Sanksi Perpajakan dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi
Abstract
Abstract. One of the most significant sources of income for a country is the tax that is set. Rustiyaningsih (2011) states that economic growth is very important in the taxation process, this study is intended to determine the effect of sanctions and service quality on taxpayer compliance. The purpose of this study was to survey 50 taxpayers using the descriptive method followed by a quantitative approach which was carried out at the Cibeunying Primary Tax Service Office (KPP), Bandung. The methodology used is multiple linear regression. The data source is the primary source. The methodology used in this research is Accidental Sampling. The hypothesis testing used is the Simultaneous Test (F Test) and Partial Test (t Test). The test results carried out support the conclusion that: 1) Tax Sanctions have a significant effect on Taxpayer Compliance, 2) Service Quality has a significant effect on Taxpayer Compliance.
Abstrak. Salah satu sumber pendapatan yang paling signifikan bagi suatu negara adalah pajak yang ditetapkan. Rustiyaningsih (2011) menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi sangat penting dalam proses perpajakan, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh sanksi dan kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensurvei 50 wajib pajak dengan menggunakan metode deskriptif yang dilanjutkan dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cibeunying Bandung. Metodologi yang digunakan adalah regresi linier berganda. Sumber data adalah sumber utama. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah Uji Simultan (Uji F) dan Uji Parsial (Uji t). Hasil pengujian yang dilakukan mendukung kesimpulan bahwa: 1) Sanksi Perpajakan berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak, 2) Kualitas Pelaynan berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak.