Pengaruh Independensi Auditor dan Teknologi E-Audit terhadap Pendeteksian Kecurangan

  • Risya Meisyaira Maulida Sofyan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
  • Pupung Purnamasari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
Keywords: Independensi Auditor, Teknologi E-Audit, Pendeteksian Kecurangan

Abstract

Abstract. In the modern auditing world, auditor integrity and objectivity are the main factors in producing quality audits, where auditor independence is a principle that must be maintained to ensure the credibility of financial statements. On the other hand, advances in information technology present new opportunities through the application of e-audit technology, which is able to speed up the audit process, increase accuracy, and identify anomalies that are difficult to detect manually. These two factors complement each other in increasing the effectiveness of auditors in detecting fraud. This study aims to explain the effect of Auditor Independence and E-audit Technology on Fraud Detection in Auditors at 11 Public Accounting Firms (KAP) in Bandung City. This study uses a survey method with a quantitative approach. The sampling technique used non-probability sampling techniques with a convinience sampling technique approach. Respondents totaled 41 auditors at 11 KAP Bandung City. Hypothesis testing in this study is using Partial Least Square with the help of the SmartPLS 4.0 software application. Based on the results of tests conducted in this study, the results show that Auditor Independence and E-Audit Technology have a positive and significant effect on Fraud Detection. The findings of this study indicate that the higher the independence of auditors and supported by adequate E-Audit Technology, the more significant the impact on increasing fraud detection.

Abstrak. Dalam dunia audit modern, integritas dan objektivitas auditor menjadi faktor utama dalam menghasilkan audit berkualitas, di mana independensi auditor menjadi prinsip yang harus dijaga untuk memastikan kredibilitas laporan keuangan. Di sisi lain, kemajuan teknologi informasi menghadirkan peluang baru melalui penerapan teknologi e-audit, yang mampu mempercepat proses audit, meningkatkan akurasi, dan mengidentifikasi anomali yang sulit terdeteksi secara manual. Kedua faktor ini saling melengkapi dalam meningkatkan efektivitas auditor dalam mendeteksi kecurangan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan pengaruh Independensi Auditor dan Teknologi E-audit terhadap Pendeteksian Kecurangan pada Auditor di 11 Kantor Akuntan Publik (KAP) Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan teknik convinience sampling. Responden berjumlah 41 auditor pada 11 KAP Kota Bandung. Pengujian hipotesis pada penelitian ini yaitu menggunakan Partial Least Square dengan bantuan aplikasi perangkat lunak SmartPLS 4.0. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada penelitian ini, hasilnya menunjukkan bahwa Independensi Auditor dan Teknologi E-Audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendeteksian Kecurangan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tingginya Indepensi yang dimiliki auditor dan didukung dengan Teknologi E-Audit yang memadai maka semakin memberikan dampak signifikan terhadap meningkatnya Pendeteksian Kecurangan.

References

[1] Adiyani, I., & Firmansyah, F. (2024). Skeptisme Profesional Auditor, Independensi Auditor, Kemampuan Auditor, dan Teknik Audit Berbantuan Komputer Terhadap Efektivitas Pelaksanaan Audit Investigasi Dalam Mendeteksi Kecurangan. JABKO: Jurnal Akuntans dan Bisnis Kontemporer, 5(1), 56.
[2] Asniarti, & Muda, I. (2019). The Effect of Computer Assisted Audit Tools on Operational Review of Information Technology Audits
[3] Christopher J. Skousen, K. R. S. C. J. W. (2009). Detecting and predicting financial statement fraud: The effectiveness of the fraud triangle and SAS No. 99. In Corporate governance and Firm Performance.
[4] Dzikron, M. D., & Purnamasari, P. (2021). Pengaruh E-Audit dan Kompetensi Auditor terhadap Kualitas Audit. Jurnal Riset Akuntansi, 1(1), 47–51.
[5] Herfransis, V. P., & Rani, P. (2020). Pengalaman Memoderasi Penilaian Risiko Kecurangan, Skeptisisme, dan Independensi Terhadap Pendeteksian Kecurangan. EQUITY, 23(1), 1–18.
[6] Khairatul, M., & Tuti, M. (2024). Efektivitas Pelaksanaan Audit Investigasif Dalam Mendeteksi Kecurangan Ditinjau Dari Independensi Dan Penerapan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK). Jurnal Riset Akuntansi, 2(2), 250–260.
[7] Nurhani, A., & Riyadi, S. (2024). Pengaruh Kompetensi, Independensi Dan Pengalaman Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan Dengan Implementasi Risk Based Audit Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan, 14(10), 2024.
[8] Polontalo, D. H., Anwar, C., & Nasution, H. (2022). Pengaruh Intervening Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Pengalaman Auditor dalam Pendeteksian Kecurangan (Studi Pada Kantor Akuntan Publik Jakarta Timur). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 10(1), 93.
[9] Priscilla, T. V, & Arsjah, R. J. (2024). Pengaruh Penerapan E-Audit dan Etika Auditor terhadap Kualitas Audit dengan Time Budget Pressure sebagai Pemoderasi. Dalam AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis (Vol. 4, Nomor 3)
[10] Purnamasari, P., Amran, N. A., & Hartanto, R. (2022). Modelling computer assisted audit techniques (CAATs) in enhancing the Indonesian public sector.
[11] Qurba, G. L. (2020). PENGARUH PENERAPAN E-AUDIT, KOMPETENSI, DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT. Dalam Jurnal Riset Mahasiswa (BRAINY) (Vol. 1, Nomor 2).
[12] Rahmatullah, R., & Purnamasari, P. (2024). Pengaruh Efektivitas Penggunaan E-Audit dan Pengalaman Auditor terhadap Pendeteksian Kecurangan. Bandung Conference Series: Accountancy. Vol. 4. No. 1.
Published
2025-01-27