Seni Pertunjukan Kabaret sebagai Media Kampanye
Abstract
Abstract. Kabaret Bandung is a modern art performance that is popular among young people, especially in West Java. The hallmark of Bandung Cabaret is the use of audio playback, which distinguishes it from other cabarets. Every Bandung Cabaret performance always contains a message of information or knowledge that is conveyed in its story. Therefore, Bandung Cabaret performance art is used as a campaign medium to convey campaign messages to the public through the stories it presents because cabaret has a strong appeal, so it can attract the attention of the public and make it easier for them to receive the messages conveyed. This was also the case at the 2023 Spectacular Momentum Cabaret Festival, which used cabaret performance art as a campaign medium for the concept of life goals. This study aims to analyze Bandung cabaret performance art as a campaign medium. This study uses a qualitative case study research method with data collection through interviews, observations, and document analysis. The sources of data for this study are the organizers and spectators of the 2023 Spectacular Momentum Cabaret Festival as well as Bandung Cabaret experts. The results of this study are: 1) The purpose of cabaret is to convey socio-political messages in its performances, therefore the Bandung Cabaret performance in this Spectacular Momentum Cabaret Festival is to convey a campaign message about the concept of life goals. 2) Kabaret Bandung performance art as a campaign medium can cause dimensions of social change in society, including cognitive, affective, and behavioral changes. 3) Bandung performance art is effective as a campaign medium because Bandung Cabaret is a popular culture and the delivery of campaign messages is packaged in an interesting way so that it is easier to be accepted by the public.
Abstrak. Kabaret Bandung merupakan sebuah pertunjukan seni modern yang populer di kalangan anak muda, terkhususnya di Jawa Barat. Ciri khas Kabaret Bandung adalah memiliki audio playback yang membedakan dengan cabaret lainnya. Dalam setiap pertunjukan Kabaret Bandung pasti terdapat pesan informasi atau ilmu pengetahuan yang disampaikan dalam ceritanya. Maka dari itu, seni pertunjukan Kabaret Bandung digunakan sebagai media kampanye untuk menyampaikan pesan-pesan kampanye kepada masyarakat melalui cerita yang dibawakannya karena kabaret memiliki daya tarik yang kuat, sehingga dapat menarik perhatian masyarakat dan membuat mereka lebih mudah menerima pesan yang disampaikan. Begitu juga pada Festival Kabaret Spektakuler Momentum 2023 yang menggunakan seni pertunjukan kabaret sebagai media kampanye mengenai konsep life goals. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seni pertujunkan kabaret Bandung sebagai media kampanye. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Adapun narasumber dari penelitian ini adalah panitia dan penonton dari Festival Kabaret Spektakuler Momentum 2023 serta pakar Kabaret Bandung. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Tujuan dari cabaret yaitu untuk menyampaikan pesan-pesan sosial politik dalam pertunjukannya, maka dari itu pertunjukan Kabaret Bandung dalam Festival Kabaret Spektakuler Momentum ini adalah untuk menyampaikan pesan kampanye mengenai konsep life goals. 2) Seni pertunjukan Kabaret Bandung sebagai media kampanye dapat menyebabkan dimensi perubahan sosial di dalam masyarakat, diantaranya perbahan kognitif, afektif, dan behavioral. 3) Seni pertunjukan Bandung efektif sebagai media kampanye karena Kabaret Bandung merupakan budaya yang populer dan penyampaian pesan kampanye dikemas secara menarik jadi lebih mudah diterima oleh masyarakat.
References
DAFTAR PUSTAKA
Antar, V. (2004). Manajemen Kampanye; Panduan Teoritis Dan Praktis Dalam Mengefektifkan Kampanye Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 20.
Ardial, H. (2022). Paradigma dan model penelitian komunikasi. Bumi Aksara.
Bungin, B. (2011). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Burrows, A. S. (2010). The law of restitution. Oxford University Press.
Damon, W., Menon, J., & Bronk, K. C. (2003). The Development of Purpose During Adolescence. Applied Developmental Science, 7(3), 119-128.
Denzin & Lincoln. 2009. Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Desak Putu, Y. A. T. Y., & I Nyoman, P. (2019). Pemanfaatan Film Dokumenter The Cove Sebagai Media Kampanye Penyelamatan Lumba. Gorga Jurnal Seni Rupa, 8(02).
Effendy, O. U. (2009). Ilmu Komunikasi teori dan praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Fiske, J. (2016). Pengantar Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Buku Litera Yogyakarta.
Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik. Jakarta: Sinar Grafika Offset.
GUNAWAN, P. (2022). SENI SAKECO SEBAGAI MEDIA KAMPANYE SOSIAL DI MASYARAKAT SUMBAWA (Studi Kasus Penggunaan Seni Sakeco pada Kampanye Literasi Digital Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa) (Doctoral dissertation, Universitas Mataram).
Gumilar, Y. “SENI PERTUNJUKAN (Studi Pustaka Seni Teater dalam pendekatan Seni Kabaret Bandung). Jurnal Seni Pertunjukan.
Helmayuni, T. H., Marlida, S., Boer, R. F., Saktisyahputra, A. R. A., Prayogi, I. A., Rosma, A., ... & Sunata, I. (2022). Pengantar Ilmu Komunikasi. CV Literasi Nusantara Abadi.
Ismail, M. I. (2020). Evaluasi Pembelajaran Konsep Dasar, Prinsip, Teknik Dan Prosedur.
Kasemin, H. K., & M Si, A. P. U. (2016). Paradigma Teori Komunikasi dan Paradigma Penelitian Komunikasi. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Lazuardi, A. B. (2022). Seni Pertunjukan sebagai Media Komunikasi (Studi Kasus Mengenai Pergeseran Seni Pertunjukan Wayang Sasak sebagai Media pada Masa Kini di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat) (Doctoral dissertation, UNS (Sebelas Maret University)).
Moleong J.Lexy, (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif edisi revisi. Bandung Remaja Rosdakarya
Moloeng, L. J. (2011). Metode penelitian kualitatif edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mukhtar. (2013). Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: Referensi (GP Press Group)
Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito Library.
Rakhmat. (2018). Manajemen Kampanye. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Riswara, F. R. (2018). PERKEMBANGAN SENI PERTUNJUKAN KABARET DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 1982-2015 (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Romli, K. (2016). Komunikasi massa. Jakarta: PT Gramedia.
Ruslan, R. (2008). Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukendar, M. U. (2017). Psikologi komunikasi: Teori dan praktik. Deepublish.
Supomo, B., Indriantoro, N.. (2002). Metodologi Penelitian Bisnis, Cetakan Kedua. Yogyakara: BFEE UGM.
Wijaya, T. (2018). Manajemen Kualitas Jasa. Edisi Kedua. Jakarta: PT.Indeks.
Yin, R. K. (2014). Studi kasus: Desain & metode. Rajawali Pers
SUMBER LAINNYA
Asset Festival Kabaret Spektakuler Momentum (2023)
https://kbbi.web.id/orientasi. Diakses pada 21 Mei 2024
Sejarah kabaret Bandung. (2021, August 11). KABARETBDG. https://kabaretbdg.wordpress.com/2017/12/13/sejarah-kabaret-bandung/ diakses pada 30 November 2023