Pengaruh Religiusitas dan Self-Efficacy terhadap Perilaku Kecurangan Akademik
Abstract
Abstract. Academic fraud is an increasingly concerning issue among students, especially in higher education institutions. Academic fraud refers to dishonest actions taken to achieve academic success or avoid failure. This study aims to explain the influence of religiosity and self-efficacy on academic fraud behavior among students at accredited superior universities in Bandung City. The research employs a survey method with a quantitative approach. The sampling technique used is probability sampling with a simple random sampling approach. The respondents consist of 100 students from accredited superior universities in Bandung City. Hypothesis testing in this study is conducted using SmartPLS 4.0 software. Based on the testing results, the findings indicate that religiosity and self-efficacy have a negative and significant effect on academic fraud behavior. The findings of this study show that higher levels of religiosity and self-efficacy serve as barriers for students against academic fraud behavior. Therefore, the combination of these two factors contributes to the formation of more ethical attitudes and behaviors in the academic context, thereby reducing the likelihood of fraud occurring.
Abstrak. Kecurangan akademik merupakan isu yang semakin mengkhawatirkan di kalangan mahasiswa, terutama di perguruan tinggi. Kecurangan akademik adalah perbuatan yang menggunakan cara yang tidak jujur untuk mendapatkan keberhasilan akademis atau menghindari kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Religiusitas dan Self Efficacy terhadap Perilaku Kecurangan Akademik (Academic Fraud) pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Terakreditasi Unggul di Kota Bandung. Peneltian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampil pendekatan teknik simple random sampling. Responden berjumlah 100 mahasiswa Perguruan Tinggi Terakreditasi Unggul di Kota Bandung. Pengujian hipotesis pada penelitian ini yaitu menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada penelitian ini, hasilnya menunjukkan bahwa Religiusitas Self Efficacy berpengaruh negatif terhadap Perilaku Kecurangan Akademik (Academic Fraud). Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tingginya Religiusitas dan Self Efficacy menjadikan penghalang bagi mahasiswa terhadap perilaku Kecurangan Akademik. Dengan demikian, kombinasi dari kedua faktor ini berkontribusi dalam membentuk sikap dan perilaku yang lebih etis dalam konteks akademik, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya kecurangan.
References
[2] Chairun, N., & Pipin, F. (2021). Tingkat Religiusitas Terhadap Kecurangan Akademik Pada Mahasiswa Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Madani Balikpapan. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 3(2), 6.
[3] Sitorus, B. T. (2021). Kontribusi Self Efficacy Terhadap Academic Dishonesty Pada Mahasiswa Kampus X Bukittinggi. Ecodunamika, 2017. https://ejournal.uksw.edu/ecodunamika/article/view/4502
[4] Widiyana, E. (2024). Heboh Mahasiwa Unair Plagiat Tugas Kuliah. Detik.Com. https://www.detik.com/jatim/berita/d-7267266/heboh-mahasiswa-unair-plagiat-tugas-kuliah#:~:text=Seorang mahasiswa jurusan Manajemen%2C Fakultas Ekonomi dan Bisnis,kuliah milik sesama mahasiswa Unair bernama Putri Zahra.
[5] Yendrawati, R., & Akbar, A. W. (2019). The Influence of the Fraud Triangle and Islamic Ethics on Academic Fraudulent Behaviors. Review of Integrative Business and Economics Research, 8(4), 441. http://buscompress.com/journal-home.html
[6] Tamrin, F. (2023). Pengaruh Fraud Triangle, Academic Self Efficacy dan Religiusitas Terhadap Perilaku Kecurangan Akademik (Academic Fraud) Mahasiswa Akuntansi Sebagai Calon Akuntan. 1–111.
[7] Melati, I. N., Wilopo, R., & Hapsari, I. (2018). Analisis Pengaruh Dimensi Fraud Triangle , Efikasi Diri , dan Religiusitas terhadap Kecurangan Akademik 56pada Mahasiswa Akuntansi. 8(2).
[8] Undang-Undang No. 12 Tahun 2012. Pendidikan Tinggi
[9] Yendrawati, R., & Akbar, A. W. (2019). The Influence of the Fraud Triangle and Islamic Ethics on Academic Fraudulent Behaviors. Review of Integrative Business and Economics Research, 8(4), 441. http://buscompress.com/journal-home.html
[10] Naufal, M. D., & Aisyah, M. N. (2021). Pengaruh Fraud Triangle, Religiusitas, dan Self Efficacy Terhadap Perilaku Kecurangan Akademik. Jurnal Kajian Pendidikan Akuntansi Indonesia (KPAI), 1–14.
[11] Tonasa, M., Tri, C., Sulilowati, D. (2021). Pengaruh Religiusitas Terhadap Kecurangan Akademik Mahasiswa Akuntansi. Robust: Research of Business and Economics Studies, 1(2), 1. https://doi.org/10.31332/robust.v1i2.3607
[12] Limbong, I. (2020). Analisis Pengaruh Dimensi Fraud Triangle dan Religiusitas Terhadap Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa pada Kegiatan Perkuliahan Daring (Studi Pada Mahasiswa S1 Akuntansi Universtias Brawijaya). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 9(1)