Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Peran Petugas Pelayanan Pajak sebagai Variabel Intervening

  • Rida Adinda Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Diamonalisa Sofianty Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Keywords: Kesadaran wajib Pajak, Kepatuhan wajib pajak

Abstract

Abstract. Taxes are considered as the most potential source of funds for state financing. PBB revenue is one of the income factors for the state, especially for regional governments for regional financing. This study aims to determine the effect of taxpayer awareness on taxpayer compliance with the role of service officers as an intervening variable. The research method used is descriptive verification research method with a quantitative approach, and data collection techniques by distributing questionnaires. With non-probability sampling method with convenience sampling technique. The number of respondents was 87 people who came from PBB taxpayers at Bapenda Bandung City. Data processing was carried out using non-parametric statistical methods using path analysis where path analysis not only examines the direct effect, but also explains the indirect effect exerted by the independent variable through the intervening variable on the dependent variable. Based on the research results, it can be concluded that the value of the direct effect is greater than the indirect effect. Taxpayers through the role of tax service officers have no significant effect.

Abstrak. Pajak dianggap sebagai sumber dana paling potensial bagi pembiayaan negara. Penerimaan PBB merupakan salah satu faktor pemasukan bagi negara terutama bagi pemerintah daerah untuk pembiayaan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dengan peran petugas pelayanan sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif, dan teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran kuesioner. Dengan metode non-probability sampling dengan teknik convenience sampling. Jumlah responden sebanyak 87 orang yang berasal dari wajib pajak PBB di Bapenda Kota Bandung. Pengolahan data dilakukan dengan metode statistik nonparametik dengan menggunakan analisis jalur (path analysis) dimana analisis jalur tidak hanya menguji pengaruh langsung saja, tetapi juga menjelaskan tentang pengaruh tidak langsung yang diberikan variabel bebas melalui variabel intervening terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai pengaruh langsung lebih besar dibandingkan dengan pengaruh tidak langsung, hasil ini menunjukkan bahwa hasil secara langsung lebih baik dari pada hasil tidak langsung yaitu kesadaran wajib pajak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak sedangkan pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak melalui peran petugas pelayanan pajak tidak terdapat pengaruh yang signifikan.

Published
2023-01-29