Pengaruh Intellectual Capital dan Political Connection terhadap Financial Fraud Statement

  • Muhammad Rakan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
  • Pupung Purnamasari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
  • Rudy Hartanto Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
Keywords: Financial Fraud Statement, Intellectual Capital, Political Connection

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the effect of Intellectual Capiral and Political Connection on Financial Fraud Statement. The research method used in this research is descriptive verification with quantitative methods. The sampling technique used is purposive sampling. The research was conducted at Banking Companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2020 - 2023 with research totaling 42 companies. Hypothesis testing in research using multiple linear regression analysis methods. The test results show that Intellectual Capital has a positive effect on financial fraud statements and Political Connection has no positive effect on financial fraud statements. For further research it is recommended to use other variables that have a relationship with financial fraud statement variables such as, financial targets, financial stability or by using moderating variables and by using other measurement models.

Abstrak. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Intellectual Capiral dan Political Connection terhadap Financial Fraud Statement. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian adalah deksriptif verifikatif dengan metode kuantitatif. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan pada Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020 – 2023 dengan penelitian berjumlah 42 perusahaan. Pengujian hipotesis dalam penelitian dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa Intellectual Capital berpengaruh positif terhadap financial fraud statement dan Political Connection tidak berpengaruh secara terhadap financial fraud statement. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan variabel lain yang memiliki keterkaitan dengan variabel financial fraud statement seperti, financial target, financial stability atau dengan menggunakan variabel moderasi dan dengan menggunakan model pengukuran yang lain.

References

ACFE. (2024). Occupational fraud 2024: a report to the nations.
Bawekes, h. F., simanjuntak, a. M., & christina daat, s. (2018). Pengujian teori fraud pentagon terhadap fraudulent financial reporting (studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2011-2015). In jurnal akuntansi & keuangan daerah (vol. 13, issue 1).
Beneish, m. D., bernard, v., ciesielski, j., deangelo, l., fridson, m., harvey, c., hsieh, d., lee, c., press, e., whaley, b., & zmijewski, m. (1999). The detection of earnings manipulation comments welcome.
Haqq, a., & budiwitjaksono, g. (2020). Fraud pentagon for detecting financial statement fraud. Journal of economics, business, & accountancy ventura, 22(3), 319–332.
Https://doi.org/10.14414/jebav.v22i3.1788
Hartanto, r. (2023). Pengaruh political connections dan foreign ownership terhadap kecurangan laporan keuangan perbankan di indonesia. Owner, 7(3), 2141–2149. Https://doi.org/10.33395/owner.v7i3.1555
Höglund, h., & sundvik, d. (2016). Financial reporting quality and outsourcing of accounting tasks: evidence from small private firms. Advances in accounting, 35, 125–134.
Https://doi.org/10.1016/j.adiac.2016.03.001
Imtikhani, l. (2021). Determinan fraudulent financial statement melalui perspektif fraud hexagon theory pada perusahaan pertambangan. In jurnal akuntansi bisnis (vol. 19, issue 1).
Jaya, i., agustia, d., & nasution, d. (2021). Journal of economics, finance and management
studies impact of intellectual capital on earnings management: financial statement fraud in indonesia. Https://doi.org/10.47191/jefms/v4-i6-07
Kusumosari, l., & solikhah, b. (2021). Analisis kecurangan laporan keuangan melalui fraud hexagon theory.
Lotfi, a., salehi, m., & lari dashtbayaz, m. (2022). The effect of intellectual capital on fraud in financial statements. Tqm journal, 34(4), 651–674. Https://doi.org/10.1108/tqm-11- 2020-0257
Mutiara, a. A., effendy, f., mubasyaroh, k., ayongi, d., & zuhdi, r. (2024). Literature review : tren penelitian fraud diamond terhadap kecurangan laporan keuangan di indonesia. In competitive jurnal akuntansi dan keuangan (vol. 8, issue 2).
Nyakarimi, s. (2022). Probable earning manipulation and fraud in banking sector. Empirical study from east africa. Cogent economics and finance, 10(1).
Https://doi.org/10.1080/23322039.2022.2083477
Pulic, a. (2000). Vaic tm-an accounting tool for ic management. In int. J. Technology management (vol. 20).
Sagala, s., & siagian, v. (2021). Pengaruh fraud hexagon model terhadap fraudulent laporan keuangan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bei tahun 2016-2019.

Soelung, m., hadi, w., jaya kirana, d., & wijayanti, a. (2021). Pendeteksian fraudulent financial reporting dengan fraud hexagon pada perusahaan di indonesia.
Ulum, i., ghozali, i., & purwanto, a. (2014). Intellectual capital performance of indonesian banking sector: a modified vaic (m-vaic) perspective. Asian journal of finance &
accounting, 6(2), 103. Https://doi.org/10.5296/ajfa.v6i2.5246
Utami, a. P. (2023). Analisis fraud hexagon theory sebagai pendeteksi kecurangan terhadap laporan keuangan farida idayati sekolah tinggi ilmu ekonomi indonesia (stiesia) surabaya.
Wulandari, l. (2018). Pengaruh political connection pada dewan komisaris dan dewan direksi terhadap kinerja perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei) periode tahun 2010-2014.
Published
2025-01-27