Pengaruh Moralitas Individu terhadap Kecurangan dengan Budaya Etis Organisasi sebagai Variabel Moderasi
Abstract
Abstract. This research is based on a phenomenon that still occurs in State-Owned Enterprises (BUMN) where there are still many incidents of fraud, one of which is caused by a moral crisis. Therefore, this study aims to examine the effect of individual morality on fraud with organizational ethical culture as a moderating variable. This research is a quantitative research with verification method. Respondents in this study were 155 employees of State-Owned Enterprises (BUMN) in the Strategic and High Technology Defense Industry Sector in Bandung City. The method used for sampling is non-probability with the technique used is purposive sampling. This study uses primary data collected through the distribution of questionnaires. The hypothesis testing used is simple regression analysis and moderated regression analysis (MRA) with the help of SPSS version 23 statistical tool. The results show that individual morality has a significant effect on fraud and organizational ethical culture is not able to moderate the influence of individual morality on fraud.
Abstrak. Penelitian ini didasarkan pada fenomena yang masih terjadi pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dimana masih banyak terjadi peristiwa kecurangan, yang salah satunya diakibatkan oleh sebuah krisis moral. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Moralitas Individu Terhadap Kecurangan dengan Budaya Etis Organisasi sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode verifikatif. Responden dalam penelitian ini adalah 155 orang karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sektor Industri Pertahanan Strategis dan Teknologi Tinggi di Kota Bandung. Adapun metode yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu non-probability dengan teknik digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi moderasi atau moderated regression analysis (MRA) dengan bantuan alat statistik SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa moralitas individu berpengaruh signifikan terhadap kecurangan dan budaya etis organisasi tidak mampu memoderasi pengaruh moralitas individu terhadap kecurangan