Pengaruh Kepemilikan Asing dan Pengendalian Internal oleh Komite Audit terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR)
Abstract
Abstract. Corporate Social Responsibility is a concept carried out by a company as a sense of corporate responsibility towards the social and environmental surroundings where the company is located in order to gain trust and a good image in the eyes of stakeholders. Purpose This study aims to determine whether foreign ownership and internal control by the audit committee have an effect on the disclosure of corporate social responsibility in mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2019 - 2022. The sampling technique used was the purposive sampling technique which resulted in 17 mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with a period of 4 years, namely from 2019 to 2022. The research method used was the verification method with a quantitative approach. The data collection technique used was documentation and the data analysis technique used was multiple linear regression analysis.Keywords: Foreign Ownership, Internal Control by the Audit Committee and Disclosure of Corporate Social Responsibility. The results of this study indicate that foreign ownership has no effect on corporate social responsibility disclosure, while internal control by the audit committee has an effect on corporate social responsibility disclosure.
Abstrak. Corporate Social Responsibility merupakan suatu konsep yang dilakukan perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap sosial maupun lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada agar mendapatkan kepercayaan dan citra baik dimata stakeholders. Tujuan Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepemilikan asing dan pengendalian internal oleh komite audit berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 – 2022. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik purposive sampling yang menghasilkan 17 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan rentang waktu 4 tahun yaitu dari tahun 2019 hingga tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan dokumentasi dan juga teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan asing tidak berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility sedangkan pengendalian internal oleh komite audit berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility.
References
[2] Hadi (2019). Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial, dan Kepemilikan Asing Pada Pengungkapan Corporate Social Responsibility. EjurnalAkuntansi
[3] Luky Alfirman. (2020). Berita Hari Ini : Kepemilikan Asing di SBN Menurun, OJKSetop Izin Fintech Baru. https://www.bareksa.com/
[4] Mayangsari & Wandanarum. (2013). pengaruh pengendalian internal dan good corporate governance terhadap pencegahan fraud
[5] Ming Chen (2019). Pengaruh Ukuran Dewan Komisaris Dan Kepemilikan Asing Terhadap Luas Pengungkapan CSR. Jurnal Akuntansi (e-Journal)
[6] Rosdiana, Yuni (2016). Pengaruh Biaya Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Profitabilitas Perusahaan
[7] Solagracia Rosmalinda Sarmatua, Hisar Pangaribuan. (2022). studi terkait pengendalian internal pada pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan
[8] Sugiyono. (2019). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA