Pengaruh Financial Distress terhadap Opini Going Concern dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi
Abstract
Abstract. Auditors can assess the viability of the company by providing a going concern audit opinion, which assesses the company's ability to continue its operations within a reasonable period of time. There are several factors that auditors consider in providing a going concern opinion, including financial distress, company size, and other factors. This study aims to analyse the effect of financial distress on going concern audit opinion with company size as a moderating variable. The sampling technique used is purposive sampling technique which results in 14 transportation and logistics sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with a time span of 3 years, namely from 2020 to 2022. The research method used is a verification method with a quantitative approach. The data collection technique used is documentation and also the data analysis technique used is multiple linear regression analysis using Eviews 12 software. The results of this study indicate that financial distress affects going concern opinion and company size is able to moderate the relationship between financial distress and going concern opinion.
Abstrak. Auditor dapat menilai kelangsungan hidup perusahaan dengan memberikan opini audit going concern, yang menilai kemampuan perusahaan untuk melanjutkan operasinya dalam jangka waktu yang wajar. Terdapat beberapa faktor yang dipertimbangkan auditor dalam memberikan opini going concern, termasuk financial distress, ukuran perusahaan, dan faktor-faktor lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress terhadap opini audit going concern dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik purposive sampling yang menghasilkan 14 Perusahaan sektor transpotasi dan logistik yang terdaftar di Bursa efek Indonesia (BEI) dengan rentang waktu 3 tahun yaitu dari tahun 2020 hingga tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan dokumentasi dan juga teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan Software Eviews 12 . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa financial distess berpengaruh terhadap opini going concern dan ukuran perusahaan mampu memoderasi hubungan antara financial distress dan opini going concern.
References
[2] Jensen, M., C., dan W. Meckling, 1976. “Theory of the firm: Managerial behavior, agency cost and ownership structure”, Journal of Finance Economic 3:305- 360Watts, 2003. Understatemen aktiva bersih yang sistematik atau relatif permanen
[3] IAPI. 2021. Standar Audit 700 Revisi 2021 Perumusan Suatu Opini dan Pelaporan atas Laporan Keuangan. Standar Profesional Akuntan Publik, 700(Revisi) Ilmiah Universitas Islam Bandung Vol 3. No.1
[4] Purnamasari, P., Nashwa, FA., Harahap, DY., Lestari, R. (2023) Financial Distress Dan Opini Audit Terkait Going Concern: Moderasi Penerapan Turnaround Strategy. l
[5] Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan. Volume 13 (1) 157-170Salim, Sanny N. dan Vaya Juliana. 2021. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Biaya Agensi Manajerial, Struktur Modal dan Gender Diversity Terhadap Financial distress. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi dan Akuntansi. Vol. 5. No.3.
[6] Nurhayati, Fitria., Astuti, Dewi Saptantinah Puji., dan Fadjar Harimurti. 2018. Pengaruh Opinion Shoping dan Audit Tenure Terhadap Opini Audit Going concern Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi dan Sistem Teknologi Informasi