Pengaruh Financial Distress dan Rasio Likuiditas terhadap Opini Audit Going Concern

  • Gilang Firmansyah Kusumah Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
  • Edi Sukarmanto Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
Keywords: financial distress, rasio likuiditas, opini audit going concern

Abstract

Abstract. Financial Distress and liquidity ratio are benchmarks in predicting a company's financial condition against Going Concern opinion. This study aims to determine the influence of how much influence Financial Distress and liquidity ratio have on Going Concern audit opinion. The objects of research used in this study are Financial Distress, liquidity ratio, and Going Concern audit opinion. The subjects in this study were manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The research method used is descriptive with a verification and quantitative approach. This study uses secondary data with a sample of 70 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the observation period (2019-2023) or 350 observation data with a sampling technique using purposive sampling. Hypothesis testing in this study uses Statistical Calculations. The test results show that Financial Distress has a significant effect on Going Concern audit opinion. Increasing Financial Distress tends to get a Going Concern audit opinion to conduct a more in-depth examination. Furthermore, the liquidity ratio variable does not affect the Going Concern audit opinion because the auditor considers other factors that are more in-depth both financially and non-financially. It is recommended that further research be conducted by adding variables or adding unique characteristics that focus on certain industries.

Abstrak. Financial Distress dan Rasio Likuiditas merupakan tolak ukur dalam memprediksi kondisi keuangan suatu perusahaan terhadap opini Going Concern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seberapa besar pengaruh Financial Distress dan Rasio Likuiditas terhadap opini audit Going Concern. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Financial Distress, Rasio Likuiditas, dan opini audit Going Concern. Subjek dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan verifikatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan sampel sebanyak 70 perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) untuk rentang waktu pengamatan (2019-2023) atau 350 data pengamatan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Perhitungan Statistik. Hasil pengujian menunjukan bahwa Financial Distress berpengaruh signifikan terhadap opini audit Going Concern. Meningkatnya Financial Distress maka cenderung akan mendapatkan opini audit Going Concern untuk melakukan pemeriksaan yang lebih mendalam. Selanjutnya pada variabel Rasio Likuiditas tidak berpengaruh terhadap opini audit Going Concern karena auditor mempertimbangkan faktor - faktor lain yang lebih mendalam baik secara Financial maupun non Financial. Disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat meneliti pada dengan menambahkan variabel atau menambah karakteristik unik yang memfokuskan pada industri-industri tertentu.

References

Daftar Pustaka

[1] Ramadhani, P. I. (2021). Laporan Keuangan dapat Opini Disclaimer, Begini Penjelasan Garuda Indonesia. Liputan 6.
[2] Santosa, A. F., & Wedari, L. K. (2007) dalam SPAP (2001) Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan penerimaan opini audit Going Concern. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 11(2).
[3] Zain, A. (2022). Analisis Financial Distress pada Perusahaan yang Terdaftar di BEI (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Bahan Baku (Basic Materials), Perindustrian (Industrials), Barang Konsumen Primer (Consumer NonCyclicals), dan Infrastruktur (Infrastructures) Tahun 20. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta.
[4] Ikhsan, A. (2022) dalam Syabania & Fachriyah, (2021) Kepuasan Klien dalam perspektif kualitas audit dan opini Going Concern pada perusahaan perbankan diindonesia
[5] Hanafi, Mamduh M dan Abdul Halim. 2016. Laporan Keuangan. Yogyakarta: UPP STIM YPKN
[6] Sholikhah, M. (2022) dalam Mahewsara dan Diandra (2019) Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Sales Growth, Operating Capacity dan Ukuran Perusahaan terhadap Financial Distress. Eqien-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 11(04), 538-546.
[7] Listantri, F., & Mudjiyanti, R. (2016) dalam Susanto (2013) dan Anwar & Rifai (2017)Analisis pengaruh Financial Distress, ukuran perusahaan, solvabilitas, dan profitabilitas terhadap penerimaan opini audit Going Concern. Media Ekonomi, 16(1), 163-175.
[8] Banias, W. E., & Kuntadi, C. (2022) dalam IAPI (2013) Pengaruh Kualitas Audit, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Opini Audit Going Concern (Literature Review). Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 4(1), 80-88.
Published
2025-01-29