to hurt a weaker party both physically and psychologically. The method used in this research is qualitative, with this research approach being carried out using case study analysis, data processing, namely by interviewing, observing and documenting the research object, namely the West Java Education Service. The research subject is the Project Program for Strengthening the Profile of Pancasila Students at SMA Negeri 16 Bandung. Bullying behavior can have a negative impact on social media users, whether perpetrators or victims of this behavior, so digital literacy is considered important in overcoming cyber bullying.

Abstrak. Media sosial sekarang ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, media sosial menjadi wadah bagi para penggunanya untuk berinteraksi satu dengan yang lainnya. Sedikit nya pemahaman literasi mengenai penggunaan media sosial yang bijak menjadi pengaruh terhadap perilaku perundugan siber. Perundungan atau Bullying itu sendiri didefinisikan sebagai kegiatan berulang yang melibatkan keinginan pihak yang lebih kuat untuk melukai pihak yang lebih lemah baik secara fisik maupun psikologis.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif, dengan pendekatan penelitian ini dilakukan menggunakan  analisis studi kasus perolahan data yakni  dengan mewawancara, obeservasi dan Dokumentasi kepada objek Penelitan yakni Dinas Pendidikan Jabar. Dengan subjek penelitian yakni Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 16 Bandung. Perilaku  perundungan bisa berdampak buruk bagi pengguna media sosial baik pelaku atau korban perilaku tersebut maka dengan adanya literasi digital dirasa penting dalam penanggulangan perundungan siber.

References

[1] Restianty, Ajani. Literasi Digital, Sebuah Tantangan Baru dalam Literasi Media. Gunahumas: Jurnal Kehumasan. Vol. 1. No. 1. Agustus 2016
[2] Rigby, Ken. 2002. New Perspectives on Bullying. London: Jessica Kingsley Publishers
[3] Kowalski, Robin M., Susan P. Limber, Patricia W. Agatston. 2008. Cyber Bullying: Bullying in the Digital Age. Oxford: Blackwell Publishing
[4] Hinduja, Sameer dan Justin W. Patchin. (2009). Bullying Beyond the Schoolyard: Preventing and Responding to Cyberbullyinging. Thousand Oaks. CA: Sage
[5] Triwardhani, Ike Junita. Wulan Trigartanti. Indri Rachmawati. Raditya Pratama Putra. Strategi Guru dalam membangun Komunikasi dengan Orang Tua Siswa di Sekolah. Jurnal Kajian Komunikasi. Vol. 8, No. 1. Juni 2020. Hlm. 99-113
[6] Shobabiya, M., Iqbal Maulana, R., Faturrahman Hanafi, D., & Faruq Abbad Rosidi, M. (2024). Perilaku Cyber Bullying Pada Remaja. Educatioanl Journal: General and Specific Research, 4(Februari), 122–129.
Published
2024-08-14